Menjelajahi Keindahan Pulau Gili Labak

wisata gili labak
Pulau Gili Labak Sumenep Madura

Sebenarnya saya orang yang kurang / tidak hobi berwisata, apalagi ke pantai-pantai. Bukan karena takut atau karena tidak suka melihat pantai. Melainkan karena rawan banyaknya kaum hawa yang bertebaran di sepanjang pesisir pantai dengan segala daya magnetnya yang bisa membuat kaum adam lupa diri.

Namun sebagai warga Sumenep, tentunya ikut bangga kota yang berjuluk The Soul of Madura memilik tempat wisata yang menjadi perhatian banyak orang, sehingga menjadi objek wisatawan dari tingkat lokal hingga tingkat Nasional, lebih-lebih Internasional. Karena dengan adanyaa tempat wisata  semacam ini, paling tidak menjadi penopang ekonomi untuk kemakmuran rakyat.

Berbicara tentang keindahan Pulau Gili Labak, tentunya keindahan itu dapat dirasakan kalau anda pernah menjelajah atau berwisata ke Pulau Gili Labak. Pulau Gili Labak merupakan pulau kecil yang mempunyai pasir putih, biru laut dan desiran ombak yang tenang. Tempat wisata di Jawa Timur ini belum banyak orang yang mengetahuinya sehingga pulau ini jarang dikunjungi oleh para wisatawan.

Pulau Gili Labak dulunya adalah pulau tikus. Karena dulunya tempat ini adalah sarang tikus. Entah bagaimana sejarahnya sehingga nama pulau ini berubah nama. Gili Labak yang dahulu orang menyebutnya dengan Pulau Tikus mempunyai luas sekitar 5 hektar dan dapat dikelilingi dengan berjalan kaki kurang lebih 30 menit. Dihuni sekitar 35 kepala keluarga. 

Bentangan pasir putih dan lautan biru dengan ombak yang landai menjadikan Pulau Gili Labak makin ramai di kunjungi wisatawan. Sebelum berlabuh di bibir pantai akan disambut dengan beningnya air laut membuat anda bisa menikmati gugusan terumbu karang yang sangat indah.

Di Pantai Gili Labak sumenep ,anda bisa melakukan beberapa kegiatan menarik. Aktivitas yang akan sayang jika Anda lewatkan ketika berada ditempat ini.

Lokasi (Peta) Rute Menuju Gili Labak

Letaknya yang sedikit terpencil dan berada di paling ujung akan membuat anda kesulitan menemukan sinyal handphone apabila mau menggunakan google map atau peta. Untuk bisa menemukan sinyal anda harus berdiri di tepian pantai.Walaupun begitu hal tersebut juga tidak menjamin anda bisa menemukan sinyal. Ada dua cara mencapai Gili Labak.

Pertama lewat Pelabuhan Kalianget, letaknya sekitar 5 kilometer ujung timur Kota Sumenep. Perhentian terakhir adalah di Pelabuhan Kalianget, kemudian menyewa kapal. Perjalanan menyeberang laut dari pelabuhan Kalianget menuju Pulau Gili Labak dapat ditempuh sekitar 2 jam perjalanan.

Rute ke gili labak via pelabuhan kalianget adalah yang paling banyak digunakan. Hal ini lantaran lokasi pelabuhanya yang cukup strategis dan tidak jauh dari kota sumenep.

Kedua lewat Pelabuhan Tanjung di Kecamatan Saronggi, Pelabuhan Tanjung terletak 2 kilometer sebelum Kota Sumenep. Jalan ini satu jalur dengan pantai sembilan. Silahkan Baca : Rute Pelabuhan Tanjung Menuju Pantai Sembilan

Untuk memudahkan dan membuat perjalanan anda menuju Pulau Gili Labak terasa nyaman, anda bisa menggunakan jasa travel dengan fasilitas dan paket wisata yang ditawarkan oleh pihak travel. Saat ini juga sudah banyak jasa tour travel yang bisa anda pilih dengan penawaran harga yang berfariasi.

Karena tak ada dermaga, kapal-kapal yang mengangkut wisatawan sandar di tepi pantai. Penumpang diturunkan pakai tangga kayu dari anjungan.

Tiket Masuk Ke Pulau Gili Labak

Biaya penyebrangan menuju gili labak berbeda beda tergantung jenis kapal yang digunakan.  Beberapa trip wisata Gili Labak mematok harga sekitar Rp. 300.000 an - 500.000 an per paket.

Harga paket tour wisata bervariasi, mulai Rp370.000, Hargapaket tersebut sudah termasuk perahu penyeberangan PP, makan 4x, guide, snorkeling, pelampung, camera underwater, tiket masuk Gili Labak, kelapa muda dan kopi, serta penginapan.

Fasilitas di Gili Labak di pulau Gili Labak masih sangat minim fasilitas setandar tempat wisata. Bahkan kebutuhan- kebutuhan dasar pun masih sangat minim. Perlu peran pemerintah daerah juga untuk membangunnya sebagai destinasi wisata madura yang potensial.

Keterbatasan air bersih yang memang belum ada sumber air tawar di pulau Gili Labak, listrik yang hanya menyala di malam hari, belum adanya penginapan ataupun warung makanan. Jadi kalau menginginkan menginap, anda bisa menginap di rumah warga atau berkemah dipinggir pantai dan bawalah kebutuhan makanan selama berada di Gili Labak.


EmoticonEmoticon