Menjawab Situs Seword.com Tentang Shalat Jokowi

seword.com

Seword.com merupakan situs opini, yang didalamnya banyak mengulas seputar dunia politik. Kini seword di incar oleh kominfo lantaran isinya yang provokatif dan banyak menimbulkan perpecahan. Tulisan yang diterbitkan adalah kiriman dari orang-orang dan adminya sendiri. Dan kali ini, situs yang berisi hoax ini kembali dilaporkan setelah memfitnah. Salah satu yang membuat saya geli adalah salah satu tulisan Alifurrahman pada situs seword.com yang mejawab tulisan Jonru Ginting terkait shalat jokowi di Padang (Shaf dimundurkan dan memakai kaos kaki, lihat gambar dibawah)
sholat jokowi

Dalam tulisannya, ia telah membuat hukum shalat yang jelas-jelas menyesatkan. Sebab, ia berbicara masalah hukum shalat berdasarkan hawa nafsu akalnya, yang terlalu gilanya membela jokowi. Sampai-sampai menuduh jonru dan orang yang sepaham dengannya disebut Iblis. 

Dalam hal ini, saya bukan mau membela jonru dan para pendukungnya. Lagian, buat apa mau membela jonru, kenal saja tidak. Tapi saya mau meluruskan pendapat seorang yang berlagak pakar agama abad kekinian, yang berusaha merusak ajaran islam melalui pendapat hukumnya atas dasar hiruk pikuk politik saat ini. Bukan berdasar pada dalil Syari.

Saudara, membahas hukum islam itu tidak semudah mengetikkan keywoard dikomputer. tak segampang memencet tombol Hp. Berbicara masalah hukum islam itu harus berdasrkan dalil-dalil syari. Berdasarkan sumber hukum islam. Sebagai muslim, tentu kita semua tahu sumber hukum islam. Disana ada Al Quran, Al Hadits, Ijma, Qiyash. Dizaman internet, dimana kita dengan mudah mengklik jutaan dalil. Sayangnya, penulis di Seword. Com itu dengan kebenciannya tidak membawakan dalil yang berkaitan dengan shalat.

Alifurrahman/seword.com:
Sebab begini, shalat adalah ibadah yang boleh dilakukan di tempat terbuka, di mana saja asal suci. Shalat adalah salah satu bentuk ibadah yang boleh dilihat oleh orang lain. Jadi jika direkam, diliput atau difoto, tidak ada yang perlu dipermasalahkan.

Jawaban:
Kesalahan pendapat tersebut, terletak pada SHALAT IBADAH YANG BOLEH DILAKUKAN DI TEMPAT TERBUKA, DIMANA SAJA ASAL SUCI. Mengenai di tempat terbuka hal itu tidak dipermasalahkan. Namun ketika ia berbicara DIMANA SAJA ASAL SUCI. Inilah yang perlu diluruskan. 

Dari Jabir bin ‘Abdillah, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

وَجُعِلَتْ لِىَ الأَرْضُ مَسْجِدًا وَطَهُورًا ، وَأَيُّمَا رَجُلٍ مِنْ أُمَّتِى أَدْرَكَتْهُ الصَّلاَةُ فَلْيُصَلِّ

“Seluruh bumi dijadikan sebagai tempat shalat dan untuk bersuci. Siapa saja dari umatku yang mendapati waktu shalat, maka shalatlah di tempat tersebut” (HR. Bukhari no. 438 dan Muslim no. 521).

Ada tempat-tempat terlarang untuk shalat berdasarkan dalil dari hadits Nabi Saw. :

Dari Abu Sa’id Al Khudri, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

الأَرْضُ كُلُّهَا مَسْجِدٌ إِلاَّ الْمَقْبُرَةَ وَالْحَمَّامَ

“Seluruh bumi adalah masjid (boleh digunakan untuk shalat) kecuali kuburan dan tempat pemandian” (HR. Tirmidzi no. 317, Ibnu Majah no. 745, Ad Darimi no. 1390, dan Riwayat Imam Ahmad 3: 83).

Dari Ibnu ‘Umar, ia berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

اجْعَلُوا مِنْ صَلاَتِكُمْ فِى بُيُوتِكُمْ وَلاَ تَتَّخِذُوهَا قُبُورًا

“Jadikanlah shalat (sunnah) kalian di rumah kalian dan jangan menjadikannya seperti kuburan” (HR. Muslim no. 777). Hadits ini, kata Ibnu Hajar menunjukkan bahwa kubur bukanlah tempat untuk ibadah. Hal ini menunjukkan bahwa shalat di pekuburan adalah terlarang (Lihat Fathul Bari, 1: 529).

Dari Abu Martsad Al Ghonawi, beliau berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

لاَ تُصَلُّوا إِلَى الْقُبُورِ وَلاَ تَجْلِسُوا عَلَيْهَا

“Janganlah shalat menghadap kubur dan janganlah duduk di atasnya” (HR. Muslim no. 972).

Hadits Riwayat Abu Daud, no. 492. Tirmizi, no. 317, Ibnu Majah, no. 745 dari Abi Said Al-Khudri radhiallahu anhu berkata, Rasulullah sallallahu alaihi wa sallam bersabda:

الأَرْضُ كُلُّهَا مَسْجِدٌ إِلاًّ لْمَقْبَرَةَ وَالْحَمَّامَ

“Tanah semuanya adalah masjid melainkan kuburan dan tempat kamar mandi (WC).” lihat pula penjelasan hadits ini dalam Iqtidha As-Shiratal Mustaqim, hal. 332.

Kesimpulannya, bahwa ada beberapa tempat meskipun terbuka dan suci. Tetap dilarang melaksanakan shalat ditempat tersebut, bukan sembarang tempat dimana saja. Misalkan di kuburan, di WC, dsb. 

Di dalam tulisannya juga ia tampak menyebut iblis bagi orang yang menyalahkan shalat Jokowi. Saya sama sekali tidak menyalahkan shaltnya jokowi seperti gambar diatas. Namun, yang saya salahkan disini adalah pendapatnya. Jika dia mengatakan iblis, kita sebagai muslim tidak perlu membalasnya dengan kata-kata semacam itu. Cukup jadikan pelajaran bagi kita. Cuman yang perlu kita ketahui, mungkin sudah tidak asing diteling kita tentang maling teriak maling. Sama halnya dengan itu, ada iblis yang teriak iblis. Tentu hal ini lebih berbahaya dari pada seekor nyamuk penghisab darah.

Marilah kita ambil pelajaran, janganlah kita rela mengorbankan agama demi menjilat kepada penguasa. Mencari harta dunia dengan merusak nilai-nilai agama. Mencari sesuap nasi dengan  cara yang tidak benar. Anda boleh setuju atau tidak dengan pendapat saya, karena setiap pendapat boleh diterima dan boleh ditolak. Kecuali pendapatnya sang utusan pembawa risalah islam.

Alifurrahman Penulis di seword.com tertipu hoax
Inilah akibatnya, jika orang menjilat kepada pemerintah secara berlebihan. Seakan kebijakan pemerintah adalah kemutlakan yang harus didukung penuh, yang tak bisa diganggu gugat. Orang yang tidak setuju, maka dianggap nyinyir, dan entah apa lagi.( Baca juga : Siapakah Alifurrahman?)

Dan kali ini kita saksikan, dimana alifurrahman sang founder situs opini itu kena batunya. Tulisan yang pernah dibuat terkait kenaikan pajak, menjadi bumerang bagi dirinya. Silahkan lihat screen dibawah ini:
seword.com
Dengan gaya arogannya, ia berusaha membela kebijakan jokowi. Tidak tahunya, malah kebijakan jokowi terkait kenaikan pajak adalah berita hoax. Ya inilah jadinya, situs hoax dapat balasanya.
seword.com

2 komentar

menarik topiknya saya tunggu perkembangan selanjutnya

Kalau blog yang mengkritik orang lain emang rawan konflik ya gan


EmoticonEmoticon