Kecamatan Dungkek Dan Sejarahnya

kecamatan dungkek
Salah satu Pantai Pesisir di Kec. Dungkek
Dungkek adalah salah satu Kecamatan di Kabupaten Sumenep Madura Jawa Timur. Yang memiliki Luas Wilayah : 63,346344 km2 dengan jumlah Desa sebanyak 15 desa, terdiri dari : Jadung, Romben Barat, Romben Rana, Romben Guna, Bicabbi, Daungkek, Lapa Laok, Lapa Daya, Lapa Taman, Bungin-Bungin, Bunpenang, Taman Sare, Candi, Bancamara, Banraas.



Kata dungkek diambil dara kata Madung dan Singkek. Yang berarti tempat galian batu. Kalau anda pergi ke Kecamatan dungkek, disana anda anda akan menemukan berbagai tempat-tempat galian bebatuan. Bekas tempat galian batu tersebut, dapat dilihat di pinggir jalan raya tepatnya jika anda memasuka desa taman sare. Dalam perjalanan, cobalah lihat-lihat ke arah selatan dan utara.

Konon, batu-batu yang digali tersebut digunakan untuk pembangunan masjid Agung Sumenep. Hal ini dijelaskan di situs tionghoa. net. Akan tetapi, menurut saya pribadi pendapat ini kurang kuat. Sebab, disekitar Kota Sumenep juga banyak tempat-tempat galian batu. Seperti di Kecamatan Batuan dekat Pemakaman Asta Tinggi. Dan juga di daerah-daerah lain terdapat banyak galian batu.

Namun, sejarah kata dungkek diatas belum tentu benar. Sebab ada sejarah lain yang mengatakan bahwa kata dungkek diambil dara kata Dongkek. Dalam bahasa tionghoa, Dongkek adalah Tongkek yang mempunyai persamaan kata dengan Sengkek. Sengkek artinya adalah tempat masuknya pendatang masyarakat tionghoa. Tak heran kalau dikecamatan dungkek terdapat banyak makam cina, dan sampai sekarang. Pedagang-pedagang di Dungkek juga banyak masyarakat Cina.

Dari dua asal asul kata dungkek, keduanya sama-sama kuat dan ditandai dengan bekas-bekas peninggalan sejarah masing-masing. Dan tiap-tiap pendapat yang dikemukakan mempunyai landasan masing-masing.


EmoticonEmoticon