Zuhairi Misrawi : Somad Kelebihannya Cuman Bisa Melucu


zuhari misrawi
Namanya Zuhairi Misrawi, jebolan sarjana Departemen Akidah-Filsafat, Fakultas Ushuluddin, Universitas Al-Azhar Kairo Mesir. Dan juga dulunya jebolan Pesantren Al Amien Sumenep Madura. Tapi sayang seribu sayang, beliau ditolak oleh Almamaternya sendiri. Ia juga masuk dalam daftar 50 tokoh JIL

zuhari misrawi


Status Facebooknya yang penuh kebencian serta merendahkan Ust. Abd. Shomad , justru malah membuka kedok siapa dia sebenarnya.  Dari statusnya ia mengatakan bahwa Ust. Abd. Shomad Kelebihannya cuman bisa melucu.

Zuhairi Misrawi
Somad itu adik kelas saya di al-Azhar. Ilmunya biasa-biasa saja. Tidak istimewa. Kelebihannya cuman bisa melucu. Kalau soal keilmuan, masih banyak alumni al-Azhar yang pinter, arif dan tidak ngelunjak. Ini beberapa alumni al-Azhar yang pinter Afifuddin Harisah Irwan Masduqi Anis Mashduqi Robet Qoshidi Mukti Ali Qusyairi
21 November pukul 9:26 · Publik

Terus, kalau Somad Adik Zuhairi Misrawi memang kenapa? Tidak boleh ceramah? Memang banyak alumni al-Azhar yang pinter, tapi apakah dengan banyaknya Alumni Al Azhar yang pintar harus menjadi penghalang seseorang untuk berdakwah? Sejak kapan pangkat Zuhairi Misrawi melebihi pangkatnya Nabi. Nabi saja memerintahkan kita untuk menyampaikan walaupun satu ayat.

Kalau Ustadz Abdul Somad mungkin jutaan orang Indonesia yang tercerahkan dengan dakwahnya,  kalau Zuhari Misrawi yang merasa lebih hebat dan merasa lebih senioritas dari Somad berapa sudah?

Tidak seharusnya Zuhairi Misrawi, yang katanya lulusan Al Azhar (Lulus tidak lulusnya, Wallahu A'lam), tidak merendahkan orang lain. Meskipun kepada orang bodoh. Apakah memang Al Azhar yang mengajarkan seperti itu? Tentu tidak. Kemudian karena banyaknya orang yang mengkritik, Zuhairi Misrawi berbicara soal kebencian.

Zuhairi Misrawi
Sering mendengarkan ceramah kebencian, maka hasilnya juga kebencian dan hujatan. Akhirnya titik nadir tuna-moral.
21 November pukul 22:04 · Publik

Zuhairi Misrawi
Apakah ceramah seseorang bisa dianggap berhasil, kalau jemaahnya berkata kasar dan menebarkan kebencian?
22 November pukul 6:58 · Publik

Seharusnya Zuhairi Misrawi bertanya kepada diri sendiri, kenapa saya dibenci banyak orang. Jadikanlah apa yang dialami menjadi pembelajaran. Jangan lantaran karena tidak suka pada Ust. Abd. Shomad, lalu dikatakan sebagai ceramahnya kebencian. Justru saya menilai, status Zuhairi Misrawi  yang menimbulkan kebencian.

Sesama muslim, kita tidak diajarkan untuk saling membenci. Karena dari kebencianlah akan menimbulkan permusuhan. Dari permusuhanlah yang merusak NKRI. Jadikanlah kepintaran yang saudara miliki untuk kebaikan.

Memang benar kata Abi kyai Abi Kh. Moh. Ma'sum. Banyak orang pintar, tapi tidak benar. Banyak orang berilmu tapi tidak beramal. Wallahu A'lam.


EmoticonEmoticon