Contoh RPP Aqidah Akhlaq kurikulum 2013 Revisi

RPP Aqidah Akhlaq kurikulum 2013
Contoh RPP Aqidah Akhlaq kurikulum 2013 ini merupakan RPP Aqidah Akhlaq Mts Kelas VIII semestern2. Rpp ini sekedar contoh yang dapat dijadikan acuan ketika kita mau membuat Rpp dengan tema yang lain.


RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN
(RPP)

      Satuan Pendidikan   : MTs ……..
      Mata Pelajaran        : Aqidah Akhlaq
          Tema                     : -
          Sub Tema               : -
      Kelas/Semester       : VIII/2

A.    Materi Pokok          
Iman kepada Rasul Allah swt”

B.    Alokasi Waktu        
1 x 2 JP ( 2 x 40 menit )

C.    Tujuan Pembelajaran      
Melalui metode Tanya-jawab, inquary learning dan diskusi peserta didik dapat:
1.    Menjelaskan pengertian nabi dan rasul  dengan benar dan tepat
2.    Menjelaskan pengertian beriman kepada Rasul Allah SWT dengan benar dan tepat.
3.    Menjenlaskan pentingnya beriman kepada Rasul Allah SWT dengan benar dan percaya diri
4.    Menjelaskan tujuan diutusnya para nabi / rasul Allah SWT. dengan benar dan berani.

D.    Kompetensi Dasar            
1.1 Menghayati nilai-nilai keimanan kepada rosul-rosul Allah swt
2.1. Menampilkan perilaku yang mencerminkan beriman kepada Rasul Allah dan meneladani sifat-sifatnya dalam kehidupan
3.1. Memahami pengertian dan pentingnya beriman kepada Rasul Allah swt

E.       Indikator Pencapaian Kompetensi
3.1.1    Menjelaskan pengertian nabi dan rasul
3.1.2    Menjelaskan pengertian beriman kepada Rasul Allah SWT
3.1.3    Menjenlaskan pentingnya beriman kepada Rasul Allah SWT
3.1.4    Menjelaskan tujuan diutusnya para nabi / rasul Allah SWT.

F.        Materi Pembelajaran
1. Pengertian Nabi dan Rasul
            Nabi berasal dari bahasa Arab “An-Naba” yang berarti berita . Jadi nabi adalah orang yang diberi berita atau penerima berita. Menurut istilah agama, Nabi ialah seseorang yang menerima wahyu dari Allah berkenaan dengan syariat agama, untuk dirinya sendiri tanpa kewajiban menyampaikan kepada manusia lain.
            Rasul berasal dari  bahasa Arab “Ar-Rosul” yang berarti utusan atau orang yang dikirim untuk suatu tugas. Menurut istilah agama, Rasul ialah seseorang yang menerima wahyu dari Allah Swt. berkenaan dengan syariat agama dan ditugaskan untuk menyampaikan kepada orang banyak. Menurut pendapat ini, bahwa setiap rasul adalah nabi, tetapi setiap nabi belum tentu rasul.
            Pengiriman nabi dan rasul kepada umat manusia sangat diperlukan, karena akal manusia sangat terbatas untuk mengetahui rahasia kehidupan, baik kehidupan dunia, maupun kehidupan akhirat. Untuk dapat melaksanakan penyembahan kepada Allah dengan benar dan tepat perlu ada pedoman pelaksanaannya. Maka perlu diutus para rasul untuk mengajarkan bagaimana mengerjakan ibadah dalam arti yang seluas-luasnya.
            Firman Allah Swt. :
Artinya :”(Mereka kami utus) selaku rasul-rasul pembawa berita gembira dan pemberi peringatan  agar supaya tidak ada alasan bagi manusia membantah Allah sesudah  diutusnya rasul- rasul itu. Dan adalah Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.   (Q.S. 4 An Nisaa' 165)

2. Pengertian Beriman kepada Rasul-rasul Allah
            Beriman kepada rasul-rasul Allah artinya mempercayai dan meyakini dengan sepenuh hati bahwa Allah telah memilih orang-orang tertentu sebagai utusan untuk menyampaikannya wahyu kepada umat manusia. Wahyu tersebut berisi tuntunan hidup. Wahyu tersebut juga berisi kabar berita (surga) bagi orang-orang yang taat, dan berisi kabar menyedihkan (neraka) bagi orang-orang yang ingkar.
            Para rasul adalah manusia biasa. Mereka makan, minum, tidur, sehat, sakit, ingat, lupa, mati, dan sebagainya. Adapun yang membedakan antara para rasul dan manusia lainnya adalah bahwa mereka di beri wahyu oleh Allah Swt. Sedangkan manusia lainnya tidak.
            Firman Allah dalam Al Qur’an surat Al Kahfi ayat 110  :
قُلْ إِنَّمَا أَنَا بَشَرٌ مِّثْلُكُمْ يُوحَى إِلَيَّ أَنَّمَا إِلَهُكُمْ إِلَهٌ وَاحِدٌ
Artinya : Katakanlah: "Sesungguhnya aku ini hanya seorang manusia seperti kamu, yang diwahyukan kepadaku: "Bahwa sesungguhnya Tuhan kamu itu adalah Tuhan Yang Esa". ( Q.S Al Kahfi ayat 110 ).

1.   Pentinganya keimanan kepada para nabi/rasul Allah SWT.

            Arti penting keimanan terhadap para rasul Allah Swt adalah sebagai tanda syukur kita terhadap karunia yang telah Allah Swt berikan kepada kita. Disamping itu,keimanan terhadap para rasul juga merupakan salah satu rukun iman. Dengan beriman kepada para rasul membuktikan bahwa kita adalah orang yang beriman dan menerima kebenaran (mukmin). Jika kita tidak mengimani para rasul, berarti kita termasuk orang-orang yang menolak kebenaran (kafir). Perhatikan Firman Allah Swt :
وَمَنْ لَّمْ يُؤْمِنْ بِاللهِ وَرَسُولِهِ فَإِنَّا أَعْتَدْنَا لِلْكَافِرِينَ سَعِيراً

Artinya:”Dan barang siapa yang tidak beriman kepada Allah dan Rasul-Nya maka  sesungguhnya Kami menyediakan untuk orang-orang yang kafir neraka yang  bernyala-nyala.  (Q.S. 48 Al Fath 13)
  Beriman kepada para rasul tidak cukup hanya dengan menghafal nama-namanya saja atau hanya hafal kisah-kisahnya. Beriman kepada para rasul harus dibuktikan dengan meneladani semua perbuatan baiknya. Kita selalu bekerja keras dan tidak mudah putus asa, selalu tabah dan bersabar, selalu siap berjuang di jalan Allah, selalu beribadah kepada Allah, dan menolong sesama manusia.
            Beriman kepada para nabi atau rasul Allah memiliki peranan penting dalam kehidupan kita, diantaranya sebagai berikut :
a. Memperoleh rahmat dari Allah Swt.
b. Memperoleh teladan yang baik dari para nabi atau rasul.
c. Sebagai perantara mengenal Allah Swt. Dengan segala sifat kesempurnaan-Nya.
d. Sebagai pembawa petunjuk dan pedoman hidup, sehingga dapat membedakan antara yang benar dan yang salah.
d. Mengetahui adanya balasan (siksa dan pahala) diakhirat kelak.

4. Tujuan diutusnya pada Nabi / Rasul
            Para nabi atau rasul diutus kepada manusia untuk menyampaikan wahyu Allah Swt wahyu tersebut berisi ajaran tentang hidup dan kehidupan. Ajaran tentang hidup dan kehidupan tersebut disebut syari’at.
Ajaran semua nabi atau rasul pada dasarnya sama,yaitu tentang ajakan untuk beribadah dan meng-Esa-kan Allah Swt sejak nabi Adam a.s sampai` nabi Muhammad SAW.,                                                          
para nabi/rasul berdakwah kepada manusia untuk senantiasa beribadah hanya kepada Allah Swt. Adapun yang berbeda antara satu nabi/rasul dan lainnya adalah tata cara beribadah saja. Para nabi/rasul berdakwah itu memberi khabar gembira dan peringatan kepada manusia. .
            Perhatikan firman Allah Swt berikut :

وَمَا نُرْسِلُ الْمُرْسَلِينَ إِلاَّ مُبَشِّرِينَ وَمُنذِرِينَ فَمَنْ اٰمَنَ وَأَصْلَحَ فَلاَ خَوْفٌ عَلَيْهِمْ وَلاَ هُمْ يَحْزَنُونَ
Artinya:
”Dan tidaklah Kami mengutus para rasul itu melainkan untuk memberi  kabar   gembira dan memberi peringatan. Barang siapa yang beriman dan  mengadakan  perbaikan, maka tak ada kekhawatiran terhadap mereka   dan tidak (pula)   mereka bersedih hati.” (Q.S. 6 Al An'aam 48)

وَلَقَدْ بَعَثْنَا فِي كُلِّ أُمَّةٍ رَّسُولاً أَنِ اعْبُدُواْ اللهَ وَاجْتَنِبُواْ الطَّاغُوتَ
Artinya:
Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat (untuk   menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah Thaghut itu"   (Q.S. An-Nahl:36)
            Dari ayat-ayat Al-Qur’an di atas, sudah jelas bagi kita bahwa Allah telah mengutus para rasul-Nya untuk menyampaikan kabar dan petunjuk kepada umat manusia. Kita wajib percaya dengan sepenuh hati akan adanya para rasul utusan Allah.

G.    Metode Pembelajaran
Metode:
1.    TanyaJawab
2.    Inquary learning
3.    Diskusi

H.    Media Pembelajaran
Gambar/ Poster
Multimedia Interaktif/CD Interaktif /Video

I.     Sumber Belajar
1.  Buku paket Aqidah Akhlaq kls VIII, Penerbit tiga serangkai
2.  Buku LKS Aqidah Akhlaq kls VIII semester genap
3.  Buku Kisah 25 nabi dan Rasul

J.     Langkah-langkah Pembelajaran
No.
Kegiatan
Waktu
1.
Pendahuluan
a.     Membuka pembelajaran dengan salam dan berdo’a bersama dipimpin oleh salah seorang peserta didik dengan penuh khidmat;
b.     Memulai pembelajaran dengan membaca al-Qur’an surah pendek pilihan dengan lancar dan benar (nama surat sesuai dengan program pembiasaan yang ditentukan sebelumnya);
c.     Memperlihatkan kesiapan diri dengan mengisi lembar kehadiran dan memeriksa kerapihan pakaian, posisi dan tempat duduk disesuaikan dengan kegiatan pembelajaran;
d.    Mengajukan pertanyaan secara komunikatif berkaitan dengan pengertian dan pentingnya beriman kepada Rasul Allah swt (pre tes)
e.     Menyampaikan kompetensi dasar dan tujuan yang akan dicapai;
f.      Menyampaikan tahapan kegiatan yang meliputi kegiatan mengamati, menyimak,menanya, berdiskusi, mengkomunikasikan dengan menyampaikan, menanggapi dan membuat kesimpulan hasil diskusi

10
menit
2.
Kegiatan Inti
a.  Mengamati
·      mengamati silsilah para rasul AllahSwt melalui gambar
·      Mengamati  kisah perjuangan salah satu rasul Allah swt baik melalui tayangan media IT secara klasikal.
·      Menyimak penjelasan guru tentang pentingnya mengimani rasul Allah setelah mengamati kisah  perjuangan satu rasul secara klasikal maupun individual.
·      Menyimak tujuan diutusnya nabi / rasul Allah setelah mengamati kisah  perjuangan satu rasul secara klasikal maupun individual.

b.  Menanya
·      Melalui motivasi dari guru mengajukan pertanyaan tentang  nama-nama para rasul Allah Swt
·      Mengajukan pertanyaan terkait dengan pengertian  nabi / rasul Allah Swt
·      Mengajukan pertanyaan terkait dengan pentingnya beriman kepada   nabi / rasul AllahSwt
·      Mengajukan pertanyaan terkait dengan tujuan diutusnya   nabi / rasul AllahSwt

c.  Eksperimen/Explore
·      Peserta didik mengemukakan isi gambar / tayangan media tersebut
·      Secara berkelompok mendiskusikan pengertian nabi / rasul beserta, dan pengertian beriman kepada rasul Allah swt.
·      Secara berkelompok mendiskusikan pentingnya beriman kepada rasul Allah
·      Secara berkelompok mendiskusikan tujuan diutusnya nabi / rasul Allah swt.

d.  Asosiasi
·      Secara kelompok menghubungkan manfaat beriman kepada rasul Allah swt seperti yang dialami sendiri oleh peserta didik
·      Mengemukakan argumentasi tentang pentingnya beriman kepada rasul Allah swt.  
·      Mengemukakan argumentasi tentang tujuan diutusnya nabi / rasul Allah swt.

e.  Komunikasi.
·      Menyampaikan hasil diskusi tentang ; a) pengertian nabi / rasul beserta; b) pengertian beriman kepada rasul Allah swt.; c) pentingnya beriman kepada rasul Allah swt., dan d) tujuan diutusnya nabi / rasul Allah swt.
·      Menanggapi hasil presentasi (melengkapi, mengkonfirmasi, menyanggah)
·      Membuat kesimpulan dibantu dan dibimbing guru


80 menit
3.
Penutup
a.  Melaksanakan penilaian
b. Merencanakan kegiatan tindak lanjut
c.    Guru menyampaikan pesan-pesan

10 menit

K.    Penilaian Hasil Belajar
Tugas :
·      Mengisi rubrik tentang nama nabi / rasul Allah Swt.
·      Menceritakan isi gambar tentang silsilah para nabi / rasul Allah swt.

Observasi :
·      Mengamati pelaksanaan diskusi dengan menggunakan lembar observasi terakait dengan ;
                   i.    menceritakan isi tayangan media tentang kisah  perjuangan salah satu rasul Allah swt.
                  ii.    sikap yang ditunjukkan siswa terkait dengan tanggung jawabnya terhadap pelaksanaan jalannya diskusi dan kerja kelompok.

Portofolio
·      Membuat paparan tentang pentingnya beriman kepada rasul Allah secara berkelompok.
·      Membuat paparan tentang tujuan diutusnya nabi / rasul Allah swt.

Tes
·      Tes dalam bentuk lisan;
-  Menjelaskan pengertian nabi dan rasul Allah Swt.
-  Menjelaskan pengertian beriman kepada rasul Allah Swt.
·      Tes tulis bentuk uraian
1.     Jelaskan pengertian beriman kepada nabi dan rasul Allah Swt!
2.     Sebutkan nama-nama rasul Ulul Azmi!
3.     Jelaskan tujuan diutusnya nabi / rasul Allah swt!

Kunci jawaban tes tulis:
1.    Iman kepada nabi dan rasul Allah adalah .........
2.    Nama-nama rasul ulul azmi adalah ...........
3.    Tujuan diutusnya nabi / rasul Allah swt adalah .......

Non Test
a.   Pengamatan Sikap Spiritual
No
Pernyataan
Setuju
Ragu-ragu
Tdk setuju
Nilai
1
Meyakini adanya nabi / rasul adalah wajib




2
Diantara para Nabi / rasul ada yang wanita*




3
Adanya Nabi / rasul  sebagai teladan manusia




4
Dst....





Pedoman penskoran:
Skor 2 jika setuju
Skor 1 jika ragu-ragu
Skor 0 jika tdk setuju
NB: * skor dibalik
            Skor perolehan
Nilai = --------------------- x 100
            Skor maksimal

b.   Pengamatan Sikap Sosial
No
Nama Siswa
Aspek yg Diamati

Jujur
Kerjasama
Percaya diri
Menghargai orang lain
Nilai





















Pedoman penskoran:

BT= Belum Terlihat                    skor 1
MT= Mulai  Terlihat                    skor 2
MB= Mulai Berkembang              skor 3
MK= Membudaya dan konsisten  skor 4

            Skor perolehan
Nilai = --------------------- x 100
                  Skor maksimal
Keterangan:     
BT    :   Belum Terlihat (apabila peserta didik belum memperlihatkan tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator).
MT   :   Mulai Terlihat (apabila peserta didik sudah mulai memperlihatkan adanya tanda-tanda awal perilaku yang dinyatakan dalam indikator tetapi belum konsisten).
MB   :   Mulai Berkembang (apabila peserta didik sudah memperlihatkan berbagai tanda perilaku yang dinyatakan dalam indikator dan mulai konsisten).
MK   :   Membudaya (apabila peserta didik terus menerus memperlihatkan perilaku yang dinyatakan dalam indikator secara  konsisten).



Mengetahui,
Kepala ......




...............................................
NIP. ......................................
......................, ......................................

Guru Mata Pelajaran Aqidah-Akhlak,




.................................................
NIP. ........................................


EmoticonEmoticon