Beasiswa

Mad Jaiz Munfashil, Contoh Dan Hukum Bacaan

Mad Jaiz Munfashil

Pengertian Mad Jaiz Munfashil

Mad Jaiz Munfashil Yaitu setiap mad thobi’i bertemu dengan hamzah dalam kata yang berbeda. Jaiz artinya: boleh. Munfashil artinya terpisah. Panjangnya adalah 2, 4, atau 6 harokat (1, 2, atau 3 alif).

Mad Jaiz Munfashil ( مَدْجَائِزمُنْفَصِلْ)
Apabila ada mad thabi’i bertemu dengan hamzah (ء ) tetapi hamzah itu dilain kalimat . Jaiz artinya : boleh . Munfashil artinya terpisah .
Cara membacanya boleh seperti mad wajib muttashil, dan boleh seperti mad thobi’i saja .

Contoh - Contoh Mad Jaiz Munfashil

 وَﻻَأنْتُمْ بِمَا أُنْزِلَ
 وَماَ اُنْزِلَ 
قُـــوْآ أَنْفُسَكُمْ 
فِيْ أَرْضِ الله
بِمَآ أُنْزِلَ 

Dari contoh diatas terjadi hukum Mad Jaiz Munfashil, karena Mad Thobi'i bertemu dengan Hamzah pada dua kalimat yg berbeda.

Disebut Munfashil karena Terpisah. karena adanya mad Thabi'i bertemu Hamzah dalam 2 kalimat yg berbeda.
- Mad Thabi'i dikalimat yang pertama bertemu hamzah diawal kalimat yang kedua -

Hukum Bacaan Panjang Harokat

Panjang Harokat nya ada 3 macam cara bacanya :

1. dibaca "Qoshr/pendek" panjang 2 harokat (seperti Mad Thabi'i)
2. dibaca "Tawassuth/pertengahan" panjang 4 Harokat 
3. dibaca "fuwaiq Tawassuth/sedikit panjang" yaitu 5 harokat 
dari 3 diatas boleh tinggal pilih aja!

Bacaan Mad Jaiz Munfashil panjang 4/5 harokat. Boleh pilih bacaan panjang harokat yang diatas asal Harus Konsisten tatkala membaca Alqur'an. Kalau pakai 4/5 harokat harus konsisten tidak boleh di campur ada bacaan 2 harokat. Dalam Waqof, Mad Jaiz Munfashil menjadi 2 harokat saja.