banner

Pengertian Tahdzir Dan Penjelasannya

tahdzir
Apa itu tahdzir? Bagaimana seseorang bisa di tahdzir?


Tahdzir adalah memperingati seseorang atau kelompok dari kesalahan dan membantah kesalahan tersebut untuk menasehati dan mencegah agar tidak terjerumus ke dalam kesalahan yang telah dilakukan.

Kata Tahdzir berasal dari kata Hadzara yang  berarti menakuti-nakuti dengan sesuatu yang menakutkan. 

Dalam tata bahasa arab,  istilah tahdzir diartikan memperingati mukhatab, memberi peringatan kepada lawan bicara dari perkara yang tidak disenangi supaya dijauhi (Muhadzdzaran minhu)

Kata tahdzir dalam Al Quran sering digunakan dalam 2 bentuk Indzar dan Tahdzir.

Seperti contoh dalam ayat Al Quran yang berhubungan dengan tahdzir :

إِنَّ الَّذِينَ كَفَرُوا سَوَآءٌ عَلَيْهِمْ ءَأَنْذَرْتَهُمْ أَمْ لَمْ تُنْذِرْهُمْ لَا يُؤْمِنُونَ
"Sesungguhnya orang-orang kafir, sama saja bagi mereka, engkau (Muhammad) beri peringatan atau tidak engkau beri peringatan, mereka tidak akan beriman." (QS. Al-Baqarah 2: Ayat 6)

وَيُنْذِرَ الَّذِينَ قَالُوا اتَّخَذَ اللَّهُ وَلَدًا
"Dan untuk memperingatkan kepada orang yang berkata, Allah mengambil seorang anak." (QS. Al-Kahf 18: Ayat 4)

فَإِنْ أَعْرَضُوا فَقُلْ أَنْذَرْتُكُمْ صٰعِقَةً مِّثْلَ صٰعِقَةِ عَادٍ وَثَمُودَ
"Jika mereka berpaling maka katakanlah, Aku telah memperingatkan kamu akan (bencana) petir seperti petir yang menimpa kaum 'Ad dan kaum Samud." (QS. Fussilat 41: Ayat 13)


 ۗ  وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُۥ  ۗ  وَإِلَى اللَّهِ الْمَصِيرُ
"Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya, dan hanya kepada Allah tempat kembali." (QS. Ali 'Imran 3: Ayat 28)

 ۗ  وَيُحَذِّرُكُمُ اللَّهُ نَفْسَهُۥ  ۗ  وَاللَّهُ رَءُوفٌۢ بِالْعِبَادِ
"Dan Allah memperingatkan kamu akan diri (siksa)-Nya. Allah Maha Penyayang terhadap hamba-hamba-Nya."
(QS. Ali 'Imran 3: Ayat 30)

وَلَقَدْ أَنْذَرَهُمْ بَطْشَتَنَا فَتَمَارَوْا بِالنُّذُرِ
"Dan sungguh, dia (Lut) telah memperingatkan mereka akan hukuman Kami, tetapi mereka mendustakan peringatan-Ku."
(QS. Al-Qamar 54: Ayat 36)

يَعِظُكُمُ اللَّهُ أَنْ تَعُودُوا لِمِثْلِهِۦٓ أَبَدًا إِنْ كُنْتُمْ مُّؤْمِنِينَ
"Allah memperingatkan kamu agar (jangan) kembali mengulangi seperti itu selama-lamanya, jika kamu orang beriman,"(QS. An-Nur 24: Ayat 17)

قُلْ إِنَّمَآ أَعِظُكُمْ بِوٰحِدَةٍ  ۖ  أَنْ تَقُومُوا لِلَّهِ مَثْنٰى وَفُرٰدٰى ثُمَّ تَتَفَكَّرُوا  ۚ  مَا بِصَاحِبِكُمْ مِّنْ جِنَّةٍ  ۚ  إِنْ هُوَ إِلَّا نَذِيرٌ لَّكُمْ بَيْنَ يَدَىْ عَذَابٍ شَدِيدٍ
"Katakanlah, Aku hendak memperingatkan kepadamu satu hal" (QS. Saba' 34: Ayat 46)

Pemahamannya, tahdzir sama dengan amar ma’ruf nahi munkar, dan ulama sepakat bahwa tahdzir merupakan salah satu bentuk amar ma’ruf nahi munkar.

وَلْتَكُن مِّنكُمْ أُمَّةٌ يَدْعُونَ إِلَى الْخَيْرِ وَيَأْمُرُونَ بِالْمَعْرُوفِ وَيَنْهَوْنَ عَنِ الْمُنكَرِ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ

“Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebaikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah dari yang mungkar; merekalah orang-orang yang beruntung”. (QS. Ali-Imran: 104)

Tahdzir maupun Indzar kalau diteliti lebih jauh, Allah Swt sering menggunakannya di dalam Al Quran dalam beberapa hal, seperti Peringatan akan Hari Kiamat, peringatan azab dunia maupun azab akhirat, ancaman Allah Swt  terhadap yang melanggar aturan-Nya. 

Peringatan Allah tersebut, pada hakikatnya mengingatkan manusia akan dosa yang dilakukannya agar di Hari Kiamat mereka tidak menghadapi kemurkaan Allah Swt. 

Tahdziran yang disampaikan oleh Allah Swt dalam Al Quran sudah jelas ditujukan kepada orang-orang kafir, kepada orang-orang dzalim, kepada orang-orang yang berbuat mungkar dengan berbagai ancaman maupun peringatannya.