Adab Memberi Nasehat Menurut Imam Asy-Syafi’i

Imam asy-Syafi’i rahimahullah berkata dalam kitabnya Diwan al-Imam asy-Syafi’i :

تَعَمَّدْنِيْ بِنُصْحِكَ  فِي انْفِـرَادِيْ       وَجَنِّبْنِي النَّصِيْحَةَ فِي الجَمَاعَـهْ
فَـإِنَّ النُّصْحَ بَيْنَ النَّاسِ نَــوْعٌ      مِنَ التَّوْبِيْخِ لاَ أَرْضَى اسْتِمَاعَـهْ
وَإِنْ خَالَفْتَنِيْ وَ عَصَيْتَ قَوْلِــيْ      فَلاَ تَجْزَعْ إِذَا لَمْ تُعْـطَ طَاعَـهْ


"Berilah nasehat kepada diriku ini tatkala sendiri
Jauhkanlah dari menasehatiku di tengah manusia

Sebab, memberi nasehat di hadapan mereka berarti
Penghinaan bagi diri, aku tak rela mendengarkannya

Andai kau tak terima dan durhaka dengan ucapanku ini
Janganlah berkeluh kesah, bila nasehatmu tidak diterima"

(Diwan al-Imam asy-Syafi’i, Qafiyah al-‘Ain, Cet. Darul Fikr, Th. 1409 H. – 1988 M)
memberi nasehat

Syair Imam asy-Syafi’i ini memberikan isyarat kepada kita, bahwa memberi nasehat diutamakam ditempat yang sepi, dikala seseorang sendirian, bukan ditempat yang ramai. Sehingga dapat mempermalukan orang dinasehati.

Sering kita dapati bahkan menjadi lumrah pada jaman sekarang ini, sebagian orang memberi nasehat dengan cara-cara yang menyalahi etika dan adab-adab dalam memberikan nasehat. Membentak, marah-marah, mengeluarkan kata-kata yang tidak pantas. Pemadangan seperti itu terkadang kita dapati dipinggir-pinggir jalan. 

Nasehat dengan cara yang salah, jangan berharap dapat memberi ketenangan pada orang lain. Bisa jadi, orang akan marah dan membalas atas apa yang telah kita lakukan. Maka Imam Syafi'i pun berkata : Janganlah berkeluh kesah, bila nasehatmu tidak diterima

1 komentar so far

sekarang banyak yang mengaku bermazhab syafii tapi tak tahu apa-apa tentang iman Syafii


EmoticonEmoticon