6/26/2019

Tanda Jodoh Sudah Dekat, Jodoh Pasti Ketemu Menurut Islam

Tanda Jodoh Sudah Dekat,
Jodoh itu bukan orang yang paling sempurna, melainkan dia yang bisa menutupi dan memaklumi setiap kekurangan kita. Karena kita tumbuh sebagai manusia biasa, bukan sebagai malaikat tanpa cela. Dari tiap cela itu kita bisa membuatnya sebagai ladang berkah, dan kelebihannya sebagai anugerah.

Adapun salah satu tanda jodoh sudah dekat menurut Quraish Shihab adalah ketika merasakan hati bergetar. Beliau mengilustrasikan bahwa hati ibarat sinyal, jika ia berdetak karena seseorang maka bisa jadi itu sebuah pertanda.

Dari jodoh itu pulalah kita belajar jatuh cinta berkali-kali pada orang yang sama. Dia mungkin pernah membuatmu hilang akal dan marah, ataupun kecewa dan terluka, tapi saat melihatnya tertidur lelap dalam lelah, kau akan mengerti betapa berharganya wajah yang kau cintai bertahun-tahun itu.

Pertanda jodoh sudah dekat dari Allah dan dalam Islam memang terkadang sulit untuk dilihat atau bahkan kita abaikan, mengingat jodoh sendiri merupakan rahasia Allah yang membuat manusia tidak akan pernah mengetahui rahasia-Nya tersebut. Allah sesungguhnya sudah menyiapkan jodoh yang sesuai dengan kualitas diri kita sendiri dan juga dari segi iman, sehingga tidak akan ada kata terlalu cepat atau terlalu lambat.

Mungkin setelah pernikahan yang panjang dan lama, atau masalah yang datang bertubi-tubi, ada rasa ingin pergi. Entah karena bosan stag di tempat itu, atau karena lelah bersama, banyak sekali alasan yang tidak bisa dijabarkan satu persatu. Bukankah itu manusiawi? Karena tiap manusia punya kecenderungan untuk ingin selalu bahagia.


Mempermudah Dalam Kesulitan

Pertanda jodoh sudah dekat juga bisa terlihat dari semua urusan yang kamu miliki akan lebih terasa mudah saat dijalani bersama dengan seseorang seperti contohnya dalam hal mendekatkan diri dengan keluarga, membahas tentang rencana ke depan sampai rejeki yang selalu datang tanpa terduga saat akan menikah. Intinya adalah segala sesuatu urusan semakin dipermudah oleh Allah SWT


Diterima Oleh Keluarga

Jika seseorang lawan jenis mempunyai kepribadian yang baik dan sesuai dengan ekspetasi keluarga kamu dan keluarga juga sangat senang hati menerima orang tersebut, maka ini juga bisa dijadikan pertanda jika jodoh kamu sudah dekat.

Memiliki Iman Yang Sama 


Memiliki iman serta kebaikan yang tidak terlalu jauh berbeda bisa menjadi pertanda jika jodoh sudah dekat seperti yang sudah tertulis pada sebuah ayat Al-Quran jika wanita-wanita baik untuk laki-laki baik dan begitu pun sebaliknya. ini memiliki kandungan arti keimanan dan kebaikan yang tidak terlalu jauh berbeda dengan kamu. Dari sini, kamu bisa melihat dan mengukur jodoh kamu yang baik.

Mempunyai Akhlak dan Tutur Kata Yang Sama

Jodoh sudah dekat juga bisa terlihat dari semua tutur kata dan juga akhlaqnya selalu mengandung motivasi sehingga membuat kedua belah pihak akan lebih mendekatkan diri pada Allah SWT. Orang tersebut akan mengubah semua perasaan galau, sedih yang kamu rasakan menjadi sumber kebahagiaan.

Banyak faktor mengapa pernikahan bisa kandas di tengah jalan. Ada yang bilang itu ujian, ada yang bilang emang sudah begitu jalannya. Tapi bagi sebagian orang, saat kita sudah memilih dia sebagai jodoh kita, baik buruknya, kurang lebih nya, kita wajib terima apa adanya. Itu sudah pilihan kita, kita harus bertanggung jawab penuh untuk itu. Karena saat kita memilih, tentu tak ada keinginan untuk berpisah. Tidak ada orang yang sudah menikah menyengajakan untuk mengakhiri yang sudah dibangun bertahun-tahun hanya untuk hancur begitu saja.

Saat masalah datang terlalu bertubi-tubi, tiap orang punya batas. Batas dimana dirinya bisa bertahan atas semua hal. Ada sebuah artikel tentang psikologi pernikahan, bahwa adalah hal yang klise kalau kita berusaha bertahan demi kebahagiaan salah satu pihak. Bertahan karena anak itu penting, karena anaklah yang paling dirugikan jika pernikahan benar-benar kandas, padahal mereka samasekali tidak tahu menahu, dan merekapun tidak meminta untuk lahir dalam keluarga yang akhirnya akan berpisah.

Untuk itulah, saat pernikahan benar-benar di ujung tanduk, pasangan yang akan berpisah harus bisa bekerja sama dengan baik dan benar secara kondusif untuk selalu menciptakan suasana yang membuat anak tidak merasa terabaikan. Dan itu butuh konsistensi. Meski bentuk konsistensi itu tak melulu harus dengan cara hidup bersama.