Saatnya Hijrah Dari Pacaran
Saatnya Hijrah Dari Pacaran

Saatnya Hijrah Dari Pacaran

hijrah pacaran
Salah satu alasan bagi yang sudah terlanjur pacaran adalah susah untuk berhenti putus dari pacarnya dengan berbagai alasan. Nanti saja, besok saja, lusa saja. Akhirnya, dari jaman sms-an hingga jaman medsosan, pacar tak diputus-putus.

Jika anda adalah orang sejati, mempenyai harga diri, mau merubah diri, memiliki kemauan yang kuat untuk hijrah dari pacaran. InsyaAllah, Allah akan  memberi kemampuan. Kemauan yang kuat tentu berawal dari kesadaran, sadar kalau pacaran itu tidak ada manfaatnya dan merugikan, baik itu kehidupan di dunia masa depan juga kehidupan di akhirat kelak.

Jika ada niat hijrah dari pacaran, kemudian dibarengi dengan kesadaran dalam diri maka ikutilah dengan komitmen serta kemauan yang kuat untuk berubah. Bukan berubah layaknya powerranggers maupun berubah ala batman dan superman. Tapi berubah untuk menjadi lebih baik. 

Hijrah dari pacaran segera mungkin. Setelah ada kemauan yang kuat maka luruskan niat, hijrahnya hanya karena Allah dan untuk Allah sebagai bentuk ketaatan padanya. Niat yang lurus, perjuangan akan mulus. 

Hijrah dari pacaran susah, katanya. Memang susah, tetapi akan membuat kamu lebih susah dan payah lagi jika tidak hijrah dari pacaran. Akan banyak penderitaan dan penyesalan yang akan membuat hidupmu tidak tenang. Seberat-beratnya hijrah dari pacaran lebih banyak kerugian yang akan didapat dari pacaran. Jika merasa sulit dan berat, perbanyaklah istigfar do’a agar Allah memberi kemudahan.

Ingat, cinta itu bukan dengan pacaran. Cinta itu adalah ta'arufan kemudian lamaran terus ke pernikahan. Dengan seketika, cinta itu akan melayang bagai debu hilang tak bertuan dan hati damai tanpa bayang-bayang. 

Sekian lama  memendam rasa cinta dengan pacaran. Puncaknya, tiba-tiba pacarmu jadi istri orang. Lalu engkau mengadu pada tuha "Oh Tuhan, cobaan apa lagi ini". Cobaan ndasmu. Disaat Allah melarang pacaran, engkau tidak menghiraukan. Giliran dikhianati dan kini jadi mantan, engkau pura-pura nangis mengadu sama Allah.

Segera ambil langkah untuk menjauh darinya, buanglah mantan pada tempatnya. Meski pernah saling pandang dengan tatapan yang memberi arti lain dan saling perhatian. Saatnya berhijrah, membersihkan diri dari cinta yang penuh kepalsuan.

Bersabar sampai saatnya tiba, Allah akan memberi cinta sejati, cinta yang diridahai. Cinta yang penuh kasih sehidup semati.  Saatnya hijrah dari pacaran. Buanglah mantan pada tempatnya....