Praktik Pengalaman Lapangan (PPL I Dan II)

Praktik Pengalaman Lapangan (PPL I Dan II)
Bagaimana mikanesme pelaksanaan Praktik Pengalaman Lapangan atau yang disebut PPL (PPL I  dan PPL II), pelaksanaan PPL dilakukan ketika mahasiswa menginjak semester akhir dan setelah mengikuti PPL I (satu) serta dinyatakan lulus. Kalau pada Praktik Pengalaman Lapangan yang pertama tidak lulus, otomatis mahasiswa tidak dapat mengikuti ppl yang kedua.

PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN

Pengertian

Praktik Pengalaman Lapangan PPL merupakan suatu program berupa latihan yang diberikan kepada Mahasiswa. Baik latihan dalam situasi buatan maupun dalam situasi nyata. PPL I yang disebut micro teaching. Kemudian di susul dengan PPL II. Dalam pelaksanaan ini. Mahasiswa diberi pengalaman dimulai dari toeri mengajar, cara mengajar dan sebagainya. Tentunya hal ini berguna untuk melatih ketrampilan mengajar secara utuh dan menyeluruh bagi peserta ppl.

Sebelum praktik kegiatan mengajar, ketua UPPL telah menyampaikan beberapa pengarahan yang dimaksud sebagai bekal kepada mahasiswa agar mengetahui hal-hal ataupun tugas yang harus dipatuhi dan dilakukan selama dilapangan. PPL sering diharapakan benar-benar menjadi suatu kesempatan bagi mahasiawa untuk mengetahui lebih dalam tentang dunia pendidikan serta belajar berinteraksi dengan anak didik agar nantinya bisa menjadi guru yang profesional.

Praktek Pengalaman Lapangan salah satu pra jabatan guru yang di rancang untuk melatih para calon guru agar menguasai kemampuan keguruan, sehingga setelah menyelasaikan pendidikannya mereka siap untuk secara mandiri mengemban tugas sebagai guru PPL juga merupakan suatu program yang memasyarakatkan kemampuan mahasiswa dari seluruh pengalaman belajar sebelumnya ke dalam program latihan.

Secara garis besar. Pengertian praktek pengalaman lapangan merupakan latihan bagi mahasiswa sebagai calon guru. Untuk mengasah kemampuannya dalam mengajar.

Tujuan PPL

Tujuan dilaksanakannya PPL, baik PPL I maupun PPL II adalah terbentuknya pribadi calon Guru yang memiliki seperangkat pengetahuan, ketrampilan, nilai dan sikap yang cakap dan tepat dalam penyelenggaraan pendidikan dan pengajaran. Mengenal  secara  cermat  lingkungan  fisik,  administratif,  akademik  dan lingkungan sosial sekolah. Menerapkan berbagai kemampuan potensial keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi nyata. Mampu mengembangkan aspek pribadi dan sosial di lingkungan sekolah. Menarik kesimpulan nilai edukatif dari penghayatan dan pengalamanya selama pelatihan melalui refleksi dan menuangkan hasilnya dalam pembuatan laporan. Mampu mengembangkan metode mengajar dalam mata pelajaran bahasa Inggris.

      Sebagai paket peningkatan pengembangan kemampuan calon guru khususnya kamampuan profesionalnya, PPL diharapkan dapat memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk memperoleh pengalaman lapangan dalam hal mengaplikasikan teori pengelolaan kegiatan belajar mengajar dalam pengalaman nyata. Dengan Demikian PPL mempunyai tujuan :

Memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman nyata dalam mengaplikasikan teori kegiatan belajar mengajar (KBM) yang diperoleh selama dalam pendidikan. Meningkatkan kompetensi profesionalisme dalam pengelolaan kegiatan belajar mengajar. Kegiatan yang akan dan sedang dilaksanakan sebagai tolak pangkal untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa untuk memberikan pengalaman lapangan nyata sebagai usaha meningkatkan ketrampilan pengelolaan kegiatan belajar mengajar.

Tujuan  PPL versi Universeitas Bantara Sukoharjo disebutkan antara lain, bahwa tujuan PPL adalah:

Membimbing para mahasiswa ke arah terbentuknya pribadi yang memiliki nilai, sikap, pengetahuan serta keterampilan yang diperlukan bagi profesi guru, administrator pendidikan serta mampu menangkap makna dari situasi keguruan yang dihadapi. Membimbing para mahasiswa calon guru agar berkepribadian pendidik/ guru yang baik dan setia pada profesinya, dan mampu mengembangkan ilmu-ilmu yang sesuai dengan bidang pendidikan dan perkembangan zaman serta cakap menyelenggarakan pendidikan di sekolah dan di luar sekolah. Membimbing para mahasiswa calon guru agar menghayati secara mendalam dan mengaktifkan diri dalam semua kegiatan keguruan, sehingga nantinya terbentuknya sikap mental mahasiswa yang sesuai dengan profesinya (guru).


Manfaat PPL

Adapun manfaat yag di peroleh dari pelaksanaan PPL (Praktik Pengalaman Lapangan)  ini bagi mahasiswa sebenarnya tidak jauh berbeda dengan tujuan itu sendiri akan tetapi lebih husus mengacu kepada setelah mahasiswa mengikuti PPL diantaranya:

Mahasiswa dapat menerapkan dan mengembangkan pengetahuan yang di peroleh selama kuliah dalam kegiatan PPL sesuai dengan kondisi dan kebutuhan peserta didik yang di bimbingnya. Dapat melihat dan merasakan suasana fisik dan psikologis dari proses pendidikan di suatu lembaga pendidikan yang sesungguhnya sehingga dapat memberikan pengalaman nyata yang bermanfaat bagi mahasiswa. Dapat meningkatkan mutu dan profesionalisme di bidang pendidikan yang akan di tekuninya. Dapat lebih memahami arti pentingnya pendidikan karena sudah mengetahui sendiri ruang lingkup pendidikan yang akan di gelutinya. Yang terahir manfaat PPL II tentunya meberikan kesan dan pengalaman tersendiri bagi mahasiswa.

MIKANISME PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN (PPL II)

Persiapan.  Sebelum melakansanakan kegiatan PPL II, perlu adanya persiapan. Baik persiapan materi maupun non materi. Mahasiswa yang akan melaksanakan PPL II harus mempunyai persiapan yang matang dan siap menghadapi segala keadaan.

Persyaratan Peserta.
Untuk mengikuti kegiatan  Praktik Pengalaman Lapangan atau PPL II, seorang mahasiswa harus memenuhi persayaratan yang telah ditentukan oleh pihak lembaga. Dan antar tiap lembaga ( kampus ) persyaratan yang diberikan tidaklah sama.

Tugas Mahasiswa. Tugas mahasiswa peserta PPL II adalah berkonsultasi kepada guru pamong yang telah ditentukan oleh sekolah. Membuat program kegiatan selama berlangsungnya PPL II di sekolah. Membuat bahan dan menyusun program pembelajaran. Melaksanakan praktik pembelajaran. Melaksanakan praktik persekolahan baik yang terkait dengan kegiatan administrasi, bimbingan dan konseling maupun kegiatan-kegiatan lainnya. 

Kewajiban Mahasiswa. Mahasiswa peserta PPL II adalah mahasiswa peserta PPL wajib mengikuti kegiatan pembekalan yang diselenggarakan oleh panitia pelaksana, jika tidak mengikuti maka mahasiswa yang bersangkutan dinyatakan gugur sebagai peserta PPL II Mahasiswa praktikan wajib melaksanakan praktik pembelajaran dan secara total melaksanakan atau mengikuti kegiatan kependidikan seperti administrasi di sekolah tempat praktik selama jangka waktu yang telah ditentukan

Sangsi. Sangsi diberikan kepada mahasiswa peserta PPL II yang melanggat aturan. Baik karena tidak ikut kegiatan PPL II ataupun peserta PPL yang melakukan pelanggaran.

Deskripsi Tugas. Menyampaikan tentang perihal tugas-tugas yang akan dilakukan didalamnya, atau penjelasan apabila dalam pelaksanaan praktik pengalaman lapangan ada ketentuan-ketentuan yang diberikan.

Berikut  contoh tata tertib atau peraturan peserta PPL II (Kelompok)

  • Masuk setiap hari untuk absen harian
  • Piket waib datang lebih awal untuk menjaga posko kesetariatan PPL II
  • Piket wajib pulang sesuai jam sekolah berakhir
  • Menjaga kebersihan ruang kesetariatan
  • Bahu-membahu sesama anggota
  • Piket harus standby di posko kesetariatan untuk mengetahui kedatangan tamu
  • Piket yang bertugas apabila berhalangan berjaga,tolong konfirmasi terlebih dahulu kepada ketua/anggota lain untuk segera diganti dengan yang lain
  • Anggota yang tidak piket jika tidak bisa masuk, tolong izin kepada ketua beserta keterangan
  • KAS PPL berjalan sesuai kesepakatan dan beraturan


CATATAN: mikanisme pelaksanaan praktik pengalaman lapangan antar perguruan tinggi/universitas (kampus) tidaklah sama. Semua tergantung kebijakan dan ketentuan dari pihak lembaga yang terkait.😉


EmoticonEmoticon