banner

Belajar Dari Kisah Ulama Tabi`in Ketika Di Goda Wanita Cantik

kisah ulama
Jika ada orang digoda oleh seorang wanita cantik, apa yang akan dilakukan? bagi orang yang imannya lemah, tanpa pikir panjang, orang itu akan mudah dirayu dan digoda yang pada ahkhirnya akan terjerumus ke dalam maksiat. Berbeda jika orang imannya sudah tinggi, seribu wanita cantik ala bidadari pun takkan mampu menggodanya. 
Bagaimana cara memperkuat iman saat ada godaan wanita? mari kita belajar dari kisah ulama tab'in dan wanita penggoda.

Suatu Ketika `Atha bin Yasar, Sulaiman bin Yasar dan beberapa sahabat pergi dari madinah untuk berhaji. Dalam perjalanannya mereka singgah di Abwa dan menginap di sebuah rumah, Sulaiman dan para sahabat keluar untuk suatu keperluan. Sementara `Atha bin Yasar tetap tinggal di rumah dalam keadaan berdiri sholat.

Tiba tiba masuk kedalam rumah tersebut seorang wanita cantik dari suku badui, Melihat ada seseorang masuk, maka `Atha mempercepat sholatnya. Setelah selesai beliau bertanya 

Apakah engkau memerlukan sesuatu” Kata `Atha bin Yasar

Ya, aku memintamu untuk mencumbui aku, sungguh aku sudah rindu dan tidak lagi memiliki suami” Jawab wanita itu

Menjauhlah dariku,Janganlah engkau membakarku dan dirimu dengan api neraka” Hardik `Atha Bin Yasar

Wanita itu terus berusaha menggodanya namun `Atha bin Yasar tidak menghiraukannya. `Atha bin yasar kemudian menangis dan berkata : 
Celakalah kamu, menjauhlah dariku, menjauhlah.”

Semakin lama Tangisan `Atha semakin keras, melihat `Atha menangis maka wanita itupun ikut menangis di hadapannya.  Tak berapa lama kemudian Sulaiman datang dan melihat `Atha dan seorang wanita sedang menangis dihadapannya maka sulaiman pun duduk dan menangis di serambi rumah tanpa tahu apa yang membuat `Atha dan wanita di dalam rumah menangis. 

Para sahabat datang dan melihat seisi rumah sedang menangis, para sahabatpun ikut menangis tanpa menanyakan sebab mereka menangis. Karena tangisan mereka yang semakin banyak dan keras, Wanita itupun berdiri dan keluar dari rumah. Melihat hal itu para sahabat dan sulaiman masuk kedalam rumah.

Sulaiman pun tetap terdiam dan tidak bertanya perihal apa yang terjadi untuk menjaga kehormatan dan kewibawaannya. Setelah Ibadah haji mereka pergi ke mesir dan tinggal disana dalam waktu yang di tentukan oleh Allah swt. Pada suatu malam saat `Atha tidur, tiba tiba ia terbangun dan menangis. Maka berkatalah sulaiman kepadanya

Apa yang membuatmu menangis wahai saudaraku?” Tanya sulaiman

Mimpi yang aku lihat malam ini”Jawab `Atha

Mimpi apakah itu?”Tanya Sulaiman

Jangan engkau beritahu kepada siapapun selagi aku masih hidup” pinta `Atha

Baiklah” Jawab Sulaiman

Aku melihat nabi Yusuf as. Akupun datang melihat kepada beliau di tengah tengah orang yang melihat kepada beliau. Tak kala aku melihat ketampanannya aku menangis. Beliaupun melihat kepadaku di tengah tengah manusia seraya berkata: Apa yang membuatmu menangis wahai manusia?” Aku menjawab :”Bapak dan ibuku sebagai tebusanmu, aku ingat akan diri anda dan istri al Aziz, dan apa yang dengannya anda di uji, apa yang anda temui di penjara, dan perpisahan dengan ya`qub as. Maka akupun menangis karenanya dan karena kagum terhadap perkaranya. Maka berkatalah beliau:”Tidakkah engkau kagum terhadap seorang laki laki dan wanita di abwa?” Aku pun mengerti yang beliau maksudkan. Akupun menangis dan terbangun karenanya.” Cerita `Atha kepada sulaiman

Wahai saudaraku,apakah gerangan yang terjadi dengan wanita tersebut?” Tanya Sulaiman

`Atha bin Yasar akhirnya menceritakan apa yang sebenarnya terjadi pada waktu itu. Sulaimanpun tidak menceritakan kepada siapapun hingga Atha' wafat. 
Wallahu A'lam

[Kisah`Atha dan wanita penggoda ini di sarikan dari kisah-kisah indah dalam sejarah islam. Karya Mahmud Musthafa Sa'ad dan Nashir Abu Amir. Atau judul aslinya Min Rawa'i Tarikhina. Pernah juga di muat di Majalah Qiblati edisi 8 mei 2007]