Potret Kelam Remaja Pelajar (Kasus Pemerkosaan)

remaja siswi di perkosa
Ilustrasi gambar: liputan6.com

Dari waktu ke waktu, kita sering disajikan dan menyaksikan berita pemerkosaan. Dan anehnya, kasus pemerkosaan yang diberitakan media, didominasi kaum remaja. Bahkan yang lebih parah, pelakunya terdapat sederetan pelajar yang masih ingusan, sekelas SD dan SMP. Tentunya hal ini bukanlah suatu kewajaran, melainkan kurang ajar.

Sebagaimana kita saksikan beberapa bulan yang lalu, media sosial dihebohkan dengan kasus tragis menimpa siswi SMP yang bernama Yuyun. Diperkosa beramai-ramai oleh 14 pemuda di Bengkulu, tanpa rasa kasihan, tanpa pemikiran, tanpa rasa takut akan dampak setelahnya. Mereka berani melakukan tindakan pemerkosaan yang berahir dengan kematian si korban.

Lagi lagi kita digegerkan dengan berita di Tangerang. Seorang gadis remaja bernama Enno Farihah, 18 tahun, karwayati PT Polyta Global Mandiri. Tewas mengenaskan dengan cara diperkosa, dan dibunuh dengan sebuah gagang pacul yang dimasukkan kedalam kemaluannya, tembus kedalam dada, hingga kondisi korban bersimbah darah. 

Di Sumenep, tepatnya di Kecamatan Batu Putih. Bulan desember 2016 yang lalu, Seorang siswi SMP diperkosa oleh 5 orang pemuda grombolan SMA dan pengangguran. Korban diperkosa setelah dicekoki minuman keras pada saat pesta meras. Para pelaku merekam adegan kejadian pemerkosaan, kemudian disebarkan ke media sosial.

Hal di atas, merupakan contoh kecil bagaimana kelakuan remaja jaman sekarang, hususnya para pelajar. Seharusnya gelar pelajar tidak pantas disandang remaja-remaja seperti mereka. Sebab disekolah mereka tidak diajarkan untuk melakukan perbuatan yang biadab dan kurang ajar.

Statistik kenakalan dan kejahatan, yang dilakukan kaum remaja saban hari terus meningkat. Beralih dari kasus pemerkosaan, disana sudah tersaji berita tentang kasus narkoba, pembunuhan, perampokan. Belum lagi kasus-kasus tindak kriminal lainnya yang dilakukan oleh remaja.

Malam minggu, yang sering dinanti oleh kaum pelajar maupun pengangguran, sebuah malam untuk menikmati bagaiamana indahnya liburan, merasakan indahnya pacar-pacaran, berkeluyuran hingga larut malam. Menjadi ajang bagaiamana remaja menunjukkan kenakalannya. Intinya, kalau mau tahu kenakalan remaja tidak perlu jauh-jauh. Lihat saja siapa yang sering balapan liar dimalam minggu dan saling adu jotos antar genk.

Tentunya semua ini membuat bingung orang tua dan guru, sebab mereka tak pernah mengajarkan itu semua, menyuruhpun tidak. Lalu, kenapa dan bagaiaman mereka bisa melakukan perbuatan yang tidak bermoral. Dari mana mereka mendapat contoh perbuatan kenakalan remaja itu. Jawabannya, silahkan tanyakan pada rumput yang bergoyang.  *Note: Tulisan ini pertama kali diposting di situs Gurusiana.


EmoticonEmoticon