Sekilas Profil Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Gapura
Sekilas Profil Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Gapura

Sekilas Profil Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Gapura


Nasy'atul Muta'allimin
Sejenak  tertarik untuk menulis artikel  tentang PP. Nasy'atul Muta'allimin Gapura. Karena pesantren ini merupakan almamater almarhum ayah dan saudara-saudara saya. Hanya saja, saya yang berbeda jurusan, tidak mondok di pesantren ini. Setelah lulus Mts Nasymut Candi, kemudian melanjutkan ke Raudlatut Thalibin, hingga ke ahirnya ke Al Ishlah Bondowoso.

Nasy'atul Muta'allimin (Nasymut) Gapura, dulu juga disebut Nasymut satu, karena ada nasymut dua di Desa Candi. Namun, pada ahir-ahir ini ditetapkan nama masing-masing sebagai pembeda. Kalau Nasy'atul Muta'allimin Candi disebuy Nasymut. Nasy'atul Muta'allimin Gapura di sebut NASA. Kedua lembaga ini memiliki kaitan yang erat dalam menjalin hubungan.

Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Gapura, Berlamat di  JL. Anggrek,  Gapura Timur, Sumenep Madura . Didirikan pada tahun  1951, pada tahun itu (alm) KH A Zubairi, sudah mempunyai santri namun tidak menetap di pondok. Seiring perkembangan dan kemajuan zaman, beliau membuat asrama pesantren  agar para santri yang awalnya tidak menetap agar tinggal di Pondok Pesantren selama santri mondok.

Pondok Pesantren Nasy'atul Muta'allimin Gapura mengedepankan pembelajaran kitab kuning pada santri-santrinya  juga ditradisikan untuk gemar menulis dan dialog. Pada  tahun 1961, Nasa mulai mengembangkan lembaga pendidikan formal. Madrasah Ibtidaiyah (MI) adalah lembaga yang kali pertama didirikan. Pada 1973, Nasa memberanikan diri membuka Madrasah Tsanawiyah (MTs). Namun, perjalanan MTs mengalami pasang-surut. Bahkan, MTs sempat ditutup. Tapi pada 1977, Pondok Pesantren ini  kembali merintis  MTs Nasy'atul Muta'allimin.

Tahun 1986, Nasy'atul Muta'allimin Gapura  membuat Madrasah Aliyah atau MA. Dalam sistem pendidikan formalnya, tidak semua siswa-siswinya berasal dari santri. Tetapi juga menerima siswa dari luar pondok/dilingkungan pesantren. Ciri khas yang menonjol dari PP. Nasy'atul Muta'allimin Gapura adalah budaya menulis dan berdialog, hal ini dapat dilihat dalam kegiatan-kegiatan yang selalu digelar.
Admin
Karena belajar adalah kewajiban, menulis untuk mengabadikan, menyebarkan merupakan kebaikan.