Asal Usul Kecamatan Ambunten Sumenep

kecamatan ambunten
Ambunten merupakan salah satu Kecamatan di Kabupaten Sumenep yang memiliki 15 (lima belas) Desa atau kelurahan. Desa-Desa tersebut yaitu : Ambunten Timur. Ambunten Barat. Ambunten Tengah. Tambak Gung Barat. Tambak Agung Tengah. Tambak Agung Ares. Tambak Agung Timur. Sogian. Keles. Bukabu. Campor Barat. Campor Timur. Belluk Kenek. Belluk Raja. Belluk Ares

Mengenai sejarah Kecamatan Ambunten, konon kalau dilihat dari redaksi bahasanya. Nama Ambunten terbentuk dari dua suku kata Mahasa Madura. Yakni : Ambu ( berhenti ) dan Enten ( Tidak ). Jadi Ambunten kalau di bahasa Indonesiakan menjadi : tidak berhenti/Berhenti Tidak.

Atau redaksi diatas disederhanakan dalam bahasa percakapan. Seumpama tradisi orang Madura ketika ada orang lewat, maka tuan rumah mengatakan : "Ambu Ghallu" (berhenti dulu). Maka orang yang disapa biasanya menjawab :"Enten, Kalangkong" (Tidak, terimakasih). Jadi orang menyapa dengan "Berhenti......!!!" Orang yang disapa menjawab "Tidak....!!!"

Sejarah lain menyebutkan bahwa(*dikutip dari matamadura.com) nama Ambunten tidak bisa lepas dari nama besar Raden Demang Singoleksono atau yang dikenal dengan panggilan Kiai Macan. Salah satu tokoh legendaris keraton Sumenep, yang kini jejaknya sudah hampir pudar di benak warga, khususnya di kawasan pesisir utara itu. Padahal, sosok agung yang mengingatkan kita pada nama Ratu Sima di bumi Jawa ini, berperan besar dalam membentuk peradaban maupun proses  pemupukan Islamisasi  di wilayah mardikan tersebut.

Secara genealogi, berdasarkan catatan kuna silsilah Kiai Macan yang disimpan salah satu keturunannya, Raden Imamiyah; Kiai Macan merupakan keturunan langsung dari Raden Ario Sutojoyo, salah satu Manteri keraton Sumenep yang berkedudukan di Sotabar.

Dua desa di kecamatan Ambunten merupakan tempat keraton Sumenep yaitu di desa Kelesa Dusun Mandaraja (Panembahan Mandaraja) dan di Desa Bukabu (Pangeran Bukabu)

Kecamatan Ambunten juga memiliki pantai. Walaupun tidak familiar semisal pantai Lombang dan Pantai Salopeng. Namun pantai di Ambunten memberikan daya tarik bagi masyarakat disana. Pantai yang Indah dan masih alami. Terletak di Desa Beluk Ares yaitu Pantai Tanerros dengan bebatuan serta karang yang sangat indah dan alami.

Disisi lain, Kecamatan Ambunten juga memiliki sungai yang sering dijadikan sebagai pelabuhan perahu-perahu nelayan. Perahu-perahu nelayan diikatkan pada pohon-pohon kepala yang berderat di tepi sungai, pada masing-maing pohon kelapa terdapat dermaga  yang terbuat dari sebilah atau dua bilah bambu yang diikat melintang di batang kelapa.


EmoticonEmoticon