Hukum Al-Fatihah Dibaca Al-Fateka
Hukum Al-Fatihah Dibaca Al-Fateka

Hukum Al-Fatihah Dibaca Al-Fateka

alfatihah di baca alfateka
Hukum Al-Fatihah Dibaca Al-Fateka. Dalam transsliterasi Arab ke Latin. Huruf ح = H -- ِك = K. Sementara transleterasi yang bersanding dengan keduanya adl خ = KH. 

Dalam ilmu tajwid, Hurf ح merupakan salah satu huruf idzhar, Dalam Tuhfatul Athfal dijelaskan :

هَمْـزٌ فَـهَـاءٌ ثُـمَّ عَـيْـنٌ حَـاءُ
مُـهْمَلَـتَانِ ثُــمَّ غَيْـنٌ خَــاءُ

Huruf ح juga disebut huruf Halqi,sebab tempat keluarnya (Makhrojnya) adalah pangkal tenggorokan.

Sementara huruf ِك termasuk salah satu huruf ikhfa, makhrojnya adalah pangkal lidah bagian tengah dan langit-langit mulut bagian tengah.

Apabila ada yang membaca huruf H dibaca K, maka itu adalah kesalahan. Terutama dalam membaca ayat Al Quran. Sebab, berubah makhroj juga berubah maknanya. Dalam ilmu nahwu, berubah harkat saja bisa berubah maknanya. Apalagi sampai merubah hurufnya.

Kasus Al-Fatihah Dibaca Al-Fateka

Apabila ada orang membaca Alfatiha dibaca Alfateka, maka jangan terburu-buru untuk menyimpulkan. Karena ada beberapa faktor yang menjadi sebab :

- Faktor Ke 1

Karena Bawaan / Latar Belakang / dari sananya

Dalam islam, orang yang tidak mampu membaca Al-Qur’an sebagaimana mestinya, tetap dibolehkan melafalkan bacaan sesuai dengan kemampuannya. Bahkan, orang yang belajar membaca Al Quran secara terbata-bata. Pahalanya dua kali lipat.

Kesimpulannya, pelafalan yang bukan kerena disengaja, tapi memang karena latar belakang pelafalan secara alami itu bukanlah menjadi masalah.

- Faktor Ke 2

Bisa melafalkannya tapi tidak bisa mempraktekkan.

Seseorang bisa melafalkan huruf H. Namun ia tidak bisa mempraktekannya. Contoh : ia bisa tertawa Hhhhh... tapi tidak bisa mengucapkan Al-Fatihah.

Atau bisa mengucapkan kata-kata yang terdapat huruf H seperti "Melihat" tapi tidak bisa mengucapkan Al-Fatihah. Padahal, sama-sama huruf H.

- Faktor Ke 3

 Tidak tahu sama sekali.
Orang semacam ini perlu belajar tentang ilmu tajwid. Yang penting terus belajar dan mendalami Al Quran. 
Admin
Karena belajar adalah kewajiban, menulis untuk mengabadikan, menyebarkan merupakan kebaikan.