Membubarkan Pengajian Adalah Cara Yang Kurang Ajar


pengajian dibubarkan
Bahasa ini mungkin terlalu kasar. Tapi mau bagaimana lagi, ini memang faktanya. Sebuah pengajian di bubarkan dengan alasan-alasan yang tidak logis dan caranya pun juga tidak etis. Padahal, pengajian adalah sebuah majlis ilmu, pengajian adalah dakwah, yang merupakan perintah dalam islam.

Dalam hadits Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَمَا اجْتَمَعَ قَوْمٌ فِى بَيْتٍ مِنْ بُيُوتِ اللَّهِ يَتْلُونَ كِتَابَ اللَّهِ وَيَتَدَارَسُونَهُ بَيْنَهُمْ إِلاَّ نَزَلَتْ عَلَيْهِمُ السَّكِينَةُ وَغَشِيَتْهُمُ الرَّحْمَةُ وَحَفَّتْهُمُ الْمَلاَئِكَةُ وَذَكَرَهُمُ اللَّهُ فِيمَنْ عِنْدَهُ

“Tidaklah suatu kaum berkumpul di salah satu rumah Allah membaca Kitabullah dan saling mengajarkan satu dan lainnya melainkan akan turun kepada mereka sakinah (ketenangan), akan dinaungi rahmat, akan dikeliling para malaikat dan Allah akan menyebut-nyebut mereka di sisi makhluk yang dimuliakan di sisi-Nya.” (HR. Muslim, no. 2699)

Sungguh memalukan, apabila melihat tindakan pembubaran pengajian yang justru dilakukan terhadap sesama saudaranya sendiri, seagama, sebangsa, dan setanah air. Orang-orang yang berkumpul di rumah Allah untuk bermajlis taklim dibubarkan. Sama saja mereka dengan menghalangi orang yang mau belajar.

Dengan alasan anti pancasila, anti NKRI. Lantas seenaknya saja gembar gembor sana sini membubarkan pengajian, tanpa tabayun, tanpa kalrifikasi kepada orangnya. Hanya bermodal surat kekuasaan, bermodal anggapan saja, langsung main sikat pengajian.

Coba fikir, berapa kerugian yang diakibatkan dari tindakan pembubaran pengajian itu. Ribuan jamaah dibuat kecewa, panitia sudah berjuang mempersiapkan segala sesuatunya, biaya yang digunakan, yang datang dari jauh untuk menuntut ilmu, dll. Dengan membubarkan pengajian, sama saja menghalangi orang lain untuk belajar ilmu. Lalu, berapa dosa yang telah ditanggungnya.

Katanya, mau menjaga keutuhan NKRI. Justru dengan tindakan semacam itulah yang merusak NKRI. Apa yang dilakukan dengan membubarkan pengajian terlalu berlebihan dan telah merenggut hak-hak dasar warga.

Jangan pernah menganggap kebenaran yang ada di kepalanya adalah final, sebab dengan begitulah seseorang akan menganggap bahwa ia paling benar dan bertindak seakan akan juru bicara tuhan di muka bumi,sehingga apa yang tidak sesuai terhadap fahamnya akan diserang, dicela, keberadaan orang spesies inilah yang mengusik ukhuwah kita.

Cobalah untuk melakukan tindakan yang lebih baik dari pada hanya sekedar mengecewakan ribuan jamaah yang mau bermajlis ta'lim. Duduk berdiskusi, musyawarahkan apa yang dipermasalahkan. Jangan langsung tiap ada pemahaman yang berbeda, pengajiannya langsung di bubarkan.

Mengenai apa yang dilakukan Banser dalam membubarkan pengajian. Mungkin bisa di maklumi, karena tujuan mereka adalah mau menjaga NKRI, katanya. Tapi, terkadang dalam hidup ini, ada niat yang bagus tapi caranya yang salah.

Jadi, jangan heran kalau Banser yang dengan tujuan mulianya. Namun dapat kecaman dan hinaan dari dari berbagai kalangan. So, terima saja semua itu, jadikan sebagai pelajaran untuk bermuhasabah, cobalah untuk intropeksi diri.

” Serulah (manusia) kepada jalan Tuhan-mu dengan hikmah dan pelajaran yang baik dan bantahlah mereka dengan cara yang baik. Sesungguhnya Tuhanmu Dialah yang lebih mengetahui tentang siapa yang tersesat dari jalan-Nya dan Dialah yang lebih mengetahui orang-orang yang mendapat petunjuk ” (QS. An-Nahl : 125).

Wallahu A'lam.


EmoticonEmoticon