Contoh Laporan PPL Praktik Pengalaman Lapangan

Contoh  Laporan PPL Praktik Pengalaman Lapangan
Membuat laporan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan) merupakan sebuah kewajiban bagi mahasiswa setelah melakukan tugasnya di lembaga pendidikan atau sekolah yang menjadi tempat pelaksanaan. Hanya saja, membuat laporan tersebut tidak semudah yang kita bayangkan. Karena dalam laporan PPL Praktik Pengalaman Lapangan, harus sesuai dengan apa yang telah dilakukan mahasiswa selama mengikuti kegiatan PPL. untuk cara membuatnya, silahkan klik disni : Cara membuat laporan PPL

Agar lebih mudah dalam membuat laporan PPL, silahkan simak contoh laporan PPL Praktik Pengalaman Lapangan dibawah ini. Namun sebelum itu, perlu diketahui, bahawa format laporan antar tiap lembaga berbeda-berda. Biasanya setiap peserta PPL sebelumnya sudah diberikan buku panduan dari kampus, yang didalamnya berisi petunjuk-petunjuk yang berkaitan dengan PPL itu sendiri. Berikut contohnya :

BAB I
PENDAHULUAN
  1. Latar Belakang
Pendidikan dipandang sebagai salah satu aspek yang memiliki peranan pokok dalam membentuk generasi mendatang, yang diharapkan dapat menghasilkan manusia berkualitas dan bertanggung jawab serta mampu mengantisipasi masa depan. Pendidikan dalam maknanya yang luas senantiasa menstimulir dan menyertai perubahan-perubahan dan perkembangan umat manusia dan berupaya untuk senantiasa mengantar dan membimbing perubahan dan perkembangan hidup serta kehidupan manusia.

Tujuan pendidikan nasional menurut UUD 1945 (versi Amendemen), Pasal 31, ayat 3 menyebutkan, “Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pendidikan nasional, yang meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta ahlak mulia dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, yang diatur dengan undang-undang.” Pasal 31, ayat 5 menyebutkan, “Pemerintah memajukan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan menunjang tinggi nilai-nilai agama dan persatuan bangsa untuk kemajuan peradaban serta kesejahteraan umat manusia.”Jabaran UUD 1945 tentang pendidikan dituangkan dalam Undang-Undang No. 20, Tahun 2003. Pasal 3 menyebutkan, “Pendidikan nasional berfungsi mengembangkan kemampuan dan membentuk watak serta peradaban bangsa yang bermartabat dalam rangka mencerdaskan kehidupan bangsa, bertujuan untuk berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, dan menjadi warga negara yang demokratis serta bertanggung jawab.”

Untuk mencapai tujuan pendidikan nasional tersebut, maka guru mempunyai tugas dan peranan yang sangat penting. Tugas seorang guru tidak hanya memberikan pengetahuan kepada siswa tetapi lebih jauh dari itu juga turut membentuk pribadi anak didik agar menjadi manusia pembangunan sesuai dengan yang dinyatakan dalam falsafah negara Pancasila dan UUD 1945. Pendidikan merupakan proses pendewasaan anak menuju sikap yang dapat mempertanggung jawabkan segala pikiran maupun pola tingkah lakunya sehari-hari. Mengingat beratnya tugas tersebut, maka seorang guru hendaknya menguasai 4 (empat) kompetensi utama meliputi kompetensi pedagogik, profesional, personal, dan sosial sehingga dapat dihasilkan guru yang profesional.

Secara teoritis, sebagai calon seorang guru tidak cukup hanya dibekali dengan ilmu pengetahuan tentang pendidikan, tetapi harus dilengkapi dengan pengalaman yang cukup sebagai aplikasi antara teori dengan kenyataan yang dihadapi di lapangan. Penguasaan keterampilan mengajar dan kemampuan dasar adalah unsur penting bagi mahasiswa calon guru, terlebih lagi dengan tuntutan kurikulum yang setiap waktu selalu berubah-ubah.
Berdasarkan hal tersebut, kegiatan program pengalaman lapangan (PPL) sangatlah perlu untuk dilaksanakan. Dengan adanya pelaksanaan PPL ini, mahasiswa calon pendidik diharapkan dapat memperoleh ilmu yang selama ini tidak mereka peroleh di bangku kuliah, tetapi juga situasi dunia pendidikan yang sesungguhnya melalui kenyataan yang mereka lihat dan alami di lapangan.
  1. Pengertian PPL
Program pengalaman lapangan merupakan kegiatan intrakulikuler yang harus dilaksanakan oleh semua mahasiswa. Kegiatan tersebut mencakup latihan maupun tugas-tugas kependidikan diluar pengajar yang dilaksanakan dengan suatu bimbingan secara terpadu untuk memenuhi persyaratan pembentukan profesi pendidik yang professional.

Program Pengalaman Lapangan (PPL) adalah titik kulminasi dari seluruh program pendidikan yang telah dihayati dan dialami oleh mahasiswa di bangku kuliah. PPL merupakan ajang pelatihan untuk menerapkan berbagai pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan dalam rangka pembentukan guru yang profesional. 

Dengan demikian PPL adalah suatu program yang memasyarakatkan kemampuan aplikatif dan terpadu dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam pelatihan berupa kinerja dalam semua hal yang berkaitan dengan jabatan keguruan, baik kegiatan mengajar maupun tugas-tugas keguruan lainnya. Kegiatan PPL ini diarahkan dalam bentuk : pelatihan terbatas, pelatihan terbimbing, dan pelatihan mandiri. Semua kegiatan ini harus terjadwal secara sistematis, di bawah bimbingan dosen pembimbing dan guru pamong.

  1. Tujuan PPL
Pelaksanaan praktek pengalaman lapangan ini memiliki dua tujuan yaitu:
  1. Tujuan Umum
Membentuk mahasiswa calon guru yang mampu melaksanakan tugas keguruan secara mandiri ditempat tugasnya. Melaksanakan pengajaran secara mandiri serta memberikan bimbingan kepada siswa yang bermasalah. Melaksanakan tugas administrasi rutin sekolah / kelas. Memperoleh kesempatan berlatih bagi mahasiswa calon guru untuk menanyakan dan mengintegrasiakan antara teori yang dipelajari di kampus/dibangku kuliah kedalam kehidupan nyata.
  1. Tujuan Khusus
    1. Menerapkan secara langsung teori – teori yang telah diperoleh selama mengikuti perkuliahan dan pengalaman lapangan.
    2. Untuk mengetahui sejauh mana tentang situasi dan kondisi serta keadaan sekolah.
    3. Memiliki dan menguasai berbagai ketrampilan dasar mengajar.
    4. Mampu melaksanakan keterampilan mengajar pada mata pelajaran yang diajarkan.
    5. Mampu menarik pelajaran dari penghayatan dan pengalamnnya selama latihan untuk dijadikan bahan refleksi terhadap pembentukan sikap profesional sebagai guru.
    6. Memiliki suatu stanar kompetensi profesional keguruan yang dihasilkan oleh suatu LPTK.
    7. Menerapkan berbagai kemampuan profesional keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata.
    8. Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial di lingkungan sosial sekolah.
    9. Mampu mengerjakan tugas administrasi sekolah dan kelas.
    10. Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan pengalaman selama pelatihan melalui refleksi dalam bentuk laporan.
  1. Sasaran PPL
Sasaran yang ingin dicapai dari pelaksanaan Praktek Pengalaman Lapangan ini adalah membentuk pribadi calon pendidik yang memiliki seperangkat ilmu pengetahuan, keterampilan, nilai dan sikap serta mampu dan tepat menggunakannya didalam menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran disekolah maupun diluar sekolah.
  1. Manfaat PPL
Adapun manfaat yang diperoleh dari kegiatan PPL ini antara lain :
  1. Mahasiswa PPL mendapatkan pengalaman tentang bagaimana caramelaksanakan kegiatan belajar mengajar dalam suatu lembaga pendidikan.
  2. Mahasiswa tidak merasa asing jika kelak telah menjadi seorang guru karena telah mendapatkan pengalaman sebelumnya.
  3. Mahasiswa PPL memperoleh kesempatan untuk mempraktekkan teori yang didapatkan pada saat perkuliahan.
  4. Sekolah akan memperoleh informasi tentang perkembangan dunia pendidikan pada umumnya dan perkembangan teori-teori pada bidang- bidang tertentu, sehingga kehadiran mahasiswa PPL tidak perlu dianggap penghambat pelaksanaan PBM, tetapi merupakan suatu kebutuhan.
  5. Perguruan tinggi akan memperoleh informasi tentang PBM di Sekolah, terutama kurikulum yang digunakan dan perangkat-perangkat yang berfungsi untuk menunjang PBM tersebut dan dari informasi tersebut, perguruan tinggi dapat mempersiapkan tenaga- tenaga professional dibidangnya.
Silahkan download file lengkapnya di (Klik) : Contoh Laporan PPL


EmoticonEmoticon