Luar Biasa, Parade Budaya Kita Indonesia Aksi 412 Cetak Rekor Baru


aksi 412 Parade Budaya Kita Indonesia
Setelah aksi 212 yang digelar jutaan umat islam pada hari jumat. Kini giliran parade budaya kita Indonesia, digelar oleh ribuan massa yang didominasi para pendukung ahok. Tepat pada hari minggu yang merupakan hari rayanya umat kristen. Ada yang berkata, bahwa parade ini adalah tandingan dari aksi damai umat islam. Namun hal ini dibantah oleh peserta aksi 412, aksi ini hanyalah untuk menjaga kebinnikaan tunggal ika Indonesia.

Terlepas dari aksi tandingan atau tidak. Ada sisi lain yang perlu mendapat perhatian husus. Pasalnya, aksi 412 menyatuka Indonesia yang terdiri dari beragam suku, budaya, dan bangsa. Apakah hal ini benar? Mari kita lihat rekor baru yang telah dicetak aksi 412 ini.

Rubutan makanan. Yang satu ingin mengambil yang lain ingin menyenggol, yang disana takut tidak kebagian yang disini tak memperdulikan. Yang diatas tangan menjulurkan, yang dibawah menadah tanpa perlu antrian. Pokoknya, siapa yang duluan, dialah yang beruntung. Akibatnya, bekas-bekas makanan berserakan. Inikah budaya kita Indonesia?
sampah
taman jkt
taman rusak

Sampah-sampah berserakan dimana-mana. Tak ada yang perduli, tidak ada yang memunguti, seakan itu bukan tugasnya, akan tetapi tugas para pembersih sampah. Sehingga tak heran deretan pasukan oranye yang dikenal PPSU bersusah payah pontang sana pontang sini membersihkan sampah sampah peserta aksi 412. 

Tidak hanya sampah, taman yang begitu indah menyejukkan mata kini rusak parah hancur berantakan. Tanaman sebagai hiasan, rumput yang bergoyang, bunga yang elok, sekarang rata dengan tanah diporak-porandakan oleh peserta aksi 412.Bahkan tiang besi yang berada di tengah taman tampak roboh tak kuat bertahan. Entah kemana hilangnya sifat cinta lingkungan mereka. 

Joget dan bergoyang diatas panggung bak orang kemabukan. Menaiki tarfo yang dipagari sekedar menangkap burung yang dilepas. Intinya merusak segala fasilitas yang ada. Beralih dari kerusakan, nampak mereka memperebutkan bagi-bagi uang. Marah dan ngambek, itulah yang dirasakan beberapa peserta karena tak tepat dengan janji 200rb an, hanya mendapat 50rb.
aagym

bagi bagi uang

Ya, Indonesia memang terdiri dari beragam suku budaya yang perlu dipersatukan. Akan tetapi, dimana budaya cinta lingkungan yang selalu menjadi slogan-slogan kebangsaan? apakah menyatukan budaya harus merusak fasilitas yang ada, apakah mempersatukan budaya harus dengan dibayar. Disinia dapat dilihat, sangat beda jauh antara niat tulus ikhlas dan demi kepentingan dunia.

Inilah rekor baru, yang belum pernah ada sepanjang sejarah. Demi Negara tapi merusak fasilitas Negara. Ingin menyatukan budaya, tapi merusak budaya cinta lingkungan. Yang dicetak oleh aksi-aksi yang di Dominasi kaum Ahokers. Kejadian ini, tak beda jauh dengan paradhe Binnika Tunggal Ika yang lalu

2 komentar

Terus berjuang saudaraku...slalu luruskan niat karena Allah...agar selalu dalam bimbingan dan arahan-Nya...aamiin...Allahu Akbar..


EmoticonEmoticon