Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur

Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur
Pertolongan Al-Quran di Alam Kubur. Jika dia orang baik, maka muncullah dua malaikat dengan wajah tersenyum akan mendudukkannya dan menenangkannya, menghiburnya dan melayaninya dengan pelayanan yang terbaik. Jika dia orang buruk, maka dua malaikat akan menambah ketakutannya dan akan menyiksanya sesuai keburukannya.

Al-Qur'an mampu memberi syafaat  kepada yang membacanya sebagaimana termaktub  didalam Hadits-hadits yang shahih. Selain pertolongan selama manusia hidup, Al Quran juga memberi pertolongan dalam kubur.

Dari Abu Hurairah Rasulullah shalallahu 'alaihi wasallam bersabda, "Satu surat didalam Al-Qur'an ang jumlahnya 30 ayat mampu memberikan syafa'at kepada yang membacanya hingga ia diampuni dosa-dosanya yaitu Tabarokalladzi biyadihil mulku" (HR Abu Dawud : 1400, Tirmidzi : 2891)

Dari 'Abdullah bin 'Amer Bahwa Rasulullah shalallahu 'alaihi wadallam bersabda,  "Puasa dan Al-Qur'an akan memberi syafa'at kepada seorang hamba pada hari kiamat.  Puasa berkata,  wahai Rabb aku telah menghalanginya dari makan dan minum disiang hari (karena ia berpuasa)  maka jadikan aku  Syafa'at padanya,  lalu Al-Qu'ran berkata Wahai Rabb aku telah menghalanginya dari tidur pada malam hari (karena dia baca al-Qur'an)  maka jadikan aku syafa'at padanya" (HR Ahmad 2/174 : 6626 Al-Hakim 1/554)

Dari Sa’id bin Sulaim ra, Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam bersabda :
“Tiada penolong yg lebih utama derajatnya di sisi Allah pada hari Kiamat daripada Al-Qur’an. Bukan nabi, bukan malaikat dan bukan pula yang lainnya.” (Abdul Malik bin Habib-Syarah Ihya)

Al Bazzar meriwayatkan dalam kitab La’aali Masnunah bahwa jika seseorang meninggal dunia, ketika orang-orang sibuk dengan kain kafan dan persiapan pengebumian di rumahnya, tiba -tiba seseorang yang sangat tampan berdiri di kepala mayat. Ketika kain kafan mulai dipakaikan, dia berada di antara dada dan kain kafan.
Setelah dikuburkan dan orang-orang mulai meninggalkannya, datanglah dua malaikat. Yaitu Malaikat Munkar dan Nakir yang berusaha memisahkan orang tampan itu dari mayat agar memudahkan tanya jawab.

Al quran berkata: ”Ia adalah sahabat karibku. Dalam keadaan bagaimanapun aku tidak akan meninggalkannya. Jika kalian ditugaskan utk bertanya kepadanya, lakukanlah pekerjaan kalian. Aku tidak akan berpisah dari orang ini sehingga ia dimasukkan ke dalam syurga.”

Lalu ia berpaling kepada sahabatnya dan berkata, “Aku adalah Al quran yang terkadang kamu baca dengan suara keras dan terkadang dengan suara perlahan. Jangan khawatir setelah menghadapi pertanyaan Munkar dan Nakir ini, engkau tidak akan mengalami kesulitan.”

Setelah para malaikat itu selesai memberi pertanyaan, ia menghamparkan tempat tidur dan permadani sutera yang penuh dengan kasturi dari Mala’il A’la (Himpunan Fadhilah Amal : 609)

Pada hari itu ia begitu bahagia, menikmati indahnya alam ciptaan Allah, bersama anak dan keluarga, penuh keceriaan, hidup dalam kesenangan dan kehidupan yang terjamin, tertawa melihat telatah anak-anaknya, demikian pula dia ditertawakan oleh anak-anaknya. lalu tiba-tiba ia didatangi oleh suatu malam, malam disaat dia dijemput oleh kematiannya


EmoticonEmoticon