banner

Mengenal Lebih Jauh Abu Janda Al-Boliwudi, Ustad Generasi Abad Modern

abu janda
Biografi Ustad Abu Janda Al-Boliwudi

Nama Asli : Permadi Arya
Nama Samaran : Ustad Abu Janda Al-Boliwudi
Kelahiran : Tahun  1976
Asal : Serang, Banten [1]

Secara pengertian, Abu Janda artinya adalah ayah janda, Al Bolliwudi merupakan nama film India Bollywood yang di arab-arabkan. Jadi, Abu Janda Al Bolliwudi ialah Ayah Janda dari India. 

Namun yang dimaksud disini adalah bukan ayah janda dari India tersebut, melainkan tokoh sosmed al mukarrom permadi arya yang menggunakan nama Ustad Abu Janda Al Bolliwudi pada akun fanspagenya.

Permadi Arya atau yang lebih dikenal dengan nama Ustad Abu Janda adalah salah satu pegiat media sosial. Nama ini sering menjadi perbincangan netizen karena ulahnya yang sering membuat status maupun video yang kontroversial, baik dengan membuat kebohongan seperti video thawaf palsunya [2] maupun dengan membuat ststus-status yang menyindir lawannya.

Permadi Arya menggunakan nama Abu Janda Al-Boliwudi sebagai plesetan dari nama teroris ISIS asal Malang, Indonesia, Abu Jandal Al Indonisiy yang diberitakan tewas di medan tempur di Suriah.

Gelar Ustad

Meskipun terdapat gelar ustad pada akun fanspagenya, namun ia bukanlah ustad yang sesungguhnya, melainkan ustad gadungan yang terjun kedalam dunia maya. Hal ini diakui oleh dirinya saat berdebat dengan Ust. Felix Siauw di ILC yang berjudul 212: Perlukah Reuni? dengan mengatakan saya bukan ustad. 

Walaupun Abu Janda Al Bolliwudi mengakui dirinya bukan ustad, tapi sebutan ustad untuk dirinya tetap melekat dari para penggemarnya. Terutama kaum warganet yang disebut cebonger dan sumbu pendek oleh lawan-lawannya di media sosial. Hal ini tak perlu diherankan, karena sejak awal Abu Janda Al Bolliwudi merupakan salah satu pasukan pendukung ahok di pilgub Jakarta yang telah berlalu.

Abu Janda Al-Boliwudi Dan NU

Selain aktifitas Permadi Arya alias Abu Janda di dunia maya, ia juga aktif di organisasi yang berada dibawah naungan NU, yakni Banser. Seringkali abu janda mengupload foto-foto selfi dan kegiatannya bersama banser di laman akun fanspagenya.

Salah satu kiyai panutannya adalah K.H Said Aqil Siraj ketua umum PBNU yang pernah menyindir orang-orang yang mengikuti sunnah Nabi dengan sebuatan makin panjang jenggot makin goblok.

Sebagai ustad kebanggan NU dan Banser, Abu Janda selalu  mendapat dukungan. Ketika lawan-lawannya berbicara soal permadi arya, maka seketika itu juga mereka membela mati-matian demi menyelamatkan ustadnya ini, seperti fanspage Generasi Muda NU.

Tampil di ILC TV One

Pada Selasa, 5 Desember 2017 lalu, ILC menggelar acara diskusi dengan tajuk " 212, Perlukah Reuni?" Dalam acara ini abu janda turut hadir bersama kawannya Deny Siregar memberikan penjelasan dan argumentasi dalam membahas reuni 212

Dengan kecerdasan intelektualitasnya yang tinggi, ustad jebolan pesantren sosmed ini membeberkan fakta tentang bendera panji Rosulullah. Ia menunjukkan foto yang dikira bendera panji Rosulullah yang diambil dari sumber terpercaya dan terbenar.

Namun apa yang terjadi setelah ia selesai berbicara di acara ILC? ternyata Abu Janda tak segarang di Sosmednya. Allah Swt mengobrak abrik kegarangannya pada acara ILC Tv One. Ustadz yang dipanggil Kokoh Felix oleh Abu Janda ini menyerang balik argumentasinya, mematahkan data-data palsunya, dihajar habis-habisan argumentasi yang telah dibawakan sebelumnya.

Abu Janda Pakar Hadits Abad Modern

Ijma ulama sepakat bahwa hadist adalah sumber hukum islam yang kedua setelah Al Qur'an. Berbeda dengan ustad yang satu ini, dengan modal kepiawiannya dalam mebahas hadits, seakan ia merasa lebih muhaddits dari para ulama hadits seperti Imam Bukhari, Muslim, Imam Ahmad, dan lainnya.

Dengan fatwa shohihnya ia mengatakan bahwa hadits baru muncul 200 tahun setelah Nabi wafat tidak pantas digunakan karena banyak dha'ifnya. Namun ia tak menjelaskan belajar mushtolahul hadits dimana. [3]

Kalau Imam Bukhari dan muslim sudah jelas kitab shohihnya, Imam Ahmad dengan Musnadnya, Imam Al Hakim dengan Mustadroknya. Kalau Abu Abu Janda Al Bolliwudi cukup dari akalnya memutuskan hadits tentang ke absahan penggunaannya.

Lagi-lagi Allah menunjukkan kuasanya, argumentasinya dihajar habis habisan oleh Prof. Mahfud MD. Dengan titel ustad di sosmed, ternyata tak mampu mengelak dari pakar hukum. [4]

Kesohoran Abu Janda Al Bolliwudi tidak hanya di tingkat Nasional, tetapi juga ke tingkat RT RW. Tak heran, kalau ustad yang sering ngaku cinta NKRI ini menjadi bahan pembicaraan dimana-mana, wabil khusus warganet.

___________________
[1] http://www.dutaislam.com/2017/01/blak-blakan-profile-abu-janda-cucu-abdi-dalem-raja-banten-yang-difitnah-cina-kristen.html
[2] https://youtu.be/3mwlXItQ3Kg
[3] https://m.kiblat.net/2017/12/07/komentar-permadi-arya-di-ilc-lecehkan-hadits-nabi
[4] https://youtu.be/zW0epQtNAVo