Galau Dalam Pandangan Islam

galau
Pengertian Galau
Galau itu adalah ketika kita telah mengetahui bahwa nama-nama penghuni surga telah tertulis. sebagaiman nama-nama penghuni neraka pun telah tertulis, sementara kita tidak tahu dimanakah nama kita berada. Itulah sejatinya orang islam menyikapi galau (Mutiara hikmah)

Dalam kamus besar bahasa Indonesia. Galau diartikan sibuk beramai-ramai; ramai sekali; kacau tidak keruan (pikiran). Orang bisa saja galau karena sibuk memikirkan pekerjaan. Hingga ahirnya berujung pada fikiran semakin kacau, stress dan tidak karuan.

Galau sebenarnya adalah bahasa yang digunakan oleh anak-anak remaja era kekinian. Galau menggambarkan suasana hati yang sedang kacau, bingung, resah, gelisah, sedih, gundah gulana. Karakter dasar manusia itu sendiri diciptakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala dalam keadaan senantiasa galau.

 إِنَّ الْإِنسَانَ خُلِقَ هَلُوعاً 
“Sesungguhnya manusia diciptakan bersifat keluh kesah lagi kikir.” (QS Al-Ma’arij: 19)

Sekarang ini, kita hidup di jaman yang serba galau. Diputus pacar, galau. Bertengkar dengan gebetan, galau. Hidup jomblo, Galau. Tidak dikasih uang sama orangtua, galau. Tidak punya sepeda motor, galau. Tidak punya mobil, galau. Lalu kapan kita galau karena lupa beribadah. Mestinya kita galau karena jarang ngaji, jarang belajar, jarang berdzikir, sering meninggalkan shalat.

Bagi anda yang sedang mengidap penyakit galau. Islam memberikan tips cara mengatasi masalah galau:

وَاسْتَعِيْنُوْا بِالصَّبْرِ وَالصَّلٰوةِ ؕ وَاِنَّهَا لَكَبِيْرَةٌ اِلَّا عَلَى الْخٰشِعِيْنَ ۙ

Dan mohonlah pertolongan (kepada Allah) dengan sabar dan salat. Dan (salat) itu sungguh berat kecuali bagi orang-orang yang khusyuk, (QS. Al-Baqarah: Ayat 45)

Disaat hati galau, dikala keadaan fikiran tidak karuan. Maka minta tolonglah kepada Allah. Karea Allah adalah sebaik-baik maha penolong. Perbanyaklah shalat, dan bersabarlah dalam menghadapi semua keadaan yang kita hadapi. Insyaallah, yang namanya galau tidak akan datang lagi. Bagaiamana kita bisa galau, kalau semuanya sudah diatur oleh Allah. Tinggal pasrah saja kepadanya.

Menghilangkan galau dengan banyak berdzikir

اَلَّذِيْنَ اٰمَنُوْا وَتَطْمَئِنُّ قُلُوْبُهُمْ بِذِكْرِ اللّٰهِ ؕ اَ لَا بِذِكْرِ اللّٰهِ تَطْمَئِنُّ الْقُلُوْبُ ؕ
(yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka menjadi tenteram dengan mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingat Allah hati menjadi tenteram. (QS. Ar-Ra'd: Ayat 28)

Ketika hati tentram, tidak akan ada galau lagi. Sebab rasa galau tidak akan datang apabila hati merasa tenang. Maka perbanyaklah berdzikir, sebab ia menenangkan.

“Suatu kaum yang duduk-duduk bersama dan berdzikir bersama niscaya para malaikat akan mengelilingi mereka, rahmat melimpah kepada mereka, turun ketenangan terhadap mereka dan Allah menyebut mereka kepada yang berada di sisiNya” (HR Muslim).


EmoticonEmoticon