Pengertian Dan Objek Ilmu Sharaf

objek ilmu sharaf

Apa pengertian Sharaf?
Sharaf yaitu ilmu yang mempelajari seluk beluk bentuk kata dalam bahasa Arab. yang mengkaji akar kata untuk mengetahui bentuk-bentuk kata Arab dengan segala hal ikhwalnya di luar i’rab dan bina.

Pengertian ilmu sharaf dapat didefinisikan sebagai ilmu untuk mengetahui bentuk-bentuk kata dalam bahasa Arab, Perubahan bentuk kata ini dalam prakteknya disebut Tashrif. Oleh karena itu dinamakan Ilmu Sharaf (perubahan, berubah).

Qaidah :
اِعْلَمْ، اَََنَّ التَّصْرِيْفَ فِي اللُّغَةِ: التَّغْيِيْرُ، وَفِي الصَّنَاعَةِ: تَحْوِيْلُ اْلأَصْلِ الْوَاحِدِ إِلَى أَمْثِلَةٍ مُخْتَلِفَةٍ لِمَعَانٍ مَقْصُوْدَةٍ لاَ تَحْصُلُ اِلاَّ بِهَا.

Ketahuilah, bahwasanya yang dinamakan Tashrif menurut Bahasa adalah: pengubahan. Sedangakan menurut Istilah adalah: pengkonversian asal (bentuk) yang satu kepada contoh-contoh (bentuk) yang berbeda-beda, untuk (tujuan menghasilkan) makna-makna yang dimaksud, yang mana tidak akan berhasil tujuan makna tersebut kecuali dengan contoh-contoh bentuk yang berbeda-beda.

Contoh sharaf/shorof:
Mashdar  ضَرْبٌ = Pukulan.
Fi’il Madhi ضَرَب = Telah memukul.
Fi’il Mudhari’ يَضْرِبُ = Akan memukul.
Fi’il Amar  اِضْرِبْ  = Pukullah

Contoh di atas itulah dikatakan Tashrif, yaitu pengubahan asal bentuk yang satu kepada bentuk yang lain untuk menghasilkan makna yang dimaksud.

Jenis-Jenis Tashrif
Tashrif itu ada dua macam:

1. Tashrif Ishtilahi ( تَصْرِيْفٌ اِصْطِلاَحِيٌّ )
yaitu perubahan kata yang didasarkan pada perbedaan bentuk katanya seperti merubah sebuah kata kerja bentuk lampau menjadi kata kerja bentuk sedang, kata kerja bentuk perintah, kata kerja bentuk larangan, dan seterusnya.

2. Tashrif Lughawi (تَصْرِيْفٌ لُغَوِيٌّ )
yaitu perubahan yang didasarkan pada jumlah dan jenis pelakunya seperti perubahan sebuah kata benda tunggal menjadi kata benda berjumlah dua, menjadi kata benda jamak, dan sebagainya.

Objek Kajian Ilmu Sharaf

Objek kajian ilmu sharaf adalah seputar kalimat isim mutamakin (isim isim yang dapat diubah) dan fiil-fiil yang mutassarif (dapat ditasrif).

Manfaat mempelajari Ilmu Sharaf:

-Mudah dan cepat mencari arti kata berbahasa Arab di dalam kamus Arab-Indonesia sehingga penggunaan kamus menjadi optimal.

-Bisa memperkirakan dan menentukan arti kata yang tidak didapatinya di dalam kamus sehingga ketergantungan terhadap kamus menjadi berkurang.

-Bisa memberikan harakat dengan benar pada kata-kata berbahasa Arab dalam tulisan arab gundul atau kitab kuning dan mampu menerjemah dengan baik.

-Dengan memahami Sharaf kita bisa menentukan asal satu kata, dan ini akan memudahkan kita dalam pencarian arti di kamus.

-Dengan mengetahui arti satu kata asal dan memahami polanya, akan terlahir kosakata-kosakata lain yang dengan mudahnya kita terjemahkan tanpa harus melihat kamus.

Tujuan Mempelajari Ilmu Sharaf :

  1. Untuk mengetahui bntuk dasar suatu kalimat dengan segala perubahan-perubahan, misalnya dari bentuk fiil madhi berubah menjadi Fiil Mudhori, Amar, Masdar, Isim Fail, Isim Maf’ul, Isim Zaman dan Makan.
  2. Untuk mengetahui perubahan-perubahan makna dari perubahan-perubahan bentuk dasar suatu kalimat, misalnya lafadz Ghafaro’ bentuk tsulasi diubah menjadi beberapa bentuk, seperti Istagfir, Igfir atau Taghafaro’.
  3. Untuk mengetahui perubahan fungsi suatu kalimat misalnya yang semula bentuknya kata kerja lazim (Intransitif) berubah menjadi Mutaadi (Transitif), contoh  Jalasa (Duduk) diubah menjadi Ijlis (Duduklah).
  4. Untuk membantu seseorang dalam rangka melacak makna atau arti suatu kata dalam kamus mislnya makna atau arti suatu kata dalam kamus, misalnya dalam suatu kalimat kita temukan kata Mat’amun, maka dengan ilmu sharaf dapat kita lacak bentuk dasarnya dari Fiil Madhinya, Tsulasi, Ruba’i, Mujarrad  atau  Majjid.
  5. Untuk membantu penerjemahan agar menemukan makna arti dengan tepat, seperti lafadz Istafhim asal kata Tsulasi Ghafara(Mengampuni), berarti meminta ampun dan menemukan asal kata dengar, seperti lafadz Qi (Jagalah) dari  fiil Madhi Tsulasi Mujarad  Waqiya.


Rujukan :

Ahmad Fauzan Zein Muhammad, al-Qawaid al-Shorfiyyah,(Kudus:Menara Kudus,tt)

Mustafa al ghalayain, Jami al- Durus al- Arabiyyah, (Beirut: Dar al- khotob al- Alamiyyah 2009)

Abu Hasan Ali bin Hisyam,Kaylaini Izzani (Dar al-Ilm, tt)

Ali bin al-Jarjani ,Kitab Atta’rifat (Jeddah :al- Haramani,1421)

Anas Idhoh,Ilmu Sharaf Lengkap(Al-Asri Pekalongan 2009)


EmoticonEmoticon