Gemeruh Pawai Sumpah Mahasiswa Stita

aqidah usymuni

30 Agustus 2017. Bunyi sirine membuat orang penuh tanda tanya. Suara drumb band membuat siapa saja antri dijalanan. Gemeruh suara sumpah mahasiswa membuat yang mendengar tak ingin ketinggalan. Masyarakat berbondong-bondong untuk menyaksikan ada apa dijalanan. 

Ternyata disana ada barisan mahasiswa yang sedang pawai dikawal Polsek Kota. Mereka menyuarakan semangat Nasionalismenya, menunjukkan identitas kemahasiswaannya. Merekalah para Mahasiswa Stita, yang sedang mengikuti Ospek untuk kampus tercintanya. Mereka bersumpah dengan Sumpah Mahasiswa Indonesia.

Sumpah Mahasiswa

"Kami Mahasiswa Indonesia Bersumpah.

Bertanah Air Satu. Tanah Air Tanpa Penindasan

Kami Mahasiswa Indonesia Bersumpah.

Berbangsa Satu. Bangsa yang Gandrung akan Keadilan

Kami Mahasiswa Indonesia Bersumpah.

Berbahasa Satu. Bahasa Tanpa Kebohongan"

Mereka juga melantunkan dengan suara lantang dan penuh antusias serta penuh semangat tanpa batas "Hidup Mahasiswa".
mahasiswa

Tiap kali mendengar suara mahasiswa. Ada rasa haru bergetar di dalam hati, perasaan haru antara bangga dan bahagia. Bangga karena merekalah aset masa depan, bahagia karena mereka ada untuk kita. 

Mahasiswa Stita dengan bendera merah putih ditangannya, ditambah lagu-lagu nasionalismenya. Menyemarakkan siang ini melalui pawai di bulan kemerdekaan Negaranya. 

Di sepanjang perjalanan, masyarakat sedang menyaksikan dengan bidikan kamera videonya. Mereka sibuk seakan sedang membuat film. Yang tak kalah menarik, acara ini dikawal oleh pasukan Drumb Band dari Pondok Pesantren Aqidah Usymuni, yang mebuat orang-orang berdatangan.

Para mahasiswa baru Stita melakukan long march dari Jl. Kh. Zainal Abidin menuju Jl. Trunoyo sampai  Jl. Urip Sumaharjo. Mereka meneriakan yel-yel dan orasi kebangsaan serta lagu-lagu kemahasiswaan.

Tak mau ketinggalan, mereka juga melakukan Bakti Sosial dalam perjalanan sebagai bentuk bahwa mahasiswa juga bisa berbagi. Menunjukkan nila-nalai kemanusiaan. Bahwa mahasiswa tidak melulu merasakan peliknya belajar dikampus, tetapi juga merasakan apa yang dirasakan orang.

Inilah mahasiswa. Pewaris peradaban, yang telah menggoreskan sebuah catatan kebanggaan di lembar sejarah peradaban manusia. Hidup Mahasiswa!


EmoticonEmoticon