banner

Tips Cara Menjadi Juara Satu Di Kelas Tanpa Belajar

Juara Satu Di Kelas

Bagaimana agar menjadi juara kelas di sekolah, mendapatkan ranking 1 tanpa belajar, mengalahkan saingan di kelas, menjadi ranking 1 tanpa belajar?

Sebelumnya, saya ingin bercerita tentang pengalaman pribadi mendapatkan juara kelas waktu di sekolah dulu. Karena didalamnya tersimpan rahasia yang sebenarnya bukan rahasia, karena banyak orang yang sudah tahu tapi sedikit yang melakukannya.

Ketika masih sekolah dasar, saya tidak pernah mendapat juara kelas, jangankan lima besar, 10 besar pun tidak sama sekali. Bahkan hampir putus sekolah sebab faktor ekonomi. Karena yang biayai semua pada waktu itu adalah Ibu, sementara ayah sudah tiada sejak saya masih kecil. Untungnya, sekolah selalu memberikan biasiswa bagi siswa siswinya yang tergolong miskin.

Barulah pada sekolah Mts. ranking kelas mulai naik secara perlahan-lahan, masuk 10 besar, berkisar peringkat ke 7 - 10 an. Pada waktu itu, rank kelas ditentukan oleh sekolah tiap setengah semester dan satu semester. Setelah lulus sekolah, kemudian melanjutkan SMA di Kota. Waktu SMA itulah, pernah mendapat juara 1. Saya sendiri juga heran, padahal belajar buku pelajaran di sekolah jarang. 

Hanya saja waktu SMA, saya sering beli buku-buku bacaan tentang keagamaan. Setiap hari selalu buku bersama salah satu teman santri. Tiada hari tanpa buku tiada waktu tanpa obrak abrik lembaran kertas buku untuk sekedar dibaca. Masalah paham atau tidaknya, wallahu a'lam. Yang penting membaca dan belajar. 

Tak disangka, setelah akhir tahun yang disebut sebagai hari haflah. Saya dipanggil ke atas podium untuk menerima penghargaan. 

Nah, Ada dua menurut saya pribadi kunci sukses menjadi juara 1 dikelas, atau paling tidak masuk 5 besar. Inilah rahasinya:

Pertama : Banyak Membaca. Banyak orang yang sudah tahu manfaat dari membaca, tapi sedikit sekali orang yang melakukannya. 

Kedua : Jangan kotori absensi. Sepintar dan secerdas apapun seorang siswa disekolah hingga intelektualnya mencapai tingkat kelas ekstrim. Tapi sering tidak masuk sekolah. Jangan harap dapat nilai bagus dari guru.

Juara kelas itu ditentukan seberapa banyak anda berusaha, belajar, berjuang untuk memdapatkannya. Kalau ingin jadi juara tanpa belajar, jadi juara tidur saja. Sebab tidur tak perlu belajar.

Raihlah juara kelas dan kalahkan saingamnu dengan cara ini :

Seorang Guru membuat garis sepanjang 1m di papan tulis, lalu berkata : "Anak2, coba perpendek garis ini!"

Anak pertama maju ke depan, ia menghapus 20 cm dari garis itu menjadi 80 cm.

Guru mempersilakan anak ke 2. Ia pun melakukan hal yang sama, sekarang garisnya tinggal 60 cm.

Anak ke 3 dan ke 4 pun maju kedepan melakukan hal yang sama, hingga garis itu tinggal 20 cm.

Terakhir, seorang anak maju ke depan. Ia tidak mengurangi garis yang sudah tinggal 20 cm, namun membuat garis baru sepanjang 120 cm, lebih panjang dari garis yang pertama.

Guru menepuk bahunya : "Kamu memang bijak, untuk membuat garis itu menjadi pendek, tak perlu menghapusnya, cukup membuat garis lain yang lebih panjang, maka garis pertama akan menjadi lebih pendek dengan sendirinya".

Kesimpulannya

Untuk menjadi yang terbaik tak perlu menjatuhkan, menyingkirkan atau menjelekkan pihak lain. Cukup lakukan kebaikan yang lebih baik secara konsisten. Biarkan waktu yang akan membuktikan kualitas. Permata akan tetap bersinar meskipun terpendam dalam lumpur yang gelap pekat. 

Jadilah juara satu Tanpa Menyingkirkan orang Lain. Raihlah ranking kelas 1 Tanpa Menjatuhkan orang Lain. Jadilah juara kelas tanpa menjelekkan orang lain. Klik juga: Apa manfaatnya sekolah kalau tanpa juara?