12/12/2018

Kata-Kata Ucapan Menyambut Perayaan Tahun Baru 2019

Seperti biasa, setiap tahun kita selalu kedatangan tahun baru dan sebentar lagi kita akan meninggalkan tahun 2018 menuju tahun baru 2019. Ditahun depan. Tentu banyak sekali keinginan kita, serta target yang ingin dicapai.

Dalam memasuki tahun baru 2019 tentu tak akan luput dari berbagai perayaan, yang dikenal dengan perayaan malam tahun baru. Sebentar lagi tahun baru 2019. Tak semua orang bisa merayakan tahun baru entah karena kesibukan dan lain sebagainya. 

Kalimat dan Ucapan serta Kata Kata Menyambut Tahun Baru ini akan membuka Lemabaran perjalanan kehidupan di kalender tahun 2018, banyak kenangan yang akan di tinggalkan 

Berikut Kata-Kata Ucapan Dalam Perayaan Tahun Baru 2019 (Happy New Year). Bisa di share lewat sms,telephone,status facebook,twitter dan media sosial lainnya 
Tahun baru 2019


"Untuk apa merayakan tahun baru 2019. Dari pada merayakan tahun baru 2019. Lebih baik ngaji dan belajar. Karena itu lebih bermanfaat dari pada merayakan tahun baru yang tak ada manfaat"

"Senentar lagi menuju tahun 2019. Akan banyak orang-orang yang hilir mudik, hususnya pemuda-pemudi, untuk merayakan tahun baru 2019 itu. Tak perlu ikut-ikutan, agar waktumu tak terbuang"

"Tahun Baru 2019. Detik berlalu, hari pun selalu berganti. Fajar senantiasa menyingsing dari ufuk timur. Jejak-jejak langkah menghiasi kehidupan. Seharusnya kita sadar, bahwa umur kian berkurang. Bukan malah riang dimalam perayaan tahun 2019". 

"Happy New Year 2019. Itulah kata-kata yang sering didengungkan, oleh orang yang merayakan. Ditengah-tengah gemerlapnya petasan. Sementara, ajal telah berada dipenantian" 

"Hukum sudah menjelasakan. Bahwa perayaan tahun baru itu telah dilarang. Lantas, buat apa kita merayakan. Waktumu terbuang, hartamu terbuang, kesempatanmu untuk beramal telah hilang" 

"Surve membuktikan, dimana ada perayaan tahun baru. Disitu kondom berserakan. Entaha bagaimana dengan tahun 2019 yang akan datang"


مَنْ تَشَبَّهَ بِقَوْمٍ فَهُوَ مِنْهُمْ
”Barangsiapa yang menyerupai suatu kaum, maka dia termasuk bagian dari mereka” (HR. Ahmad dan Abu Dawud)"

"Merayakan tahun baru juga dapat melalaikan dari perkara wajib yaitu shalat lima waktu.
Betapa banyak kita saksikan, karena begadang semalam suntuk, menunggu hingga detik-detik pergantian tahun, bahkan begadang seperti ini diteruskan lagi hingga jam 1, jam 2 malam atau bahkan pagi hari, kebanyakan orang yang begadang seperti ini luput dari perkara wajib"

"perayaan tahun baru tidaklah lepas dari dua hal ini yaitu ikhtilath (campur baur antara pria dan wanita) dan berdua-duan (berkholwat). Inilah yang dapat kita saksikan pada pasangan-pasangan tanpa status nikah. Padahal perkara semacam ini adalah sesuatu yang terlarang karena pasti tangan dan pandangannya tidak terlepas dari zina"

"Berdasarkan sejarah. Perayaan tahun baru (termasuk tahun baru 2019) ternyata perayaan tahun baru masehi diperingati dengan tujuan sebagai sarana untuk penyembahan kepada dewa matahari".