Contoh Haal Dalam Al Quran

contoh hal dalam nahwu
Pengertian Hal adalah isim manshub yang menerangkan tentang keadaan yang belum diketahui keadaannya / menjelaskan sesuatu yang samar. Dengan istilah lain:

 اَلْحَالُ هُوَ إِسْمٌ مَنْصُوْبٌ يُبَيْنُ هَيْئَةَ اْلفَاعِلِ أَوْ المفْعُوْلِ بِهِ حِيْنَ وُقُوْعِ الْفِعْلِ وَسُمَّي كَلٌّ مِنْهُمَا صَاحِبُ الحَالِ.

“Haal adalah isim yang dibaca nasab, yang menerangkan perihal atau perilaku Fa’il atau Maf’ul bih ketika perbuatan itu terjadi, dan masing-masing fa’il dan maf’ul bih tersebut dinamakan Shohibul Haal”

Ada beberapa syarat haal yang harus dipenuhi, diantaranya:

1. Harus Isim nakirah. Apabila ada haal dengan lafadz ma’rifat, maka harus ditakwilkan dengan lafadz nakirah, seperti dalam contoh:وَحْدَهْ اَمَنْتُ بِالله. Kalimah وَحْدَهْ adalah isim ma’rifah secara lafazh, tetapi ia ditakwil oleh nakirah dengan: اَمَنْتُ بِالله مُنْفَرِداً.

2. Sesudah sempurnanya kalam
Tidaklah terbentuk haal itu kecuali harus sesudah sempurna kalam (kalimatnya), sempurna, dengan makna bahwa lafadz haal itu tidak termasuk salah satu dari kedua bagian lafadz jumlah,
Contoh: وَلَا تَمْشِ فِيْ الأَرْضِ مَرَحًا

2. Shahibul haal harus berupa ma’rifat. pelaku haal harus dalam bentuk ma’rifat, dan pada umumnya sewaktu-waktu tidak dinakirahkan kecuali bila ada hal-hal yang memperbolehkanya

Macam-macam Haal.

a. Haal berupa isim mufrad.
yaitu isim yang dibaca Nashab, yang disebutkan untuk menjelaskan keadaan fi’il atau maful bih. Contoh: جَاءَ زَيْدٌ رَاكِبًا lafadz رَاكِبًا adalah isim mufrad.

b. Haal berupa jumlah ismiyah.
Contoh: حَضَرَ الضُيُوْفُ وَالمُضِيْفُ غَائِبٌ. Lafadz المُضِيْفُ غَائِبٌ adalah jumlah ismiyah yang berkedudukan sebagai haal dari lafadz الضُيُوْفُ.

c. Haal berupa jumlah fi’liyah.
Contoh: ذَهَبَ الجَانِي تَحْرُسُهُ الجُنُوْدُ. Lafadz تَحْرُسُهُ الجُنُوْدُ adalah jumlah fi’liyah yang berkedudukan sebagai haal dari lafadz الجَانِي.

d. Haal berupa zharaf.
Contoh: رَأَيْتُ الهِلَالَ بَيْنَ السَّحَابِ. Lafadz بَيْنَ adalah zharaf yang berkedudukan sebagai haal dari lafadz الهِلَالَ.

e. Haal berupa jar dan majrur.
Contoh: بِعْتُ الثَّمَرَ عَلَي شَجَرِهِ Lafadz عَلَي شَجَرِهِ adalah jar dan majrur yang berkedudukan sebagai haal dari lafadz الثَّمَرَ.

Contoh Haal Dalam Al Quran
contoh: إنَّا اَنْزَلْنَاهُ قُرْانًاعَرَبِيًّا (sesungguhnya Kami telah menurunkan al-Qur’an yang berbahasa Arab)

contoh: قَالُوْالَئِنْ اَكَلَهَالذِّئْبُ وَنَحْنُ عُصْبَةٌ إِنَّا اِذًالَخَاسِرُوْنَ (Mereka berkata: Jika sekiranya dia dimakan serigala padahal kami bersaudara tentulah kami akan merugi)

Amil Haal
Amil haal adalah kata-kata yang mendahului haal yang berupa fi’il atau yang mengandung arti fi’il, contoh: وَهَذَا بَعْلِى شَيْخًا اِنَّ هَذَا لَشَيْءٌعَجِيْبٌ Dan ini suamiku keadaannya telah tua renta. Sungguh ini sesuatu yang aneh.


EmoticonEmoticon