Contoh Bina’ Mitsal

Bina’ Mitsal
Pengertian Bina’ Mitsal ialah Kalimat yang fa’ fiilnya berupa Huruf ‘Illat. Bina’ mitsal bisa masuk kesemua wazan tsulasi mujarrod, kecuali wazan فَعَلَ –  يَفْعُلُ.

Macam-Macam bina’ mitsal dibagi menjadi dua bagian.
  • Mitsal wawi. Apabila fa’ fi’ilnya berupa huruf wawu.  Contoh:  وَعَدَ – وَضَعَ – وَجِلَ
  • Mitsal ya’i. Apabila fa’ fi’ilnya berupa huruf illat Ya’ (ي) Contoh:  يَسَرَ – يَبِسَ – يَفَعَ
Ketentuan Bina' Mitsal

1. bina’ mitsal sama seperti bina’ sokhih, dalam segi:
  • Tidak adanya perubahan atau pengi’lalan
  • Bisa diharokati seperti halnya bina’ sokhih. Baik itu dhumah, fathah, ataupun kasroh. Contoh: وَعَدَ, وُعِدَ, وِعْدَةً.
2. Binak mitsal dalam wazan إفْتَعَلَ adalah fa’ fi’il diganti dengan ta’ kemudian diidghomkan. Dengan syarat fa’ fi’il harus berharokat sukun.
Contoh: إِتَّصَلَ asalnya إِوْتِصَلَ,  
                إِتَّسَرَ asalnya  إِيْتَسَرَ

3. Bina’ mitsal wawi yang mengikuti wazan يَفْعِلُ. Maka Fa’ fi’ilnya dibuang. Seperti lafadz: يَعِدُ Asalnya  يَوْعِدُ. 
Pembuangan wawu dikarenakan sukun berada diantara ya’ yang berharokat fathah dan harokat kasroh. Apabila wawu tidak jatuh setelah ya’ yang berharokat fathah, maka tidak dibuang. Karena   masih dihukumi ringan untuk melafadzkan. seperti  مَوْضِعٌ.

4. Bina’ mitsal wawi dalam sighot masdhar yang mengikuti wazan فِعْلَةٌ, maka fa’ fi’il yang berupa wawu juga harus dibuang. Contoh: عِدَةٌ Asalnya  وِعْدَةٌ.


EmoticonEmoticon