Beasiswa

Cantik Dalam Pandangan Agama Islam


Cantik Dalam
Jika selama ini kecantikan wanita hanya dinilai dari segi fisik saja, itu artinya kecantikan seorang wanita masih penuh kepalsuan.  Buat apa rupa cantik tapi hati tidak cantik, karena kecantikan fisik akan hilang dari sejarah peradaban make up dengan seiring berjalannya waktu dan usia.

Janganlah melihat wanita dari sisi kecantikann luarnya saja, karena kecantikan bukanlah segala-galanya. Betapa banyak dibalik kecantikan wanita, ternyata masih suka bermaksiat. Kecantikan dalam Al-Qur’an bukan di lihat pada kecantikan fisik dan rupa yang nan elok semata, tapi lebih pada kecantikan sifat, tabiat, kebaikan hati dan akhlak seorang wanita. 


Kalau mencintai wanita karena make up-nya. Habis cuci muka akan nampak wajah aslinya. Kalau mencintai wanita karena melihat hasil kameranya. Suatu saat akan menyesal karena ternyata wajah aslinya tak seindah di layar B16-nya dan 360nya. 

Bagaimana makna cantik menurut islam?

Semua perempuan pasti berkeinginan untuk selalu terlihat cantik. Meskpun ia sadar kalau dirinya tidak cantik. Namun apakah makna dari cantik itu sebenarnya?  Islam adalah agama yang menyeru pada kecantikan dan keindahan. Dimana kecantikan itu berupa kecantikan yang alami yaitu kecantikan berupa jiwa, akhlak, sifat dan sikap, yang kalau kita simpulkan, cantik adalah terletak pada agamanya.


1. Wanita yang cantik adalah yang selalu menjaga kehormatan dirinya


Allah Swt. berfirman,

وَقُلْ لِلْمُؤْمِنَاتِ يَغْضُضْنَ مِنْ أَبْصَارِهِنَّ وَيَحْفَظْنَ فُرُوجَهُنَّ وَلَا يُبْدِينَ زِينَتَهُنَّ إِلَّا مَا ظَهَرَ مِنْهَا


Katakanlah kepada wanita yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang (biasa) nampak dari padanya.” (QS. An Nuur : 31)


Ibnu Abbas, Ibnu Umar, Atho’ bin Abi Robbah, dan Mahkul Ad Dimasqiy mengatakan bahwa yang boleh ditampakkan adalah wajah dan kedua telapak tangan.[Jilbab Al Mar’ah Al Muslimah, hal.14]


Bukankah sekarang ini kita sering melihat kaum wanita yang tak bisa menjaga kehormatan dirinya. Betapa banyak wanita yang katanya muslimah tapi suka berbapacaran, suka berdua-duaan dengan lelaki sidambaan yang tidak halal.

2. Wanita cantik adalah yang mapan agamanya


Nabi bersabda,

تُنْكَحُ الْمَرْأَةُ لأَرْبَعٍ لِمَالِهَا وَلِحَسَبِهَا وَجَمَالِهَا وَلِدِينِهَا ، فَاظْفَرْ بِذَاتِ الدِّينِ تَرِبَتْ يَدَاكَ

“Perempuan itu dinikahi karena empat faktor yaitu agama, martabat, harta dan kecantikannya. Pilihlah perempuan yang baik agamanya. Jika tidak, niscaya engkau akan menjadi orang yang merugi”.[HR. Bukhari no. 5090 dan Muslim no. 1446]


Meskipun seorang akhwat wajahnya biasa-biasa saja, meskipun pakai make up atau tidak namun terlihat seperti biasanya. Namun, kalau agamanya sudah mapan orangpun tak kan sungkan memberikan sanjungan. orang akan memujinya lantaran agamanya mapan. 

Kalau tidak peracaya silahkan buktikan, cari wanita-wanita dipinggir jalan, yang kelihatan seperti tak berpakain. lalu lihat reaksi orang, lalu bandingakan dengan seorang perempuan yang berjilbab dan menutup aurat.

3. Wanita cantik adalah yang memberikan ketentraman


Firman Allah:

وَمِنْ آيَاتِهِ أَنْ خَلَقَ لَكُمْ مِنْ أَنْفُسِكُمْ أَزْوَاجًا لِتَسْكُنُوا إِلَيْهَا وَجَعَلَ بَيْنَكُمْ مَوَدَّةً وَرَحْمَةً إِنَّ فِي ذَلِكَ لآيَاتٍ لِقَوْمٍ يَتَفَكَّرُونَ


Artinya: “Dan di antara tanda-tanda kekuasaan-Nya ialah Dia menciptakan untukmu isteri-isteri dari jenismu sendiri, supaya kamu cenderung dan merasa tenteram kepadanya, dan dijadikan-Nya diantaramu rasa kasih dan sayang. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat tanda-tanda bagi kaum yang berpikir.” (Q.S. Ar-Rum : 21)


Kalau ada seorang wanita, meskipun cantiknya bak bidadari, tapi masih tidak bisa memberikan ketentraman, khususnya dalam urusan keluarga. berarti masih belum mencapai maqom hakikat cantik yang sebenarnya.

4. Wanita cantik adalah yang menutup aurat, tidak berpakaian tapi telanjang


Allah Ta’ala berfirman,


يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ قُلْ لِأَزْوَاجِكَ وَبَنَاتِكَ وَنِسَاءِ الْمُؤْمِنِينَ يُدْنِينَ عَلَيْهِنَّ مِنْ جَلَابِيبِهِنَّ ذَلِكَ أَدْنَى أَنْ يُعْرَفْنَ فَلَا يُؤْذَيْنَ وَكَانَ اللَّهُ غَفُورًا رَحِيمًا

“Hai Nabi, katakanlah kepada isteri-isterimu, anak-anak perempuanmu dan isteri-isteri orang mu’min: “Hendaklah mereka mendekatkan jilbabnya  ke seluruh tubuh mereka“. Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. (QS. Al Ahzab  : 59). 


Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,


صِنْفَانِ مِنْ أَهْلِ النَّارِ لَمْ أَرَهُمَا قَوْمٌ مَعَهُمْ سِيَاطٌ كَأَذْنَابِ الْبَقَرِ يَضْرِبُونَ بِهَا النَّاسَ وَنِسَاءٌ كَاسِيَاتٌ عَارِيَاتٌ مُمِيلاَتٌ مَائِلاَتٌ رُءُوسُهُنَّ كَأَسْنِمَةِ الْبُخْتِ الْمَائِلَةِ لاَ يَدْخُلْنَ الْجَنَّةَ وَلاَ يَجِدْنَ رِيحَهَا وَإِنَّ رِيحَهَا لَيُوجَدُ مِنْ مَسِيرَةِ كَذَا وَكَذَا

“Ada dua golongan dari penduduk neraka yang belum pernah aku lihat: 

[1] Suatu kaum yang memiliki cambuk seperti ekor sapi untuk memukul manusia dan 
[2] para wanita yang berpakaian tapi telanjang, berlenggak-lenggok, kepala mereka seperti punuk unta yang miring. Wanita seperti itu tidak akan masuk surga dan tidak akan mencium baunya, walaupun baunya tercium selama perjalanan sekian dan sekian.”(HR. Muslim no. 2128) 


Maksud wanita yang berpakaian tetapi telanjang dalam hadits ini adalah Wanita yang menyingkap sebagian anggota tubuhnya, sengaja menampakkan keindahan tubuhnya. Wanita yang memakai pakaian tipis sehingga nampak bagian dalam tubuhnya. Wanita tersebut berpakaian, namun sebenarnya telanjang.[Al Minhaj Syarh Shahih Muslim, Yahya bin Syarf An Nawawi, 17/190-19]


5. Wanita cantik tentunya tidak suka bertabarruj


Allah Swt. berfirman

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى


“Dan hendaklah kamu tetap di rumahmu dan janganlah kamu ber-tabarruj seperti orang-orang jahiliyyah pertama.” (QS. Al Ahzab : 33). 

Apa itu tabarruj? Abu ‘Ubaidah mengatakan, “Tabarruj adalah menampakkan kecantikan dirinya.” Az Zujaj mengatakan, “Tabarruj adalah menampakkan perhiasaan dan setiap hal yang dapat mendorong syahwat (godaan) bagi kaum pria.”[ Zaadul Masiir, Ibnul Jauzi, 5/133, Mawqi’ Al Islam]


Tak dapat dipungkiri lagi, denga alasan keren, mengikuti tren, mengikuti perkembangan zaman, dan alasan-alasan lainnya. tak sedikit wanita yang dengan segala penampilan ketatnya ditampakkan kepada publik agar mendapat perhatian, hingga membuat para lelaki mengalihkan perhatian melihat sosok tubuh kaum perempuan yang sedang bergoyang-goyang.

6. Wanita cantik adalah yang tidak suka keluyuran

Allah Ta’ala berfirman,

وَقَرْنَ فِي بُيُوتِكُنَّ وَلَا تَبَرَّجْنَ تَبَرُّجَ الْجَاهِلِيَّةِ الْأُولَى


“Dan tinggallah kalian di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian berdandan sebagaimana dandan ala jahiliah terdahulu” (QS Al Ahzab: 33).


Ibnu Katsir ketika menjelaskan ayat di atas mengatakan, “Hendaklah kalian tinggal di dalam rumah-rumah kalian dan janganlah kalian keluar rumah kecuali karena ada kebutuhan”.[Tafsir Al Qur’an Al ‘Azhim, 11/150]


7. Wanita canitk adalah yang tidak menyerupai laki-laki


Dari Ibnu Abbas radhiyallahu ‘anhu berkata,

لَعَنَ النَّبِىُّ – صلى الله عليه وسلم – الْمُخَنَّثِينَ مِنَ الرِّجَالِ ، وَالْمُتَرَجِّلاَتِ مِنَ النِّسَاءِ


“Rasulullah melaknat kaum pria yang menyerupai kaum wanita dan kaum wanita yang menyerupai kaum pria.”[HR. Bukhari no. 6834]

Garis besarnya,perempuan cantik calam Pandangan Agama Islam adalah yang taat pada agamanya, tunduk pada tuhannya, mengamalkan perintah dan larangan dalam kitab sucinya, serta mengamalkan sunnah-sunnah nabinya. Jadi kecantikan dalam Al Qur’an dan Islam bukan di lihat pada kecantikan fisik dan Rupa semata tapi lebih pada kecantikan Sifat,tabiat,kebaikan hati dan akhlak seorang wanita. 


Tidak perlu takut tidak cantik karena setiap wanita itu cantik dan indah apabila mempunyai akhlak yang indah pula, buat apa rupa dan fisik  cantik tapi hati tidak cantik karena kecantikan fisik dan rupa akan hilang seiring waktu dan usia berlalu.


Wallahu a'lam. 
Semoga bermanfaat