Profil MTs Nurul Yaqin Lenteng Sumenep


 MTs Nurul Yaqin
PROFIL LEMBAGA PENDIDIKAN NURUL YAQIN


Sejarah Singkat  MTs Nurul Yaqin Lenteng Sumenep

Nurul Yaqin nama sebuah lembaga pendidikan Sekolah madrasah tsanawiyah (MTs) dan sekolah menengah atas islam (SMAI) yang berada di tengah-tengah masyarakat Lembung barat kecamatan lenteng  Kabupaten Sumenep.

MTs. Nurul Yaqin didirikan pertama kali pada tanggal 13 Juli 1983 oleh KH.D.Rahman. Dan ditunjuk sebagai kepala sekolah yaitu K. H Atha'illah atas saran yayasan dan tokoh-tokoh masyarakat serta wali murid yang menginginkan putra-putrinya melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi. Pendidikan merupakan suatu kebutuhan dimasa yang akan dating dan membutuhkan tenaga-tenaga kependidikan yang berkualitas dan dpat di andalkan, dengfan system pengajaran menggunakan kurikulum yang berciri khas agama Islam dan system pengajaran umum lainnya demi terciptanya SDM yang berwawasan IPTEK serta beriman dan bertaqwa.

Visi, Misi dan Tujuan

Lembaga pendidikan Madrasah Tsanawiyah  (MTs) dan Sekolah Menengah Atas Islam (SMAI) NURUL YAQIN yang berada dalam yayasan dan pondok pesantren NURUL YAQIN mempunyai visi, misi dan tujuan yang erat dengan niali-nilai pondok pesantren.

Visi MTs Nurul Yaqin    :
“MENJADI MADRASAH YANG UNGGUL DALAM PRESTASI, TERDEPAN DALAM INOVASI, DAN MAJU DALAM KREASI”.

Misi  MTs Nurul Yaqin :
  • Membentuk prilaku berprestasi
  • Membentuk pola pikir kritis dan kreatif
  • Mengembangkan pola pengajaran yang inovatif
  • Mengembangan kreativitas siswa
  • Menumbuhkan penghayatan agama dan membentuk siswa berakhlakul karimah
  • Mengembangkan tradisi berpikir imiah didasarkan pada pemantapan penghayatan dan pengalaman nilai agama islam
  • Menumbuhkembangkan sikap disiplin dan bertanggung jawab dalam bermasyarakat


Tujuan
  • Mempersatukan masyarakat.
  • Mencerdaskan siswa
  • Mencerdaskan umat.
  • Mengembangkan nilai-nilai moral.


Kurikulum

Program kegiatan kurikulum yang diterapkan di MTs dan SMAI. NURUL YAQIN Desa lembung kec. Lenteng , pada kelas VII, VIII, dan IX diterapkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP),  dengan jenis kegiatan : (1) Pendukung proses belajar mengajar, (2) Kegiatan proses belajar mengajar, (3) Kegiatan Evaluasi, (4) Kegiatan ujian sekolah, (5) Permohonan blangko ijazah, (6) Pelaporan-pelaporan, (7) Kegiatan-kegiatan lain

[Rujukan : Ahmad Iqal Hafi (Mahasiswa Stita), Skripsi : Urgensi Inovasi Pengelolaan Kelas Sebagai Pemacu Kedinamisan Pembelajaran di MTs. Nurul Yaqin Lembung Barat Lenteng Sumenep]