banner

4 Keutamaan Selalu Menjaga Berwudhu Yang Jarang Diketahui

keutamaan menjaga wudhu
Dalam berwudhu, terkandung sebuah keutamaan yang mengisyaratkan bahwasanya seorang muslim memulai ibadah dan kehidupannya dengan kesucian lahir dan batin. Wudhu tidak hanya disyari’atkan ketika kita hendak beribadah, bahkan juga disyari’atkan dalam seluruh kondisi. 

Syari’at berwudhu ini terdapat banyak hikmah, faedah, dan fadhilah keutamaan yang menjelaskan urgensi dan kedudukannya di sisi Allah Azza wa Jalla. Sebab suatu amalan jika memiliki banyak faedah dan fadhilah, maka tentunya karena memiliki kedudukan tinggi

Seperti hadits yang sudah tidak asing ditelinga kita. Langkah kaki Bilal Bin Rabbah disurga terdengar oleh Rasulullah, sehingga beliau penasaran lalu menanyakan amalan apa yang memastikannya masuk surga sedangkan ia masih bernafas didunia.

"Wahai Bilal. kenapa engkau mendahuluiku masuk surga?Aku  tidak masuk surga melainkan mendengar suara sandalmu dihadapanku"

Bilal menjawab "Wahai Rasulullah..aku tak pernah meninggalkan  wudhu lalu shalat 2 rakaat kapanpun saja(HR Tirmidzi dan Ahmad)

Ternyata wudhu sangat bermanfaat dan memliki keutamaan. Diantaranya :

1.Menghapus dosa

Dari Abu Hurairah, bahwasanya Rasulullah bersabda:
"Apabila seorang muslim  berwudhu’ kemudian mencuci wajahnya, maka akan keluar dari wajahnya  setiap dosa pandangan yang dilakukan kedua matanya bersama air wudhu/bersama akhir tetesan air wudhu’. Apabila ia mencuci kedua tangannya, maka akan keluar dosa yang dilakukan kedua tangannya tersebut bersama air wudhu’ /bersama akhir tetesan air wudhu’. Apabila ia mencuci kedua kaki, maka akan keluar dosa yang disebabkan langkah kedua kakinya bersama air wudhu/ bersama tetesan akhir air wudhu’, hingga ia selesai dari wudhu’nya dalam keadaan suci dan bersih dari dosa (HR Muslim no. 244)

2. Anggota Wudhu’ Akan Bercahaya Pada Hari Kiamat

"Sesungguhnya umatku akan dipanggil pada hari kiamat nanti dalam keadaan dahi, kedua tangan dan kaki mereka bercahaya, karena bekas wudhu’.” (HR. Al Bukhari no. 136 dan Muslim no. 246)

"Bagaimana engkau mengenali umatmu setelah sepeninggalmu, wahai Rasulullah?  Rasulullah menjawab: “Tahukah kalian bila seseorang memilki kuda yang berwarna putih pada dahi dan kakinya diantara kuda-kuda yang yang berwarna hitam yang tidak ada warna selainnya, bukankah dia akan mengenali kudanya? Para shahabat menjawab: “Tentu wahai Rasulullah.” Rasulullah berkata: “Mereka (umatku) nanti akan datang dalam keadaan bercahaya pada dahi dan kedua tangan dan kaki, karena bekas wudhu’ mereka.” (HR. Mslim no. 249)

3. Mengangkat Derajat Disisi Allah
"Maukah kalian aku tunjukkan suatu amalan yang dengannya Allah akan menghapus dosa dan mengangkat derajatnya yaitu menyempurnakan wudhu’ walaupun dalam kondisi sulit, memperbanyak jalan ke masjid, dan menunggu shalat setelah shalat, maka itulah yang disebut dengan ar ribath.” (HR. Muslim no. 251)

Beberapa waktu  yang disunnahkan (dianjurkan) untuk berwudhu’.

1.Ketika Hendak Pergi ke Masjid
"Apabila seorang dari kalian berwudhu’, lalu ia menyempurnakan wudhu’nya, kemudian ia pergi ke masjid karena semata-mata hanya untuk melakukan shalat, maka tidaklah ia melangkahkan kaki kirinya melainkan terhapus kejelekan darinya dan dituliskan kebaikan bersama langkah kaki kanannya hingga masuk masjid.” (HR. Ath Thabrani dari Ibnu Umar)

2. Menyentuh Mushaf Al Qur’an
"Janganlah kamu menyentuh Al Qur’an kecuali dalam keadaan suci(Ath Thabrani dan Ad Daraquthni)

"Sesungguhnya aku tidak menyukai berdzikir kepada Allah kecuali dalam keadaan suci.” (HR. Abu Daud dan An Nasa’i dari sahabat Ibnu Umar)

3. Berwudhu’ Ketika Hendak Tidur
"Apabila kamu mendatangi tempat tidurmu, maka berwudhu’lah sebagaimana wudhu’mu untuk shalat.” (HR. Al Bukhari no. 6311 dan Muslim no. 2710 dari Al Barra bin Azib)

Dari Mu’adz bin Jabal, bahwasanya Rasulullah bersabda:

"Tidaklah seorang muslim tidur di malam hari dalam keadaan dengan berdzikir dan bersuci, kemudian ketika telah terbangun dari tidurnya lalu meminta kepada Allah kebaikan dunia dan akhirat, melainkan pasti Allah akan mengabulkannya.” (Fathul Bari juz 11/124)

Dari Abdullah Bin Abbas "Bahwasanya pada suatu malam Rasulullah pernah terbangun dari tidurnya untuk menunaikan hajat. Kemudian beliau membasuh wajah dan tangannya (berwudhu’) lalu kembali tidur.” (HR. Al Bukhari no. 6316 dan Abu Dawud no. 5043)

4.Ketika Hendak Berhubungan Dengan Istri

“Apabila seseorang telah berhubungan dengan istrinya, kemudia ingin mengulanginya lagi maka hendaklah berwudhu’ terlebih dahulu.” (HR. Muslim no 308, At Tirmidzi, Ahmad dari Abu Sa’id)

Dengan tujuan agar setan tidak ikut campur dalam acara yang sakral ini dan bila dikarunia anak, maka setan tidak mampu memudharatkannya.
Selain itu dari segi kesehatan. wudhu terbukti membuat tubuh bersih dan sehat. wajah bebas jerawat. bebas debu dan kulit segar.