Pengertian Dan Definisi As Sunnah
Pengertian Dan Definisi As Sunnah

Pengertian Dan Definisi As Sunnah

pengertian as sunnah
As-sunnah sering kita dengar ketika membahas masalah tentang Ahlus Sunnah Wal Jamaah. Dan juga sering disebut dalam ilmu fiqih (Sunnah). Pengertian As Sunnah dalam Aswaja, tidak sama dengan pengertian dalam fiqih.  Yang dibahas disini adalah As Sunnah dalam konteks Ahlus Sunnah Wal Jamaah.

Pengertian As-Sunnah Secara Bahasa/Etimologi
Secara bahasa, As-Sunnah berasal dari kata: sanna yasinnu, dan yasunnu sannan. Yaitu yang disunnahkan. As-Sunnah juga memiliki makna At-Thariqah yang artinya jalan, metode, atau pandangan hidup. Dan juga mempunya arti As-Sirah/perilaku. Yang terpuji dan tercela. Seperti sabda Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam "Sungguh kamu akan mengikuti perilaku orang-orang sebelum kamu sejengkal demi sejengkal dan sehasta demi sehasta." (HR. Al-Bukhari no 3456, 7320 dan Muslim no. 2669 dari Sahabat Abu Sa'id al-Khudri).

Menurut lbnul Atsir, "Kata sunnah dengan segala variasinya disebutkan berulang-ulang dalam hadits, yang arti asalnya adalah "perjalanan hidup" dan "perilaku'." (An-Nihayah 2: 409).

Pengertian as-Sunnah Secara Istilah (Terminologi)
Secara istilah As Sunah adalah petunjuk yang telah ditempuh oleh Rasulullah shalallahu'alaihi wassalam dan para Sahabatnya. Baik berkenaan dengan ilmu, ‘aqidah, perkataan, perbuatan maupun ketetapan. Lawan katanya adalah bid'ah. Nabi shalallahu'alaihi wassalam bersabda, "Sesungguhnya barang siapa yang hidup diantara kalian setelahkau, maka akan melihat perselisihan yang banyak. Maka hendaknya kalian berpegang teguh pada Sunnahku dan Sunnah para Khulafa-ur Rasyidin dimana mereka itu telah mendapat hidayah." (HR. Ahmad IV/126-127, Abu Dawud no. 4607, at-Tirmidzi no. 2676, dan al-Hakim (I/95), dishahihkan dan disepakati oleh Imam adz-Dzahabi.

Menurut Ahli Ushul, Sunnah adalah sesuatu yang dinukil dari Nabi Saw. secara khusus. la tidak ada nashnya dalam Alquran, tetapi dinyatakan oleh Nabi Shalallahu ‘alaihi wassalam dan sekaligus merupakan penjelasan awal dari isi Alquran." (asy-Syatibi, al-Muwafaqat 4: 47).

Dari pengertian di atas (Istilah), secara garis besarnya dapat kita mengambil kesimpulan. As Sunnah adalah orang yang mengikuti Ajaran Rasulullah Saw.

Dahulu di zamaan Rasulullaah SAW. kaum muslimin dikenal bersatu, tidak ada golongan ini dan tidak ada golongan itu, tidak ada syiah ini dan tidak ada syiah itu, semua dibawah pimpinan dan komando Rasulullah SAW.
Bila ada masalah atau beda pendapat antara para sahabat, mereka langsung datang kepada Rasulullah SAW. itulah yang membuat para sahabat saat itu tidak sampai terpecah belah, baik dalam masalah akidah, maupun dalam urusan duniawi.

Kemudian setelah Rasulullah SAW. wafat, benih-benih perpecahan mulai tampak dan puncaknya terjadi saat Imam Ali kw. menjadi khalifah. Namun perpecahan tersebut hanya bersifat politik, sedang akidah mereka tetap satu yaitu akidah Islamiyah, meskipun saat itu benih-benih penyimpangan dalam akidah sudah mulai ditebarkan oleh Ibin Saba’, seorang yang dalam sejarah Islam dikenal sebagai pencetus faham Syiah (Rawafid).

Tapi setelah para sahabat wafat, benih-benih perpecahan dalam akidah tersebut mulai membesar, sehingga timbullah faham-faham yang bermacam-macam yang menyimpang dari ajaran Rasulullah SAW.

Saat itu muslimin terpecah dalam dua bagian, satu bagian dikenal sebagai golongan-golongan ahli bid’ah, atau kelompok-kelompok sempalan dalam Islam, seperti Mu’tazilah, Syiah (Rawafid), Khowarij dan lain-lain. Sedang bagian yang satu lagi adalah golongan terbesar, yaitu golongan orang-orang yang tetap berpegang teguh kepada apa-apa yang dikerjakan dan diyakini oleh Rasulullah SAW. bersama sahabat-sahabatnya.

Golongan yang terakhir inilah yang kemudian menamakan golongannya dan akidahnya Ahlus Sunnah Waljamaah. Jadi golongan Ahlus Sunnah Waljamaah adalah golongan yang mengikuti sunnah-sunnah nabi dan jamaatus shohabah.
Admin
Karena belajar adalah kewajiban, menulis untuk mengabadikan, menyebarkan merupakan kebaikan.