6000 Jamaah Gunungkidul Menolak Penista Agama

Jamaah Gunungkidul Menolak Penista Agama
Dalam Acara Tabligh Akbar Gunungkidul Mengaji V di Masjid Agung Al-Ikhlas Wonosari Gunungkidul pada Ahad Wage, 20 November 2016.
Tabligh Akbar kali ini langsung diisi oleh Dr. H. Patrialis Akbar, S.H., M.H. (Hakim Mahkamah Konstitusi), dipandu oleh Ustadz Muhammad Abduh Tuasikal (Pimpinan Pesantren Darush Sholihin Panggang Gunungkidul).

Kalimat menarik dari Pak Patrialis dari tabligh akbar tersebut :

- Berislam itu mesti fanatik, bukan menyatakan semua agama itu sama. Karena kalau tidak fanatik, pasti akan tidak semangat dalam menjalankan agama, kurang bergairah dalam beribadah.
- Islam itu tidak setuju dengan tindakan teror dan radikal.
- Radikalisme sebenarnya sudah ada sejak masa silam sebelum Nabi kita Muhammad.
- Di masa Nabi Musa juga ada Fir'aun yang dikenal radikal.
- Penistaan Agama sangat tidak disukai oleh umat mana pun dan pelakunya mesti ditindak.
- Dahulu ada seorang Kristen menista agama Hindu, hanya disaksikan dua orang saja, dikenakan pasal 156 A KUHP, akhirnya masuk penjara selama 1 tahun 2 bulan

Video kali ini hanya berupa pengantar. Video lengkapnya mengenai kajian penistaan agama dari Bapak Patrialis Akbar menurut Putusan MK RI, tunggu saja videonya di Channel Youtube Darush Sholihin. Channel Darush Sholihin TV https://www.youtube.com/c…/UC42PJ3sXqYJwSMPtiWCTfew/featured
Dikutip dari Rumaysho.com Bantu Share Ya..


EmoticonEmoticon