Kapan Istirahatnya Seorang Muslim?


istirahatnya seorang muslim
Jika Seorang Muslim sibuk berbuat kebaikan, kapankah beristirahatnya?

Imam Ahmad pernah ditanya, “Kapan seorang hamba itu beristirahat?” Imam Ahmad menjawab, “Ketika pertama kali telapak kakinya menginjak surga.” (Thabaqat Hanabilah, 1/293)

Ali bin Abu thalib pernah berkata: “Lelahkanlah dirimu dengan amaliah, Sesungguhnya istirahatnya seorang muslim adalah di surga kelak”

Ya, Istirahatnya Seorang Muslim , bukan sembarang Istirahat unfaedah yang diperbuat, Istirahat mereka mengandung manfa'at yang hebat, itulah manusia-manusia hebat.

Mereka menjadikan shalat sebagai ibadah yang nikmat, bukan seperti diri ini yang sering terlambat shalat, terkadang, merasa shalat sebagai sesuatu yang berat, semoga ampunan Allah atas diri kita.

Istirahatnya Seorang Muslim , mereka menjadikan  Al-qur'an sebagai obat, tak pernah bosan berinteraksi dengannya setiap saat, menjauhi musik-musik galau yang tak memberi sedikitpun manfaat

Istirahatnya Seorang Muslim, mereka menjadikan  Dzikrullah sebagai penenang jiwa dan raga yang penat, selalu mengingat Allah di waktu sempit dan padat, mengisi waktu penantian dengan hal-hal yang bermanfaat, itulah manusia super hebat.

Saudaraku ikhwan dan akhwat, begitulah sedikit contoh dari Istirahatnya Seorang Muslim yang hebat, semoga kita bisa mencontoh pergerakan manusia hebat, walau diri ini masih dipenuhi kesalahan.

رَبِّ اجْعَلْنِيْ مُقِيْمَ الصَّلٰوةِ وَمِنْ ذُرِّيَّتِيْ رَبَّنَا وَتَقَبَّلْ دُعَآءِ

Maka, berbuat baiklah di mana pun dan kapan pun diri kita berada. Karena, kebaikan itu ada dalam setiap hal. Rasulullah pernah bersabda tentang hal ini.

“Sungguh menakjubkan perkara seorang mukmin. Sesungguhnya, semua perkaranya adalah kebaikan. Tak ada seorang pun yang seperti itu, kecuali mukmin. Jika mendapatkan kebahagiaan, dia bersyukur; ini kebaikan untuknya. Jika mendapatkan kesempitan, dia bersabar; ini kebaikan untuknya.”

Baca juga : Mutiara Hari Jum'at

Nah, sibuklah diri dalam kebaikan. Memang, akan ada rasa lelah yang menyelinap dalam kalbu. Namun, akan ada sesuatu yang manis di akhir nanti.


EmoticonEmoticon