Menelusuri Logat  Bahasa Orang Madura

bahasa madura
Madura Selain mempunyai ragam seni budaya, juga mempunyai kekayaan dengan bahasanya. Mungkin sampeyan yang masih sekolah SD dan SMP dan yang sederajat. Sampai sekarang masih diajari tentang bahasa Daerah. Biasanya, buku pelajaran tersebut bergambar kerapan sapi yang memang identik dengan Budayanya orang Madura. Dalam buku bahasa daerah Madura, disana dijelaskan tentang macam-macam Bahasa Madura. Mulai dari tingkat bahasa halus sampai bahasa kasar.

Madura yang terdiri dari empat Kabupaten, ternyata mempunyai logat yang berbeda. Mulai dari Bangkalan, Sampang, Pamekasan, Sumenep. Dan setiap Kabupaten tersebut, terkadang ada beberapa bahasa yang sangat jauh berbeda. Berikut beberapa contoh perbedaan Bahasa Madura:

- Labeng = Labbeng ( Pintu )
- Jerea = Jiya ( Itu )
Misalkan dibuat kalimat: "Tolong totoppaghi labeng jerea kanak" Bahasa ini  biasanya bahasa Madura bagian timur. Kalau ke daerah Madura bagian barat menjadi "Tollong totopagin labbeng jiyya kanak" dalam pengucapannya terdapat doubel pelafalan bunyi huruf.

Bahasa yang jauh berbeda:
Ngabes = Jhelling ( Melihat )
"Abessegghi langngi' e attas roa" menjadi "Chellingagi langngi e attas roa" ( lihat langit diatas itu)

Beda lagi kalau orang Madura menggunakan bahasanya di luar daerah. Lebih-lebih kalau Bahasa Madura di Indonesiakan, asli keren. contohnya seperti puisi berikut ini:

Dikala sik risik tak pati raja..
Namun anginnya sangat nglesser...
Undam calimutan dan kilap Ngatappur ku' naku'i aq...
Tanian ledduk akan aku titi, Walau kaki penuh cellut Akan aku libati...
Dak barak dak timur aku nyari'i kamu, Namun sampai satiya tadak kabarnya Ahirnyaaa...
Aku kasu Aku lessu Aku limpu Kemana puli aku akan langkahkan sukuku ini..
Oh kasihku...


EmoticonEmoticon