Kuliah Beasiswa Gratis Di Stit Al-Ishlah Bondowoso

stit al ishlah bondowoso
(GEDUNG STIT AL ISHLAH BONDOWOSO)

Salah satu yang diincar oleh pelajar lulusan Sma adalah kuliah gratis. Dengan beasiswa kuliah gratis siapa yang tidak senang. Selain meringankan beban orang tua, juga pengiritan pengeluaran di dompet. Salah satu perguruan tinggi yang menyediakan beasiswa adalah Stit Al Ishlah Bondowoso. Perguruan tinggi yang berada di Naungan Pondok Pesantren Al Ishlah Bondowoso.

Selama saya kuliah di sini juga dengan beasiswa gratis, meskipun tidak sampai lulus karena kepentingan lembaga untuk segera pulang. Stit Al-Ishlah memberikan beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu. Bahkan pada masa angkatan saya, hampir seluruhnya kuliah gratis. Hanya beberapa mahasiswa yang kuliah tanpa beasiswa.

STIT Al-Ishlah didirikan pada tanggal 17 juli 2003 oleh K.H. Muhammmad Ma’shum selaku Pimpinan Pondok Pesantren Al-Ishlah. Terdaftar di Pemerintahan dalam Surat Keputusan Direktur Jenderal Kelembagaan Agaama Islam Departemen Agama RI nomor Dj. II/531/2003 tanggal 20 November tahun 2003. Keputusan tahap kedua Direktur Jenderal Kelembagaan Agama Islam Departemen Agama RI nomor: Dj.I/557/2009. STIT Al-Ishlah kini telah mendapatkan status Terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) berdasar Surat Keputusan Nomor: 001/BAN-PT/Ak-XIII/S1/IV/2010, tertanggal 16 April 2010.
stit al ishlah
(KENANGAN WAKTU OSPEK STIT AL ISHLAH)

VISI
STIT Al-Ishlah Bondowoso sebagai Perguruan Tinggi yang berkomitmen mengembangkan ilmu keislaman, kompetitif, berdaya saing, berkelanjutan, bermanfaat bagi pengembangan dakwah, pembangunan umat dan bangsa menuju Baldah Thoyyibah yang diridhoi oleh Allah SWT.    

MISI
Melaksanakan fungsi Perguruan Tinggi, untuk menghasilkan lulusan yang beriman, bertaqwa, berakhlak mulia, cerdas, terampil, giat beramal dan mengembangkan syiar Islam demi terwujudnya masyarakat madani yang diridhoi oleh Allah SWT.

TUJUAN
Melahirkan Sarjana Muslim yang professional dan ahli dibidang pendidikan agama Islam serta mampu menerapkannya di masyarakat.

KULIAH SAMBIL NYANTRI
Selain sebagai mahasiswa, disana juga bisa nyantri belajar ilmu agama lebih mendalam, tahfidz Al Quran, berbahasa arab, belajar kitab kuning, menjadi pendakwah dll. Para mahasiswa Stit Al Ishlah kebanyakan tinggal di dalam asrama pesantren dan sebagian besar adalah mahasiswa dengan program beasiswa 50% s/d 100% yang disediakan oleh Yayasan Al-Ishlah. 

STIT Al-Ishlah juga menyelenggarakan kegiatan akademik tambahan dalam bentuk kajian kitab kuning yang ditujukan bagi semua mahasiswa untuk pendalaman sumber-sumber pokok ajaran islam, dengan materi kajian yaitu, Tafsir Ayat Ahkam, Mukhtashor Hadits Shohih Muslim, Kegiatan tersebut dilaksanakan dalam bentuk sorogan dan materi Qawaidul Lughoh al-Arabiyah (Nahwu-Shorof) serta Tarjamah Al-Qur’an Lafdziyah dalam bentuk matrikulasi (perkuliaha remedial0 dengan bobot SKS 0 (nol) SKS.

KOMPETENSI LULUSAN                                                               
Profil lulusan STIT Al-Ishlah yaitu Melahirkan Sarjana Muslim yang professional dan ahli di bidang pendidikan agama Islam serta mampu menerapkannya di masyarakat.

 Profesi lulusan antara lain yaitu :
Profesi Utama menjadi guru pendidikan agama Islam di SMP / MTs, SMA / MA atau yang sederajat yang mengusai materi-materi pelajaran agama Islam dan Profesi Alternatif Pertama, menjadi guru bahasa Arab; Kedua, menjadi guru bahasa Inggris; Ketiga, menjadi Da’i / Muballigh yang menguasai materi-materi dakwah Islam.

Kompetensi lulusan STIT Al-Ishlah adalah :

pertama, memahami secara Komprehensif wawasan pendidikan Islam; 
Kedua, menjadi tenaga pengajar Islam yang professional;  
Ketiga, menjadi tenaga pengajar pendidikan agama Islam yang mencintai ilmu; 
Keempat, menjadi pengajar pendidikan Agama Islam  yang mempunyai sikap inovatif, kreatif dan responsive; 
Kelima, memliliki kreatifitas dalam mengaplikasikan teori-teori pengajaran;
Keenam, mendalami bidang-bidang ilmu agama Islam; 
Ketujuh, memiliki ketrampilan dalam mengajar mata pelajaran bahasa Arab; 
Kedelapan, memiliki ketrampilan dalam mengajar mata palajaran bahasa Inggris; dan 
Kesembilan, mempunyai ketrampilan dalam melaksanakan tugas sebagai Da’i (menyampaikan ajaran Agama Islam kepada masyarakat)


EmoticonEmoticon