Tujuan, Manfaat Mempelajari Ulumul Qur'an

Tujuan Manfaat Mempelajari Ulumul Qur'an
Tujuan Manfaat Mempelajari Ulumul Qur'an
Al-Qur’an sebagai kalamullah yang diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW melalui perantara malaikat jibril, sebagai mukjizat terbesar, sebagai sumber ilmu, dasar-dasar hukum yang mencakup segala hal. Mempunyai keistimawaan yang tersimpan didalamnya. Baca : Pengertian Dan Ruang Lingkup Ulumul Qur'an

Maka dari itu, mempelajari Ulumul Qur'an mempunyai manfaat dan faedah. Ulumul Qur'an yang mencakup pembahasan-pembahasan yang berkaitan dengan al-Qur’an. Baik dari sisi tentang asbab an-Nuzul, kodifikasi dan tertib penulisan al-Qur’an, dan sebagainya. Terkandung didalamnya untuk mengetahu tentang Al-Qur'an.

Begitu pentingnya mempelajari ulumul quran, Az-Zarqoni mengibaratkan ulumul quran sebagai anak kunci bagi para mufasir. Manna’ Khalil al-Qattan menyebutnya dengan istilah ushul tafsir (dasar-dasar tafsir). Karena yang dikaji adalah yang berhubungan dengan persoalan-persoalan yang harus diketahui oleh seoarang mufassir sebagai sandaran dalam memahami makna-makna yang tersurat maupun yang tersirat dalam al-Quran.

Adapun tujuan Dan Manfaat mempelajari ‘Ulumul Qur’an adalah:

1. Agar dapat memahami kalam Allah ‘Aza Wajalla sejalan dengan keterangan yang dikutip oleh para sahabat dan para tabi’in tentang interprestasi mereka terhadap Al-Qur’an

2. Agar mengetahui cara dan gaya yang digunakan oleh para mufassir dalam menafsirkan Al-Qur’an dengan disertai penjelasan tentang tokoh-tokoh ahli tafsir yang ternama serta kelebihan-kelebihannya.

3. Agar mengetahui persyaratan-persyaratan dalam menafsirkan Al-Qur’an

4. Mengetahui ilmu-ilmu lain yang dibutuhkan dalam menafsirkan Al-Qur’an.

5. Untuk memahami kandungan kalamullah yaitu al-Quran.

6. Untuk mengetahui cara dan gaya serta methode yang digunakan oleh para musafir dalam menafsirkan al-Quran disertai dengan penjelasan tentang tokoh-tokoh ahli tafsir kenamaan dan kelebihan-kelebihan yang dimilikinya.

7. Untuk bisa memahami, menafsirkan dan menerjemahkan al-quran dan mempertahankan kesucian dan kebenaran al-Quran.

Ulumul quran sebagai dari ilmu yang memiliki koelasi positif dengan al-Quran memiliki urgensi yang sangat penting untuk mempelajarinya, Ulumul Qur’an sangat penting dipelajari dalam rangka sebagai pijakan dasar dalam menafsirkan Al-Qur’an oleh para mufassir. Dapat dikatakan semakin dikuasainya ‘Ulumul Qur’an oleh mufassir maka semakin tinggilah kualitas tafsir yang dibuatnya.

Faedah/Manfaat dan Urgensi mempelajari Al-Qur’an

a. Fungsi  ‘Ulumul Qur’an sebagai alat untuk menafsirkan, yaitu:

1) Ulumul Qur’an akan menentukan bagi seseorang yang membuat syarah atau menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an secara tepat dapat dipertanggung jawabkan. Maka bagi mafassir ‘Ulumul Qur’an secara mutlak merupakan alat yang harus lebih dahulu dikuasai sebelum menafsirkan ayat-ayat Al-Qur’an.

2) Dengan menguasai ‘Ulumul Qur’an seseorang baru bisa membuka dan menyelami apa yang terkandung dalam Al-Qur’an

3) ‘Ulumul Qur’an sebagai kunci pembuka dalam menafsirkan ayat Al-Qur’an sesuai dengan maksud apa yang terkandung di dalamnya dan mempunyai kedudukan sebagai ilmu pokok dalam menafsirkan Al-Qur’an.

b. Fungsi ‘Ulumul Qur’an sebagai Standar atau Ukuran Tafsir

Apabila dilihat dari segi ilmu, ‘Ulumul Qur’an sebagai standar atau ukuran tafsir Al-Qur’an artinya semakin tinggi dan mendalam ‘Ulumul Qur’an dikuasai oleh seseorang mufassir maka tafsir yang diberikan akan semakin mendekati kebenaran, maka dengan ‘Ulumul Qur’an akan dapat dibedakan tafsir yang shahih dan tafsir yang tidak shahih.

Dari uraian diatas bisa difahami bahwa adanya Ulumul Qur’an sangatlah penting untuk dipelajari dan dikaji secara baik untuk mencegah adanya kesalahan dalam menafsirkan Al-Qur’an dimana pada Keberagaman Modern saat ini tidak dipungkiri banyak kesalahan-kesalahan penafsiran yang memang disengaja untuk merubah makna dan ajaran serta perintah dan pedoman-pedoman yang terkandung didalamnya. Untuk itu sangatlah penting mempelajarinya bagi keberagaman modern.
_________________
Daftar Pustaka :

Prof. Drs. H. Masjfuk Zuhdi, Pengantar Ulumul Qur’an, Surabaya: CV. Karya Abdi Tama, 1997

Al-Qattan, Manna’ Khalil. Mabahist Fi Ulum al-Qur’an, diterjemahkan oleh Mudzakir AS dengan judul Studi Ilmu-ilmu Quran, cet II, Jakarta : Pustaka Litera Antar Nusa.1994.

Mahmud Adnan, Laonso Hamid, ulumul quran. Restu ilahi, Jakarta. 2005.
Tujuan, Manfaat Mempelajari Ulumul Qur'an


EmoticonEmoticon