I'rab Al Qur'an Surat Al Lahab

Qs. Al Lahb
Kali ini kita akan belajar dan latihan cara mengi'rab dari Surat dan Ayat-ayat Al Quran. Dengan belajar i'rab sedikit demi sedikit, akan membantu kita dalam belajar bahasa arab. Terutama agar bisa membaca kita kuning.

Qs. Al Lahb

بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيمِ
¤ تَبَّتْ يَدا أَبِي لَهَبٍ وَتَبَّ ¤ ما أَغْنى عَنْهُ مالُهُ وَما كَسَبَ ¤ سَيَصْلى ناراً ذاتَ لَهَبٍ  ¤ وَامْرَأَتُهُ حَمَّالَةَ الْحَطَبِ  ¤ فِي جِيدِها حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ

Artinya :
Binasalah kedua tangan Abu Lahab dan sesungguhnya dia akan binasa. Tidaklah berfaedah kepadanya harta bendanya dan apa yang ia usahakan. Kelak dia akan masuk ke dalam api yang bergejolak. Dan (begitu pula) istrinya, pembawa kayu bakar Yang di lehernya ada tali dari sabut.

I'rab :

تَبَّتْ = fi’il madhi mabni fathah yang bersambung dengan ta’ ta’nits sakinah.

يَدا = failnya yang dibaca marfu’. tanda rafa’nya adalah alif, karena isim mutsanna/tastniyah, asalnya يَدان , nun dibuang karena merupakan idhafah, sebagai mudhaf.

أَبِي لَهَبٍ ( Susunan mudhaf)

أَبِي = mudhaf ilaihi yang dibaca majrur karena idhafah. tanda jarnya berupa yaa’ karena asma’ul khamsah.

لَهَبٍ = mudhaf ilaihi yang dibaca majrur. Tanda jarnya dengan kasrah.

وَ  = Huruf athaf.
تَبَّ : fi’il madhi mabni  fathah, failnya adalah dhamir mustatir taqdirnya هو

ما أَغْنى عَنْهُ

ما = ma nafiyah, tidak ada amal padanya.
terdapat juga i’rab ما yang lain, yaitu sebagai isim istifham, pertanyaan, tapi bermakna pengingkaran. mabni sukun fii mahalli nashbin, maf’ul bih muqaddam untuk fi’il أَغْنى atau fii mahalli raf’in, mubtada’ dan khabarnya adalah jumlah أَغْنى 

أَغْنى = fi’il madhi mabni  fathah yang diperkirakan di atas alif.

عَنْهُ = jar majrur muta’alliq dengan أَغْنى

مالُهُ وَما كَسَبَ

مالُهُ = fa’il dari أَغْنى, dibaca marfu’. tanda rafa’ berupa dhammah, هُ dhamir muttashil pada kedudukan jar, karena idhafah sebagai mudhaf ilaihi.

وَ = huruf athaf
ما = isim maushul mabni  sukun, pada kedudukan rafa’ karena mengikuti مالُهُ

كَسَبَ = fi’il madhi, mabni fathah. failnya adalah dhamir mustatir, taqdirya adalah هو

سَيَصْلى ناراً ذاتَ لَهَبٍ

سَ = bermakna yang akan datang untuk taukid
يَصْلى = fiil mudhari’ yang dibaca marfu’, tanda rafa’nya adalah dhammah yang dikira-kira. Failnya adalah dhammir mustatir jawazan, taqdirnya adalah هو kembali kepada أَبِي لَهَبٍ.

ناراً = merupakan maf’ul bihi dari يَصْلى , yang dibaca manshub dengan tanda nashab harokat fathah.

ذاتَ لَهَبٍ =  sifat atau na’at dari ناراً. dibaca manshub, tanda nashabnya adalah fathah, dengan hilangnya tanwin pada ذاتَ karena merupakan mudhaf dari لَهَبٍ . karena hubungan idhafah, sebagai mudhaf ilaihi, maka لَهَبٍ majrur, dengan tanda jar berupa kasrah.

وَامْرَأَتُهُ

وَ = wawu athaf,

امْرَأَتُهُ = i’rabnya mengikuti fail سَيَصْلى yang dibaca marfu’, dengan tanda rafa’ harakat dhammah.

هُ = merupakan mudhaf ilahi dari امْرَأَةُ. fii mahalli jarin

حَمَّالَةَ الْحَطَبِ

حَمَّالَةَ = hal atau keterangan dari امْرَأَتُهُ , dibaca manshub dengan tanda nashab harokat fathah, dengan hilangnya nun karena merupakan mudhaf dari الْحَطَبِ.

الْحَطَبِ = mudhaf ilaihi yang dibaca majrur karena idhafah dengan tanda jar berupa kasrah.

فِي جِيدِها حَبْلٌ مِنْ مَسَدٍ 

فِي جِيدِ = jar wa majrur muta’alliq dengan khabar muqaddam .
ها = dhamir muttashil, mabni sukun, fii mahalli jarin, karena idhafah.
حَبْلٌ = mutada’ muakhar, marfu’ dengan tanda rafa’nya berupa dhammah.

مِنْ مَسَدٍ jar wa majrur muta’alliq dengan shifat yang dihilangkan dari حَبْلٌ dan مِنْ huruf jar bayani .
مَسَدٍ majrur dengan tanda jar berupa kasrah. Karena dimasuki huruf jar مِنْ


EmoticonEmoticon