Tinggalkanlah Hal Yang Tidak Bermanfaat


meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.

“Dari tanda kebaikan Islam seseorang adalah meninggalkan hal-hal yang tidak bermanfaat.” (HR. At-TiRmidzi)

Saudaraku...
Dalam hidup, terkadang kita terlalu banyak melakukan hal-hal yang tidak bermanfaat. Sadar atau tidak sadar, sengaja atau tidak. Cobalah kita merenung dan berpikir. Sekarang, kali ini saja, senyampang masih ada waktu untuk berpikir. Kalau tidak, nanti kita tidak punya kesempatan lagi untuk berpikir sejenak merenungi perjalanan hidup kita.

Cobalah pikirkan. Apa yang telah kita lakukan hari ini, Hari kemarin, dan hari-hari sebelumnya. Kalau tak fokus, hari ini saja.  Apa saja yang telah kita lakukan pada hari ini, Kemudian renungkan kembali. Lalu pikirkan dan tanyakan pada diri kita. apakah yang kita lakukan telah bermanfaat atau tidak. Kalau bermanfaat, maka bersyukurlah. Kalau tidak, maka tinggalkanlah dan jangan mengulangi lagi.

Saudaraku....
Betapa hari-hari kita selalu terbuang dengan sia-sia tanpa kita sadari. Pun diri kita tak mau introspeksi bermuhasabah. Jalan-jalan dan keliling setiap hari, berwisata, travelling, Facebookan sepanjang hari, bertwitteran dan sebagainya. Sudahkah kita menempatkan tujuan itu semua pada yang semestinya. Atau, jalan-jalan sekedar cuci mata, facebookan sekedar curhat iseng-isengan dengan lebaynya, twitteran hanya ingin tahu status pacar.


Tinggalkanlah hal yang tidak bermanfaat. Sebab itu menguntungkan. Jika hari kita digunakan dengan hal yang tak bermanfaat, maka rubahlah. Jika saudara ingin sukses menjadi pengusaha, tinggalkan kegiatan tak bermanfaatmu. Gantilah dengan kegiatan belajar kepada Pengusaha. Jika sudara ingin  menjadi dokter, tinggalkanlah kegiatan tak bergunamu. Gantilah dengan belajar ilmu kedokteran. Jika saudara ingin menjadi guru atau ilmuan, Tinggalkan kegiatan sia-siamu. Gantilah dengan memperbanyak baca buku atau kitab.

Saudaraku...
Berapa banyak orang telah terjebak dalam hal hal yang tidak bermanfaat sama sekali. Sehingga hidup mereka tak jelas mau kemana. Mau berbuat saja, mereka bingung. Pada ahirnya menjadi pengangguran. karena menganggur, ia nekat mencuri. karena mencuri, ia rela membunuh. Karena membunuh, ia dibenci orang. Karena dibenci orang, ia tidak menemukan tempat hidup. Lantas, mau kemana jika kita seperti itu.

Oleh karena itu, tinggalkanlah sesuatu yang tidak bermanfaat...


EmoticonEmoticon