Alifurrahman Seword.com Dan Tulisan-Tulisanya

alifurrahman seword.com
Namanya Alifurrahman S Asyari. Alan Budiman di akun kompasiana. Entah dari mana asalnya, sebab identitasnya hanya sebatas akun medsos dan seword.com-nya. Tak ada biografi maupun autobiografi yang menuliskannya. Katanya, ia alumni Pesantren terbesar di Madura, Al Amien Prenduan Sumenep. Sayangnya, wataknya tak mencerminkan ia sebagai anak pesantren. 

Alifurrahman S Asyari, seorang pakar agama abad kekinian, yang mungkin dia merasa pangkatnya lebih tinggi dari ulama-ulama Indonesia sekelas Ust. Arifin Ilham, Aagym, dan lainnya. Sebab dia pernah merendahkan Habib Rizieq, Ust. Arifin Ilham, Aagym, dan ulama-ulama lainnya dengan julukan pasukan daster. 

Saking dari tingginya  maqom Alifurrahman S Asyari, orang berdoa pun disebut setan, sebagaimana doa Muhammad Syafi’i ketika penutupan Sidang Paripurna MPR. Tapi tahukah anda? Bahwa setan itu takut dengan yang namanya doa. Jadi, jika ada orang  kepanasan dengan doa, berarti dia adalah?. 

Tak berhenti disitu, ia membenarkan ucapannya dengan membuat artikel kembali dengan membawa hadits, entah hadits dari mana riwayat tidak jelas hadits nomor kebarapa, yang penting asbun alias asal bunyi“Akan datang suatu kelompok manusia yang zalim dalam berdoa.” (H.R Abu Daud. Hadist Hasan Shahih). Saudara, hati-hatilah dalam menyampaikan hadits. Jika berdusta atas nama Nabi, maka hendaklah mengambil tempat dduknya dineraka. 

Dari Samurah radliyallahu anhu berkata, telah bersabda Rosulullah Shallallahu alaihi wa sallam, “Barangsiapa yang menyampaikan suatu hadits dariku padahal ia mengetahui bahwasanya ia berdusta maka dia adalah salah seorang pendusta”. (HR Muslim, at-Turmudziy: 2664 dan Ahmad: V/ 19. Lihat pula Shahih al-Jami’ ash-Shaghir: 6199 dan Mukhtashor Shahih Muslim: 1863).

Alifurrahman juga menyebut Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Ma’ruf Amin sebagai antek Susilo Bambang Yudhoyono. Jonru disebut iblis. Amin Rais yang berkhutbah di hari raya Idul Adha di masjid Istiqlal disebut setan. Ulama-ulama yang berkumpul di istiqlal beberapa hari yang lalu telah menjual agama untuk kepentingan politik. Hebat betul orang jebolan Al Amien pakar mantan ini. Tapi saya yakin, Al Amien tidak ajarkan itu padanya. Sesama kaum santri, tentunya kita tahu etika dan tatakrama.

Seringkali Saudara Alifurrahman ini bertindak melampaui batas dengan apa yang ditulisnya. Mulai dari kata-kata yang tidak pantas hingga berbuat fitnah. Seperti artikelnya yang telah dihapus yang berjudul "Bukti Anies Jatuh Dalam Kubangan Setan" ia pun dilaporkan oleh Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Perindo kepada pihak yang berwajib. 

Di seword.com nya ia juga pernah menerbitkan artikel dengan judul "Munafikun!!! Akhirnya Ketua MUI Mengakui Ditelpon SBY Sebelum Menyatakan Ahok Menista Agama!" Namun, namanya juga fitnah hoax belaka, Seword menghapus artikel tersebut. Mungkin ia menyadari sekaligus takut menjadi sasaran amarah umat Islam. Ternyata pakar mantan juga tidak berani mempertanggung jawabkan dari fitnah yang dilakukan.

Seharusnya, dengan situs yang besar itu dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya. Tapi acapkali Alifurrahman tak bisa mengkontrol dalam mengelola situs sewordnya. Ia membabi buta menyerang dengan kata-kata yang tidak pantas dilontarkan terhadap orang-orang yang tidak sepaham dengannya, terutama yang kontra dengan Ahok maupun Jokowi.

Namun apalah daya jika watak tak dapat dirubah, sifatnya sudah mengkental, meskipun ribuan kritik saran nasehat ceramah fatwa sudah tak mempan. Toh, perbuatan seseorang akan kembali pada dirinya sendiri.

Ahir kata dari saya, semoga Allah memberikan hidayah kepadanya, mengampuni kesalahannya dan kesalahan kita semua. Sebab manusia memang tempat pabrik kesalahan.

 Wallahu A'lam.


EmoticonEmoticon