5/29/2019

Skill Dasar Bekal Menghadapi Dunia Kerja

Dunia Kerja
Pada tahun 2016, world economic forum merilis suatu rekomendasi untuk para penggiat pendidikan  yang berisi beberapa skill yang amat penting, yang bisa menjadi bekal untuk menghadapi dunia kerja di abad 21. 

Dari data yang kami rangkum, stidaknya ada beberapa skil yang harus dikuasai. Skill Dasar Bekal Menghadapi Dunia Kerja yaitu :

Skill dasar:

1. literasi. yakni kemampuan untuk membaca, memahami bacaan dan menggunakan bahsa tertulis

2. numerik. yakni kemampuan untuk menggunakan angka dan simbol tertentu untuk memahami dan mengekspresikan hal-hal yang bersifat kuantitatif

3. sains. yakni kemampuan untuk menguasai dan menggunakan pengetahuan ilmiah untuk membaca keadaan, menguji hipotesis dan memecahkan masalah

4. literasi teknologi komunikasi. yakni kemampuan untuk menggunakan teknologi sebagai alat memperoleh, mengolah dan menyebarkan data, untuk membuat konten, untuk kegiatan programming, untuk berkomunikasi dan lainnya

5. literasi finansial. yakni kemampuan untuk memahami dan menggunakan ilmu finansial sebagai pedoman pengolahan hal-hal terkait keuangan

6. literasi sosial budaya. yakni kemampuan untuk memahami, mengapresiasi, menganalisa dan menerapkan pelik-pelik ilmu sosial budaya untuk kehidupan sehari-hari

Skill menengah:

1. berpikir kritis. yakni kemampuan untuk mengidentifikasi, menganalisa dan mengevaluasi keadaan, juga kemampuan untuk mencari dan mengolah informasi yang digunakan untuk memunculkan solusi atas suatu masalah

2. kreatifitas. yakni kemampuan untuk membayangkan, menyusun ide baru untuk memecahkan masalah, juga kemampuan untuk mengolah ilmu yang sudah ada sedemikian rupa untuk menjawab tantangan terkini dan mengekspresikan sesuatu secara efektif sesuai keadaan terkini

3. komunikasi. yakni kemampuan untuk mendengarkan dengan baik, memahami dengan jernih, menyampaikan dengan lugas dan mengkontekstualisasikan informasi melalui saluran verbal, nonverbal, visual dan tertulis

4. kolaborasi. yakni kemampuan untuk bekerja secara efektif-efisien dalam tim, membangun-memperkuat relasi dan memenej konflik

Skill pendukung:

1. penasaran. yakni kemampuan untuk mempertanyakan dan mendemonstrasikan suatu hal dengan pikiran terbuka juga diiringi rasa ingin tau yang membara

2. inisiatif. yakni kemampuan untuk proaktif untuk menyelesaikan masalah dan keberanian untuk mengajukan gagasan baru

3. fokus. yakni kemampuan untuk mempertahankan semangat saat mengolah sesuatu, tahan banting selama proses dan tidak gentar menghadapi resiko didepan

4. adaptasi. yakni kemampuan untuk cepat menyesuaikan diri dengan keadaan yang baru, entah dengan mengganti metode, mengganti rekan, mengganti tujuan atau lainnya

5. kepemimpinan. yakni kemampuan untuk mengarahkan, membimbing dan menginspirasi orang lain untuk mencapai suatu tujuan dengan efektif-efisien

6. kepekaan sosial dan kultural. yakni kemampuan untuk bergaul dengan orang lain sembari memperhatikan sistem sosial, budaya dan etika yang berlaku

16 skill diatas baiknya diajari kepada seorang anak sejak ia masih di fase "golden period", yakni disaat ia berumur 0-5 tahun. karena di fase itu, seseorang lebih mudah dibentuk, bagaikan memahat diatas batu kata orang dulu mah.

kalaupun seseorang sudah berumur, tetap bisa mempelajari 16 skill diatas, walaupun lebih berat,  tentunya dengan ketekunan dan keseriusan akan bisa diraih. insya alloh.

setiap era baru, tentunya ada tantangan baru dan butuh skill baru untuk mengarunginya.

belajar dari pengalaman orang terdahulu, di zaman yang berbeda, suatu masalah yang sama biasanya butuh cara pemecahan baru. suatu perjalanan pasti membutuhkan bekal, ya siapkan! [Abu Tajir]