Belajar Ilmu Nahwu Adalah Bid'ah?

ilmu nahwu
Pernah suatu waktu, ketika saya mencari artikel tentang nahwu. Menemukan komentar yang mengatakan bahwa Nahwu adalah bid'ah karena tidak ada pada jaman Rasulullah Saw. Komentar tersebut berangkat dari postingan yang ditulis oleh kelompok yang disebut anti bid'ah. Terlepas dari anti atau pro bid'ah, apakah belajar ilmu nahwu adalah bid'ah?

Jika ditinjau dari sisi bahasa, ilmu nahwu itu bid'ah. Tapi jika ditinjau dari sisi syariat, maka bukanlah Bid'ah. Jika pemahaman kita hanya mengacu kepada pengertian secara bahasa, maka tentu hal ini adalah sebuah kesalahan. Sejatinya kita diperintahkan untuk menuntut ilmu, baik itu ilmu yang berkaitan dengan dunia lebih-lebih ilmu agama, termasuk ilmu nahwu.

Sebagaimana sabda Nabi bahwa mencari ilmu adalah kewajiban bagi setiap muslim laki-laki maupun perempuan. Namun dalam menyampaikan sabdanya, Rasulullah tidak menyebut secara husus ilmu yang wajib dipelajari. Bagaimana ilmu nahwu dikatan bid'ah sedangkan ia bermanfaat untuk kaum muslimin bahkan suatu kebutuhan umat, jika ditinggalkan, maka akan mudharat bg kaum muslimin.

Apa jadinya seandainya ilmu nahwu itu tidak ada? Tentu untuk memahami kandungan bahasa arab akan amburadul, bgmn kaum muslimin dapat memahami maksud ayat dan hadits? Sehingga agama akan jadi kacau. Apalagi rasulullaah berbahasa arab. Beliau tidak perlu belajar bahasa arab karena merupakan bahasanya sendiri. Bagaimana dengan orang indonesia dan negara-negara yang tidak berbahasa arab mau memahami al quran, tapi  tidak mau belajar bahasa arab.

Tentunya belajar ilmu nahwu adalah sebuah kebutuhan untuk memahami tata bahasa arab. Kalau seandainya Rasulullah melarangnya (karena bid'ah), tentu orang-orang diluar Arab tidak akan bisa memahami bahasa arab.


EmoticonEmoticon