Larangan Membawa Hp Kedalam Masjid
Larangan Membawa Hp Kedalam Masjid

Larangan Membawa Hp Kedalam Masjid

matikan hp di dalam masjid
Seringkali ketika kita shalat berjamaah di masjid, tiba-tiba mendengar suara dering hp yang berasal dari salah satu jamaah. Meskipun ia tidak sengaja atau mungkin lupa, tentu bunyi hp tersebut akan mengganggu kekhusyuan jamaah yang lain.

Membawa Handphone Kedalam Masjid bukanlah sesuatu yang haram atau terlarang. Seorang jamaah tentu boleh membawa Hp kedalam masjid. Akan tetapi, agar tidak mengganggu jamaah ketika shalat, sebaiknya Hp di non aktifkan atau di silent.

Itulah sebabnya kenapa banyak pengurus masjid menempelkan tulisan "harap matikan Hp" atau tulisan-tulisan lainnya yang berisi larangan seputar hp di dalam masjid.

Maka dari itu, matikan hp ketika masuk masjid. Bagaimana jika lupa mematikan, lalu ada yang menelepon saat shalat sedang berlangsung? Ambil HP Anda segera. Jangan biarkan mengganggu kekhusyukan orang-orang yang sedang shalat. Matikan HP atau aktifkan flight mode atau pilih mode hening (silent).

Pernah suatu ketika. Syeikh Nuruddin Albanjari dalam sebuah ceramahnya pernah memberi pertanyaan kepada para jamaahnya.

"Kenapa tidak ada seorang pun pemain sepak bola yang membawa handphone mereka masuk lapangan ketika bertanding?"

Jamaah terdiam, tidak ada satu pun yang menjawab.

Kemudian Syeikh melanjutkan.
"Sebab tidak ada kepentingan. Mereka hanya perlu fokus pada permainan mereka."

Jadi kenapa kita perlu membawa handphone ketika masuk ke rumah ALLAH atau Masjid?

Apakah lapangan bola itu lebih mulia daripada masjid? Atau apakah bermain bola itu perlu lebih fokus atau khusyuk daripada shalat ?

Mulai sekarang!, belajarlah!. Belajarlah untuk tidak menyibukkan diri dengan handphone, netbook, dan laptop dalam rumah ALLAH (Masjid) karena tidak ada urusan yang lebih penting daripada urusan kita dengan ALLAH.

"Jaga adab kita dengan ALLAH."

Syeikh Abdurrahman Assudais, Imam Mesjidil Haram, di suatu masa ketika mengimamkan shalat di depan Ka`bah, beliau mendengar suara alunan musik dari salah satu handphone milik seorang jemaah yang turut sholat dibelakangnya.

Setelah selesai shalat beliau bangkit sambil menangis, ia berkata kepada jamaah shalatm

"Saya belum pernah mendengar musik di rumah saya, tetapi hari ini saya mendengar musik di rumah ALLAH".