Pengertian Dan Contoh Tamyiz Dalam Bahasa Arab

nahwu tamyiz
Tamyiz secara istilah diartikan:
التمييز : اسم نكرة يذكر تفسيرا للمبهم من ذات أو نسبة
Isim nakirah yang dituturkan untuk memperjelas kesamaran suatu zat atau suatu nisbah.

 اِسمٌ بِمَعْنَى مِنْ مُبِينٌ نَكِرَهْ ¤ يُنْصَبُ تَمْيِيزاً بِمَا قَدْ فَسَّرَهْ
Isim yang menunjukkan makna Min, yang jelas serta Nakirah, dinashobkan sebagai Tamyiz oleh lafaz yg ditafsirinya.

Kesimpulannya, Tamyiz merupakan isim nakirah yang disebutkan sebagai penjelas dari sesuatu yang masih samar butuh penjelasan, Contoh: اِشْتَرَيْتُ عِشْرِيْنَ كِتاَباً dan طَابَ الْمُجْتَهِدُ نَفْساً. Tamyiz memiliki makna (مِنْ) sehingga kalimat contoh tadi (اِشْتَرَيْتُ عِشْرِيْنَ كِتاَباً), maknanya adalah (اِشْتَرَيْتُ عِشْرِيْنَ مِنَ الْكِتاَبِ), dan kalimat (طَابَ الْمُجْتَهِدُ نَفْساً), maknanya (طاَبَ الْمُجْتَهِدُ مِنْ جِهَةِ نَفْسِهِ).

Dalam nahwu atau bahasa arab, kita sering menemukan istilah تَمْيِيْزُ الْعَدَد (Tamyiz ‘Adad) maksudnya adalah tamyiz yang digunakan untuk menjelaskan mumayyaz yang berupa ‘adad (bilangan). Tamyiz adad biasa dikenal dengan istilah ma’dud (اَلْمَعْدُوْدُ)
Contoh: اِشْتَرَيْتُ ثَلاَثِيْنَ قَلَمًا (Aku membeli tiga puluh pena) ثَلاَثِيْنَ = ‘Adad قَلَمًا = Ma’dud

Macam macam Tamyiz terbagi menjadi dua, yaitu

Tamyiz Dzat (atau yang disebut juga dengan Tamyiz Mufrad) dan Tamyiz Nisbat disebut juga dengan Tamyiz Jumlah. Tamyiz Dzat Tamyiz dzat adalah tamyiz yang menjelaskan pada isim yang masih samar (isim mubham) yang dilafalkan. Contoh : عِنْدِي رِطْلٌ زَيْتاً.

Tamyiz nisbat adalah tamyiz yang menjelaskan pada jumlah yang masih samar nisbatnya, Contoh: حَسُنَ عَلِيٌّ خُلُقاً, karena nisbatnya baik pada Ali masih samar yang memungkinkan pada banyak keadaan, lalu kita menghilangkan kesamarannya dengan mengucapkan (خُلُقاً). Termasuk dalam tamyiz nisbat adalah isim yang jatuh setelah (ماَ) yang berfaidah ta’ajjub, seperti (ماَ اَشْجَعَهُ رَجُلاً).


EmoticonEmoticon