Serunya Kegiatan Outbound Di Pantai Lombang Sumenep

pantai lombang sumenep
Pantai Lombang, sebuah pantai tempatnya para wisatawan, tempat liburan melepas penat setelah melakukan pekerjaan, banyak yang dapat dilakukan disana dari berbagai aktivitas dan kegiatan. Tergantung bagaimana menikmati keadaan.

Pantai Lombang namanya, sesuai nama desanya, Batang-Batang Kecamatannya, Sumenep kotanya, dan Madura Pulaunya. Di pantai ini, katanya, banyak keindahan yang bisa dinikmati, karena memiliki panorama pantai yang cantik, laut yang jernih kebiruan, pasir yang putih nan lembut, cemara udang yang menghiasi dan deburan ombak yang melambai-lambai.

Letak Pantai Lombang tidak terlalu jauh dari pusat kota. Tidak sejauh saat liburan ke Pantai Gili Labak, tidak serumit saat mau liburan ke Pantai Sembilan. Jaraknya hanya sekitar ± 30 km dari Kota Sumenep, hanya tinggal berangkat, bayar tiket atau karcis Rp5.000. Maka akan menyandang titel wisatawan Pantai Lombang.

Tak perlu risau dengan fasilitas, di pantai Lombang telah tersedia berbagai perlengkapan dan kebutuhan. Disana sudah ada berbagai macam sarana dan prasana. Ada tempat duduk, tempat istirahat, tempat makan ngopi serta tempat minum deggan alias kelapa muda, rujak cingur hingga rujak lontong, warung, mushalla, dan fasilitas lainnya.
pantai lombang sumenep

Ah, sudahlah. Itu sekedar pembuka dan pengenalan tentang Pantai Lombang. Langsung saja pada inti, mengenai bagaimana jalannya kegiatan outbound hari ini. Kegiatan yang sudah dirancang sedemikian rupa, untuk memperingati hari kesaktian pancasila, yang diadakan oleh Bem Stita. 

Kegiatan yang direncanakan adalah belajar, berlomba, bermain. Kalau hari minggu jadi hari spesial bagi orang wabil khusus para pemuda, hari spesial untuk liburan serta berpacaran. Tapi tidak dengan mahasiswa Stita. Hari ini justru menjadi ajang untuk menunjukkan bakat dan kemampuan serta kekompakan melalui perlombaan.

Sebelum menuju pantai, panitia memberikan arahan kepada para mahasiswa terkait kegiatan yang akan dilaksanakan, terutama perlombaan. Yakni lomba air berlari dan lomba kereta buta. Dua permainan lomba yang jarang dilakukan dan jarang ditemukan.

Dalam lomba air berlari, para mahasiswa diuji kecepatan dan kekompakan. Kecepatan mengisi air dalam botol, kekompakan menggilir air kepada teman dengan tangan. Siapa yang tercepat dengan waktu yang ketat, maka dialah yang dapat. 

Bagaimana dengan lomba kereta buta? dalam lomba ini, para mahasiswa bersama kelompok membentuk format kereta dengan mata tidak terbuka, menggunakan penutup mata. Kemudian berjalan dengan rute yang telah ditentukan. Jangan dikira mudah untuk dilakukan, sebab sopir keretanya adalah yang terbelakang. Di depan hanya mengikuti gerakan tangan dari anggota kelompoknya yang di belakang. Dari lomba ini mahasiswa dilatih untuk kompak dan penuh kehatian-hatian, salah jalan maka bisa kecelakaan.

Perlombaan selesai, kini waktunya untuk makan bersama setelah mengikuti perlombaan. Makanan dibentuk sederhana ala makanan diwarung lesehan. Untuk menciptakan rasa kebersamaan, satu tempat makanan untuk beberapa kawanan.

Terahir, sampailah waktu yang dinantikan. Pemberian hadiah kepada para pemenang lomba. Tiga tropi piala bergengsi meskipun tidak sebergengsi piala Liga Champion, tapi piala itu sangat berarti. Kesemuanya untuk juara satu, kedua, dan ketiga.

Serunya outbound kali ini di Pantai Lombang, melibihi serunya sekedar liburan ke Bali. Ya, karena memang acaranya tidak di Bali. Dikemas untuk memperingati hari kesaktian pancasila. Tentu mereka para mahasiswa sangat bahagia, karena telah mencetak rekor baru dalam dunia perpantaian.

Acara berjalan sukses. Tidak ada halangan rintangan. Meskipun rintangan sudah pasti ada, kata Bung Haji Rhoma Irama.  Maka nikmat tuhan yang manakah kamu dustakan?. 


EmoticonEmoticon