Misi Kristenisasi Dibalik Pemimpin Kafir


pemimpin kafir
Saudaraku, sempatkanlah sejenak untuk berfikir dan merenung tentang agama kita. Luangkanlah waktu sebentar untuk melihat kondisi saat ini yang terjadi pada umat islam. Tinggalkan dulu BBM mu, tutuplah medsosmu. Sebentar saja, selagi masih ada waktu untuk berempati pada suadara-saudara kita. Bahwa hari ini umat islam, terpecah belah mempersoalkan  masalah pemimpin. Perpecahan persoalan pemimpin ini, tak lain merupakan bagian dari misi kristenisasi di Indonesia untuk mencapai masa tuaian pada tahun 2020.

Masa tuaian, masa inilah yang dinantikan oleh umat Kristiani, yang selalu memanfaatkan keadaan lemah dari suatu masyarakat, bangsa dan Negara. Sekarang kita dapat menyaksikan, SEBAGIAN MUSLIM MENINGGALKAN ORANG MUKMIN LAINNYA HANYA DEMI PEMIMPIN KAFIR. Persis seperti yang difirmankan Allah dalam Al Quran: 
pemimpin kafir

"(yaitu) orang-orang yang menjadikan orang-orang kafir sebagai pemimpin dengan meninggalkan orang-orang mukmin. Apakah mereka mencari kekuatan di sisi orang kafir itu? Maka sesungguhnya semua kekuatan kepunyaan Allah (Qs Annisa:139)"

Tentu tidak sepatutnya kaum muslimin yang memiliki al-wala' dan al-bara' dalam agamanya, rela menjadikan orang kafir sebagai kepercayaannya. Allah ‘azza wa jalla telah berfirman:

"Wahai orang-orang yang beriman, janganlah kalian menjadikan orang-orang dari luar kalian sebagai teman kepercayaan, karena mereka tidak henti-hentinya menyusahkan kalian. Mereka berharap kalian hancur. Telah tampak kebencian dari mulut mereka dan apa yang tersembunyi di hati mereka lebih jahat. Sungguh, telah kami terangkan kepada kalian ayat-ayat Kami jika kalian mau mengerti. (Ali Imran: 118)"


Licik seperti ular santun bagai merpati (Matius 10 ayat 16). Itulah konsep mereka untuk memurtadkan umat islam di Indonesia melalui segala cara. Salah satu misi kristenisasi di Indonesia, adalah dengan melalui pemimpin kafir.  Hj. Irena Handono seorang mantan misionaris pernah menyampaikan terkait hal ini. Bahwa Indonesia harus dipimpin oleh kafir, kalau mereka tidak berhasil mengosong pemimpin kafir, maka mereka mencari pemimpin muslim tapi wataknya kafir.

Seorang muallaf Ustadz Bernard Abdul Jabbar membuat tulisan yang diterbitkan di situs suara islam. Pada tahun 2005 kaum Kristen telah merencanakan manuver baru dalam merealisasikan rencana tuaian 2020. Dengan menamakan gerakan penuaian jiwa dan transformasi sebagai proyek kristenisasi terbesar dengan melibatkan semua element, baik Kristen protestan ataupun Kristen Khatolik. Dan di tahun 2020 ditargetkan sebagai tahun keberhasilan sebagaimana disampaikan oleh pendeta DR Jeff Hammond dalam bukunya Transformasi Indonesa.


EmoticonEmoticon